Kamis, April 23, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Menkeu AS Adakan Pertemuan Tanggapan Global untuk Krisis Pangan

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 11:39 WIB
in INTERNASIONAL
0
Wanita membeli sayuran di pasar makanan, di Ankara, Turki, Jumat, 8 April 2022. Krisis pangan menghantui dunia.

Operasi militer Rusia meningkatkan kerawanan pangan, terutama di negara berkembang.

 WASHINGTON — Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen akan mengadakan panel tingkat tinggi pada Selasa (19/4/2022). Departemen Keuangan mengatakan, pertemuan ini untuk membahas tanggapan global terhadap krisis ketahanan pangan yang sedang berlangsung yang diperburuk oleh perang Rusia melawan Ukraina.


Menurut Departemen Keuangan, pertemuan itu akan mencakup kepala Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan Dana Internasional untuk Pembangunan Pertanian. Kemudian  menteri yang mewakili negara-negara G7 dan G20 dan pakar teknis dari lembaga keuangan internasional juga akan ikut terlibat.


Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lembaga keuangan internasional berbagi pengetahuan tentang pendorong utama meningkatnya kerawanan pangan, termasuk invasi Rusia ke Ukraina. Pejabat senior Departemen Keuangan mengatakan, pembicaraan yang melibatkan banyak pihak ini pun mendorong untuk meningkatkan skala dan urgensi tanggapan mereka.


“Menteri Yellen sangat prihatin dengan dampak perang sembrono Rusia terhadap ekonomi global, termasuk risiko meningkatnya kerawanan pangan di pasar negara berkembang dan negara berkembang di seluruh dunia,” kata pejabat senior kedua Departemen Keuangan.


Operasi militer khusus yang diklaim Rusia tersebut sangat memukul pasar negara berkembang dan negara yang masih berjuang untuk pulih dari pandemi Covid-19. Pejabat senior Departemen Keuangan lainnya mengatakan, badan tersebut tidak memiliki target bantuan khusus untuk pertemuan tersebut, mencatat bahwa para pejabat masih menganalisis sejauh mana masalah tersebut.


Yellen diperkirakan akan memperingatkan larangan ekspor, mengambil pelajaran dari krisis pangan dunia besar terakhir pada 2008. Dia akan memastikan upaya untuk meningkatkan produksi pangan di Afrika dan wilayah lain yang sangat bergantung pada impor.


Para pejabat keuangan yang bertemu juga akan menyerukan penelitian dan inovasi lanjutan. Upaya ini untuk memastikan bahwa produksi pertanian disesuaikan dengan faktor perubahan iklim seperti panas dan kekeringan.


Pembicaraan antara lembaga ini diharapkan dapat merilis rencana aksi setelah acara untuk membantu menyusun respons global yang sangat dibutuhkan. Bank Dunia, IMF, Program Pangan Dunia PBB, dan Organisasi Perdagangan Dunia juga telah menyerukan tindakan mendesak dan terkoordinasi pada keamanan pangan dan mengimbau negara-negara untuk menghindari pelarangan ekspor makanan atau pupuk. Mereka mengatakan krisis itu diperparah oleh peningkatan tajam dalam biaya gas alam, bahan utama pupuk nitrogen, yang dapat mengancam produksi pangan di banyak negara.


Yellen pertama kali mengumumkan rencana pertemuan pada minggu lalu. Dia memberikan fokus kepada lebih dari 275 juta orang di seluruh dunia yang menghadapi kerawanan pangan akut. Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS akan menegaskan kembali komitmennya untuk mengizinkan aliran bebas barang-barang pertanian, termasuk bantuan kemanusiaan kepada rakyat Rusia, meskipun ada sanksi besar-besaran yang dijatuhkan pada Rusia pada pekan ini.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: invasi rusiakerawanan pangankrisis pangankrisis pangan duniakrisis pangan globalnegara berkembangoperasi militer khususpasar negara berkembangperubahan iklim
ShareTweetPin
Previous Post

Dishub DKI Intensifkan Patroli Awasi Terminal Bayangan Jelang Lebaran

Next Post

Ribuan Tentara Afsel Dikerahkan ke Provinsi yang Dilanda Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Warga Alue Dawah Abdya Desak AMDAL PT Juya Aceh Mining Dibuka ke Publik

Warga Alue Dawah Abdya Desak AMDAL PT Juya Aceh Mining Dibuka ke Publik

Kamis (23/04/2026) - 14:50 WIB
Kutip Filosofi Sun Tzu, Safrizal Tekankan Pentingnya Strategi Pembangunan Aceh

Kutip Filosofi Sun Tzu, Safrizal Tekankan Pentingnya Strategi Pembangunan Aceh

Kamis (23/04/2026) - 14:42 WIB
Tiga Peserta Tunanetra Jalani UTBK-SNBT 2026 di USK

Tiga Peserta Tunanetra Jalani UTBK-SNBT 2026 di USK

Kamis (23/04/2026) - 14:37 WIB
BKKBN Aceh Perkuat Layanan Satyagatra untuk Dukung WBBM

BKKBN Aceh Perkuat Layanan Satyagatra untuk Dukung WBBM

Kamis (23/04/2026) - 14:32 WIB
AMANAH Diresmikan Kembali, Mualem: Masa Depan Aceh Ditentukan Anak Muda

AMANAH Diresmikan Kembali, Mualem: Masa Depan Aceh Ditentukan Anak Muda

Kamis (23/04/2026) - 14:28 WIB
Mualem Buka Musrenbang RKPA 2027, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana

Mualem Buka Musrenbang RKPA 2027, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana

Kamis (23/04/2026) - 14:24 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.