Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Krisis Ekonomi Sri Lanka Hancurkan Harapan Pemulihan Pasca-COVID

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (23/04/2022) - 14:56 WIB
in INTERNASIONAL
0
Galle Fort, Galle, Sri Lanka

Pariwisata menghasilkan 4,4 miliar dolar AS bagi Sri Lanka.

 GALLE — Dengan benteng kuno dan pantai berpasirnya, kota Galle di pantai selatan Sri Lanka seharusnya telah dibanjiri wisatawan pada saat ini. Sebaliknya, pemadaman listrik telah menjerumuskan kota ke dalam kegelapan, dan kawasan bersejarah itu sebagian besar kosong kecuali seorang turis yang menggunakan senter untuk menemukan jalannya di sepanjang jalan yang gelap gulita.


Ketika Sri Lanka tenggelam lebih dalam ke dalam krisis ekonomi terburuknya sejak kemerdekaan, harapan Galle menjadi tujuan wisata yang booming telah pupus. Padahal, sebelum COVID-19 menyerang, Galle menjadi salah satu primadona wisata di wilayah tersebut.


Pemadaman listrik dan kekurangan makanan penting telah melanda negara pulau itu selama berminggu-minggu. Hal tersebut mendorong pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan dan menempatkan Presiden Gotabaya Rajapaksa di bawah tekanan yang meningkat untuk mengundurkan diri. Pada hari Selasa, satu orang tewas dalam protes, kematian pertama sejak demonstrasi dimulai bulan lalu.


Pariwisata menghasilkan 4,4 miliar dolar AS bagi Sri Lanka dan berkontribusi 5,6 persen terhadap PDB pada 2018. Akan tetapi, ini turun menjadi hanya 0,8 persen pada 2020. 


Namun, tercatat kedatangan mencapai 100.000 pada Maret untuk pertama kalinya dalam dua tahun, kata kantor pariwisata Sri Lanka. Jumlah pariwisata secara keseluruhan lebih tinggi daripada tahun 2021, menandai apa yang dianggap banyak orang sebagai kebangkitan pandemi.


“Orang-orang protes. Jalan diblokir. (Wisatawan) perlu bepergian dan mereka membutuhkan bahan bakar untuk itu dan mereka tidak bisa menunggu dalam antrean,” kata Samitha, yang hanya menyebut satu nama dan bekerja sebagai eksekutif di sebuah hotel di Galle.


Pemilik restoran dan hotel di Galle juga pesimistis tentang kebangkitan yang kuat sekarang, karena Sri Lanka berebut sekitar 3 miliar dolar AS untuk menjembatani keuangan dari berbagai sumber termasuk India, China dan Bank Dunia untuk membayar impor penting. Negara ini juga sedang merundingkan program dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mengatasi krisis valuta asingnya.


 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: gallekrisis ekonomikrisis ekonomi sri lankasri lankaunjuk rasa sri lankawisata gallewisata sri lanka
ShareTweetPin
Previous Post

Ini 10 Tips Mudik Aman dan Sehat ala Polri

Next Post

Pakar Sebut akan Terjadi Lonjakan Urbanisasi pasca Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.