Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (29/09/2026) - 16:25 WIB
in DAERAH
0
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

Bimtek pengelola perpustakaan di Aceh Timur. Foto: Ist

Aceh Timur – Sebanyak 150 pengelola perpustakaan di Kabupaten Aceh Timur dibekali Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan Perpustakaan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Timur.

Bimtek berlangsung dalam tiga gelombang di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Timur. Gelombang pertama berlangsung pada 21-22 September 2026, gelombang kedua 23-24 September, dan gelombang ketiga 28-29 September 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Timur, Muhammad Mahdi mengatakan pendataan penting untuk memperoleh data yang akurat mengenai jumlah dan kondisi perpustakaan di daerah.

Menurut Mahdi, data tersebut dapat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan, melakukan pembinaan, menyalurkan bantuan, serta mendukung proses akreditasi perpustakaan.

“Data yang akurat menjadi fondasi bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan, menyalurkan bantuan, serta melakukan pembinaan dan program akreditasi yang tepat sasaran,” ujar Mahdi saat membuka kegiatan Bimtek pendataan, Senin (21/9/2026).

Ketua panitia yang juga Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Timur, Suryadi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola dalam melakukan pendataan perpustakaan.

“Sebanyak 150 peserta dibagi dalam tiga gelombang. Setelah ini kami melaksanakan sosialisasi dan advokasi akreditasi perpustakaan,” kata Suryadi.

Pada gelombang ketiga, kegiatan menghadirkan narasumber dan instruktur dari Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh, di antaranya Ketua PD IPI Aceh Nazaruddin MLIS PhD dan Sekretaris PD IPI Aceh Arkin SIP.

Sementara pada gelombang pertama dan kedua menghadirkan Kepala Bidang Akreditasi dan Sertifikasi PD IPI Aceh Siti Aminah SIP MMLS, Luthfi Arkan SIP, Ashabul Kahfi SIP dan Dina Amanda SIP MA.

Dalam Bimtek tersebut, Ketua PD IPI Aceh Nazaruddin mengatakan salah satu hal penting dalam pendataan perpustakaan adalah kepemilikan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).

“NPP bukan sekadar deretan angka administratif, melainkan identitas unik yang menjadi kunci penting dalam menyusun sistem pengelolaan perpustakaan yang efektif, efisien, dan terukur,” kata Nazaruddin.

Ia menjelaskan pendataan perpustakaan diperlukan untuk membangun basis data yang akurat dan terintegrasi.

Data tersebut dapat digunakan untuk memetakan kebutuhan sumber daya manusia, koleksi, sarana dan prasarana, serta pengembangan layanan perpustakaan.

Menurut Nazaruddin, data perpustakaan juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan persiapan akreditasi sesuai Standar Nasional Perpustakaan.

Karena itu, ia mengimbau pengelola perpustakaan yang belum terdata agar segera melakukan pendaftaran melalui sistem pendataan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Sementara Sekretaris PD IPI Aceh Arkin mengatakan pendampingan kepada peserta tidak berhenti setelah Bimtek selesai. Pengelola perpustakaan akan didampingi hingga proses pengajuan NPP selesai.

“Pendampingan tetap kami lakukan sampai NPP terbit. Alhamdulillah, dari tiga gelombang, sebagian peserta sudah bisa mengunduh NPP karena pengajuannya telah disetujui,” ujar Arkin.

Menurut Arkin, pendampingan dilakukan untuk memastikan peserta tidak hanya memahami tahapan pendataan, tetapi juga dapat menyelesaikan proses pengajuan NPP.

Setelah Bimtek pendataan selesai, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Timur akan melanjutkan kegiatan dengan sosialisasi dan advokasi akreditasi perpustakaan.[]

Tags: acehAceh Timuredukasiperpustakaanuin ar-raniry
ShareTweetPin
Previous Post

Plt Sekda Aceh Perkuat Sinergi dengan BMKG Hadapi Ancaman Bencana

Next Post

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

APPSI Aceh Dilantik, Pengurus Baru Diminta Perjuangkan Kepentingan Pedagang

APPSI Aceh Dilantik, Pengurus Baru Diminta Perjuangkan Kepentingan Pedagang

Selasa (06/10/2026) - 23:49 WIB
Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea

Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea

Selasa (06/10/2026) - 17:40 WIB
Wagub Dek Fadh Tinjau Sejumlah Infrastruktur dan Kondisi Sungai di Bireuen-Aceh Utara

Wagub Dek Fadh Tinjau Sejumlah Infrastruktur dan Kondisi Sungai di Bireuen-Aceh Utara

Selasa (06/10/2026) - 17:34 WIB
Kejari Banda Aceh Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Beasiswa BPSDM

Kejari Banda Aceh Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Beasiswa BPSDM

Selasa (06/10/2026) - 17:30 WIB
Lewat Bunda Bercerita, Nuri Farisal Tumbuhkan Minat Baca Anak Sabang

Lewat Bunda Bercerita, Nuri Farisal Tumbuhkan Minat Baca Anak Sabang

Selasa (06/10/2026) - 17:17 WIB
Aceh Tak Mau Lagi Hanya Jual Bahan Mentah, AEDF 2026 Siapkan Roadmap Investasi 20 Tahun

Aceh Tak Mau Lagi Hanya Jual Bahan Mentah, AEDF 2026 Siapkan Roadmap Investasi 20 Tahun

Selasa (06/10/2026) - 15:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.