Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Legislator Minta Pemerintah Usut Pengelola Dana ISIS di Tanah Air  

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (12/05/2022) - 20:51 WIB
in NASIONAL
0
Gerakan ISIS (ilustrasi)

5 WNI dinyatakan masuk dalam daftar teroris ISIS oleh Amerika Serikat

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui ada lima warga negara Indonesia (WNI) yang jadi fasilitator keuangan ISIS. Anggota Komisi I DPR RI, M Farhan, mengaku prihatin adanya temuan tersebut.


“Tentu saja kami sangat prihatin  bahwa ada WNI yang secara aktif terlibat dalam pendanaan jaringan terorisme internasional,” kata Farhan kepada Kamis (12/5/2022). 


Namun Farhan menilai lima WNI tersebut hanyalah pion kecil dalam pengelolaan keuangan teroris global. Karena itu dirinya sangat berharap pemerintah mengungkap pengelola dana terorisme di Indonesia. 


“Lima WNI tersebut hanyalah pion kecil dalam percaturan global yang mengelola keuangan untuk teroris, jadi saya pun sangat berharap otoritas penegak hukum (khususnya counter terorism) di Indonesia, bisa mengungkap juga aktor intelektual pengelola dana terorisme di Indonesia,” jelasnya. 


Namun demikian adanya sanksi internasional terhadap lima WNI tersebut dinilai wajar. Sebab mereka adalah pelaku pelanggaran hukum yang juga telah divonis bersalah pengadilan di Indonesia.


Politisi Partai NasDem itu mengatakan dengan fokus pada pengembangan jaringan, lima WNI tersebut adalah bagian dari sebuah jaringan yang lebih besar. Apalagi nilai jumlah uang yang digunakan nilainya sangat kecil jika dibandingkan dengan nilai peredaran uang terorisme internasional. 


“Maka menjadi kewajiban Counter ISIS Finance Group untuk mengungkapkan, siapa sebenarnya pengelola keuangan raksasa berskala Global yang digunakan akan untuk membiayai ISIS yang sekonyong-konyong merajalela di Dunia ini,” tuturnya.


Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui lima orang WNI sebagai teroris asing. Kelimanya dijatuhi sanksi oleh Pemerintah Amerika Serikat atas perannya sebagai fasilitator keuangan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria). 


Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya telah mengomunikasikan pencantuman ini kepada Pemerintah Indonesia. Mereka berkeinginan memasukkan nama-nama tersebut ke dalam daftar UN Sanctions List on ISIL and Al Qaeda (daftar hitam sanksi AS terkait ISIS dan Alqaeda). 


“Pencantuman nama ini tentunya sesuai dengan semangat yang terkandung dalam UU No.9/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme,” kata Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid, dalam siaran pers kepada Media, Rabu (11/5/2022). 


Pemerintah Indonesia, kata Ahmad, akan menindak lanjuti sesuai dengan otoritas dan wewenang yang ada berdasarkan UU No.9/2013. “BNPT terus berkoordinasi dengan lembaga terkait melalui Satgas Foreign Terorist Fighters (FTF),” kata Nurwakhid. 


Dia mengatakan BNPT sudah memiliki Satgas Penanggulangan FTF yang dipimpin  Kepala BNPT sebagaimana keputusan Kemenkopolhukam. 


Nurwakhid menjelaskan lima WNI bernama Dwi Dahlia Susanti, Rudi Heryadi, Ari Kardian, Muhammad Dandi Adhiguna, dan Dini Ramadhani.


Kelimanya terafiliasi dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Mereka ada yang masih dan sudah selesai menjalani masa tahanan.   


“BNPT mengetahui bahwa profil kelima WNI tersebut memang terlibat FTF ISIS, ada yang masih di dalam penjara dan ada juga yang sudah keluar,” ungkap Nurwakhid.          

sumber : Antara

Sumber: Republika

Tags: amerika serikatisisjamaah ansharut daulahwni masuk masuk teroriswni masuk teroriswni teroris
ShareTweetPin
Previous Post

Korea Utara Tembakan Tiga Rudal Balistik ke Laut

Next Post

Sekjen DPR RI Soroti Kemiskinan dan Pengangguran Aceh di Kuliah Umum USK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.