Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Lukashenko: Putin Tidak Dorong Belarusia Terlibat dalam Perang Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (18/08/2023) - 11:26 WIB
in INTERNASIONAL
0
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko  (kiri) menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak berusaha mendorong Belarusia untuk bergabung dalam perang di Ukraina.

#image_title

 MOSKOW — Presiden Belarusia Alexander Lukashenko  menyatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak berusaha mendorong Belarusia untuk bergabung dalam perang di Ukraina. Belarusia berbatasan dengan Ukraina, Rusia, dan tiga negara anggota NATO.

“Melibatkan Belarusia … apa hasilnya? Tidak ada,” kata salah satu sekutu terdekat Putin pada Kamis (17/8/2023).

“Jika Anda orang Ukraina tidak melintasi perbatasan kami, kami tidak akan pernah berpartisipasi dalam perang ini. Dalam perang panas ini. Namun kami akan selalu membantu Rusia, mereka adalah sekutu kami,” katanya dalam wawancara dengan Diana Panchenko, seorang wartawan Ukraina pro-Rusia.

Lukashenko memperingatkan bahwa Belarusia akan menanggapi jika terjadi agresi eksternal, termasuk melalui penggunaan senjata nuklir yang ditempatkan Rusia di wilayahnya. “Hanya ada satu ancaman, agresi terhadap negara kami. Jika agresi terhadap negara kami dimulai dari Polandia, Lituania, Latvia, kami akan segera merespons dengan semua yang kami miliki,” katanya.

 

Menurut Lukashenko, Minsk dapat melawan Kiev, jika negara tetangga itu melakukan agresi. Dia mengklaim, Belarusia tidak hanya memiliki senjata nuklir.

Selain itu, presiden Belarusia ini meyakini Putin telah mencapai tujuannya dalam pengerahan operasi militer khusus di Ukraina. Dia mengatakan, kedua belah pihak harus duduk di meja perundingan dan siap untuk membahas semua masalah, termasuk masa depan Krimea dan masa depan wilayah Ukraina lainnya yang diklaim Rusia.

“Tujuannya (Rusia) telah terpenuhi hingga saat ini. Ukraina tidak akan pernah berperilaku begitu agresif terhadap Rusia setelah berakhirnya perang ini, seperti yang terjadi sebelum perang,” kata Lukashenko.

“Negosiasi harus dimulai tanpa prasyarat. Ini adalah diplomasi klasik apa pun. Saya kira begitu. Kita perlu duduk di meja perundingan dan mendiskusikan segalanya. Dan Krimea, dan Kherson, Zaporozhye, Donetsk, dan Lugansk. Semua yang perlu didiskusikan di sana,” ujarnya.

Putin mengatakan sebelumnya, Rusia harus mengirim puluhan ribu pasukan ke Ukraina tahun lalu untuk melindungi keamanannya dan penduduk asli Rusia, terutama di Ukraina timur. Dia menuduh keberadaan “neo-Nazi” dan ultra-nasionalis yang berkuasa di Kiev. Ukraina dan sekutu Baratnya mengatakan ini tidak masuk akal dan menyebut invasi Rusia sebagai perampasan tanah gaya kekaisaran. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: Alexander Lukashenkobelarusiaperang rusiavladimir putin
ShareTweetPin
Previous Post

Demokrat Apresiasi Jokowi yang Terima Dikritik dengan Narasi tak Lazim

Next Post

Cegah Perubahan Iklim, Polri Gencarkan Aksi Tanam Pohon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

21 Tahun Perdamaian Aceh: LBH Banda Aceh Soroti Pembatasan Ruang Demokrasi

21 Tahun Perdamaian Aceh: LBH Banda Aceh Soroti Pembatasan Ruang Demokrasi

Sabtu (15/08/2026) - 22:14 WIB
Wali Kota Sabang Kukuhkan 23 Paskibraka 2026, Siap Emban Tugas Kibarkan Sang Merah Putih

Wali Kota Sabang Kukuhkan 23 Paskibraka 2026, Siap Emban Tugas Kibarkan Sang Merah Putih

Sabtu (15/08/2026) - 21:46 WIB
600 Hektare Tanah Disiapkan untuk Pengembangan Ekonomi Eks Kombatan GAM dan Korban Konflik

600 Hektare Tanah Disiapkan untuk Pengembangan Ekonomi Eks Kombatan GAM dan Korban Konflik

Sabtu (15/08/2026) - 21:39 WIB
Wagub Fadhlullah: Tantangan Aceh Setelah 21 Tahun Damai Adalah Kesejahteraan Rakyat

Wagub Fadhlullah: Tantangan Aceh Setelah 21 Tahun Damai Adalah Kesejahteraan Rakyat

Sabtu (15/08/2026) - 21:30 WIB
Doa Bersama HDA ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman Berakhir Ricuh

Doa Bersama HDA ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman Berakhir Ricuh

Sabtu (15/08/2026) - 14:36 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,29%, Bank Aceh Percepat Persiapan Jadi Bank Devisa

Ekonomi Tumbuh 5,29%, Bank Aceh Percepat Persiapan Jadi Bank Devisa

Sabtu (15/08/2026) - 10:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.