Sabtu, Juni 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Menanti Keadilan atas Pembunuhan Massal di Mesir pada 2013

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (15/08/2023) - 10:16 WIB
in INTERNASIONAL
0
Deretan jenazah korban pembantaian di Rabaa Al Adawiya dikumpulkan di kamar mayat di Nasr City,Kairo, 14 Agustus 2013..

#image_title

Deretan jenazah korban pembantaian di Rabaa Al Adawiya dikumpulkan di kamar mayat di Nasr City,Kairo, 14 Agustus 2013..

 KAIRO — Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) menyerukan pertanggungjawaban atas kematian ratusan orang yang terbunuh dalam peristiwa 10 tahun lalu, Senin (14/8/2023). Pasukan keamanan Mesir membubarkan protes terhadap penggulingan presiden pertama yang terpilih secara demokratis di negara itu Mohamed Mursi.


Pembersihan aksi Rabaa al-Adawiya di Kairo pada 14 Agustus 2013 menandai peningkatan tindakan keras terhadap pendukung pemimpin Ikhwanul Muslimin tersebut. Tindakan keras kemudian diperluas untuk mencakup aktivis dan politisi dari seluruh spektrum politik.


Kelompok HAM mengatakan, lebih dari 800 orang gugur ketika pasukan keamanan menyerbu Rabaa al-Adawiya. Area itu merupakan salah satu dari dua alun-alun di ibu kota tempat para pengunjuk rasa berkemah selama berminggu-minggu.


Dalam keterangan pemerintah digambarkan pasukan keamanan menanggapi serangan pengunjuk rasa bersenjata setelah meminta mereka untuk pergi dengan damai. Ratusan dari mereka yang dituduh terlibat dalam protes tersebut dihukum dalam persidangan massal pada 2018, banyak yang menerima hukuman mati atau hukuman penjara yang lama.


“Otoritas Mesir telah gagal selama satu dekade untuk meminta pertanggungjawaban siapa pun atas pembunuhan massal terbesar dalam sejarah modern Mesir,” kata Human Rights Watch dalam sebuah pernyataan.


“Negara-negara yang berpengaruh di Mesir harus menggemakan tuntutan para penyintas, keluarga korban, dan pembela hak asasi manusia untuk kebenaran, keadilan, dan reparasi,” ujar keterangan Amnesty International.


Inisiatif Mesir untuk Hak Pribadi (EIPR) mengatakan, telah memperoleh informasi dari penyelidikan resmi yang hanya ringkasan eksekutifnya yang dipublikasikan. Dalam laporan itu menunjukkan bahwa pihak berwenang telah mempertimbangkan cara yang kurang mematikan untuk membubarkan aksi tersebut.


Abdel Fattah al-Sisi yang memimpin pemecatan Mursi sebagai panglima militer dan menjadi presiden pada 2014. Presiden Mesir saat ini mengatakan, langkah-langkah keamanan yang diambil saat itu diperlukan untuk menstabilkan Mesir.


Angka resmi mencatat kematian 618 warga sipil dan sembilan personel keamanan di pembubaran Rabaa. Namun, menurut EIPR, hitungan ini hanya mencakup jenazah yang diterima oleh otoritas forensik negara.


“Yang kami tuntut saat ini adalah akuntabilitas. Tanggung jawab individu harus diberikan,” kata Kepala EIPR Hossam Bahgat.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: ikhwanul musliminmohamed mursipembantaian massal mesirpembantaian rabaaperistiwa rabaa
ShareTweetPin
Previous Post

Kelompok HAM Minta Keadilan atas Pembunuhan Massal di Mesir pada 2013

Next Post

Babel Waspadai Kebakaran Hutan di 50 Titik Panas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

4 Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

4 Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

Jumat (05/06/2026) - 21:51 WIB
Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Sabang Tekankan Kerja Ikhlas dan Disiplin

Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Sabang Tekankan Kerja Ikhlas dan Disiplin

Jumat (05/06/2026) - 21:47 WIB
Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Jumat (05/06/2026) - 16:51 WIB
SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

Jumat (05/06/2026) - 16:18 WIB
Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Jumat (05/06/2026) - 16:15 WIB
Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.