Jumat, November 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Mali Selidiki Penemuan Kuburan Massal di Bekas Pangkalan Tentara Prancis

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (27/04/2022) - 11:35 WIB
in INTERNASIONAL
0
Gambar ini diambil dari video yang menunjukkan tentara mengubur mayat di dekat pangkalan militer di Mali utara. Militer Prancis mengatakan memiliki video tentara bayaran Rusia yang mengubur mayat di dekat sebuah pangkalan militer di Mali utara yang dikatakannya merupakan bagian dari kampanye kotor melawan Prancis yang menyerahkan kendali pangkalan itu kepada pasukan Mali awal pekan ini.

Militer Mali menyangkal keterlibatan apapun dalam kasus penemuan kuburan massal.

 BAMAKO — Militer Mali, pada Selasa (26/4/2022), mengumumkan mereka telah meluncurkan penyelidikan terkait penemuan kuburan massal di dekat bekas pangkalan tentara Prancis di negara tersebut. Nantinya hasil penyelidikan akan dibuka kepada publik.


Seorang jaksa pengadilan militer, yang membuka penyelidikan atas permintaan Kementerian Pertahanan Mali, telah mengunjungi lokasi kuburan massal tersebut di wilayah Gossi pada 23 April lalu. Dia berjanji akan mengungkap semua fakta dari kasus itu dan memberi informasi sepenuhnya kepada masyarakat.


Pangkalan tentara Prancis di Gossi diserahkan kepada Mali pada 21 April lalu. Setelah momen itu, pasukan Prancis merilis sebuah video yang menunjukkan tentara bayaran Rusia mengubur mayat-mayat di dekat bekas pangkalan mereka. Tujuannya agar pasukan Prancis dituduh bertanggung jawab atas kematian orang-orang tersebut.


Dalam video yang direkam dengan pesawat nirawak atau drone, tentara Kaukasia tampak menutupi mayat-mayat dengan pasir di dekat pangkalan Gossi. Karena kuburan massal ditemukan setelah penyerahan kembali pangkalan, militer Mali menyangkal keterlibatan apapun dalam kasus itu.


Menurut militer Mali, kondisi pembusukan mayat menunjukkan bahwa kuburan massal itu telah ada jauh sebelum pangkalan Gossi diserahkan. “Tanggung jawab atas tindakan ini sama sekali tidak dapat dikaitkan dengan angkatan bersenjata Mali,” kata militer Mali dalam sebuah pernyataan.


Pemerintah Mali yang didominasi militer sempat mengungkapkan bahwa kehadiran Rusia di negara tersebut hanya sebagai instruktur militer. Sentimen anti-Prancis telah tumbuh di Afrika Barat. Pasukan Prancis telah beroperasi di wilayah tersebut sejak 2013 untuk membendung pemberontakan ekstremis.


Pada Februari lalu, Prancis mengumumkan akan menarik pasukannya dari Mali. Penarikan itu dilakukan saat sebagian wilayah di negara tersebut masih dikuasai kelompok pemberontak yang terkait dengan Al-Qaeda dan ISIS.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: afrika baratekstremiskuburan massal malimalipangkalan gossipasukan prancis
ShareTweetPin
Previous Post

PM Israel Dikirimi Surat Ancaman Berisi Peluru

Next Post

Bupati Ade Munawaroh Yasin Ditangkap Terkait Kasus Suap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pasca Insiden di Tiro, Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

Pasca Insiden di Tiro, Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

Jumat (06/11/2026) - 22:25 WIB
BPMA Temui Dubes RI di UEA, Bahas Penguatan Investasi Migas Aceh

BPMA Temui Dubes RI di UEA, Bahas Penguatan Investasi Migas Aceh

Jumat (06/11/2026) - 20:22 WIB
Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Kamis (05/11/2026) - 22:23 WIB
Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Kamis (05/11/2026) - 22:17 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.