Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Korsel dan AS Siapkan Plan B Jika Korut 'Berulah' Selama Kunjungan Biden

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (19/05/2022) - 00:35 WIB
in INTERNASIONAL
0
Korut tembakkan rudal beberapa jam setelah otoritas melaporkan kasus Covid pertama. Ilustrasi.

Yoon dan Biden akan bertemu setidaknya sekali setiap hari ketika KTT.

 SEOUL – Pejabat kepresidenan Korea Selatan (Korsel) mengatakan, bahwa Presiden Yoon Suk-yeol dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memiliki “Plan B.” Kesigapan ini untuk memimpin pasukan gabungan kedua negara jika Korea Utara (Korut) melakukan provokasi selama kunjungan Biden ke Seoul pekan ini.


Biden dijadwalkan tiba di Seoul pada Jumat (20/5/2022) di tengah kekhawatiran Korut dapat melakukan uji coba nuklir atau meluncurkan rudal balistik antarbenua pada kunjungan tiga harinya.


“Saat ini, kami menilai bahwa kemungkinan Korea Utara melakukan uji coba nuklir relatif rendah pada akhir pekan, tetapi persiapan untuk peluncuran rudal balistik antarbenua tampaknya sudah dekat,” ujar Wakil Kepala pertama kantor kepresidenan Kantor Keamanan Nasional, Kim Tae-hyo seperti dilansir laman Yonhap News Agencies, Rabu (18/5/2022).


“Jika terjadi provokasi Korea Utara, besar atau kecil, selama periode KTT tiga hari, tergantung pada karakteristiknya, kami telah menyiapkan rencana B agar para pemimpin Korea Selatan dan Amerika Serikat segera masuk komando dan sistem kontrol postur pertahanan gabungan Korea Selatan-AS, bahkan jika itu membutuhkan perubahan jadwal,” ujarnya melanjutkan.


Yoon dan Biden akan bertemu setidaknya sekali setiap hari. Pada Sabtu, pertemuan didedikasikan untuk pertemuan puncak mereka dan dua hari lainnya didedikasikan untuk acara keamanan ekonomi atau acara keamanan nasional.


KTT akan dimulai setelah pukul 13.30 di kantor presiden baru di Yongsan, pusat kota Seoul. Ini adalah yang pertama dalam kelompok kecil di kantor Yoon di lantai lima dan kemudian dalam format yang diperluas di ruang penerima tamu yang berdekatan.


Sebelum tiba untuk pembicaraan, Biden akan memberikan penghormatan kepada tentara yang gugur di Pemakaman Nasional Seoul. “Hal pertama yang akan dibahas selama pertemuan tatap muka kedua pemimpin adalah rencana aksi tentang bagaimana Korea Selatan dan Amerika Serikat akan memperkuat pencegahan diperpanjang yang andal dan efektif,” kata Kim.


Yoon dan Biden juga diharapkan setuju untuk menambahkan pilar “teknologi” ke aliansi militer dan ekonomi antara kedua negara. Pembicaraan diperkirakan akan berlangsung selama sekitar satu setengah jam, setelah itu kedua belah pihak akan merangkum hasil di atas kertas dan menyiapkan draf akhir deklarasi KTT bersama.


“Kedua belah pihak saat ini sedang dalam tahap akhir penyusunan deklarasi,” kata Kim.


Pada pukul 16.00, Yoon dan Biden direncanakan menggelar konferensi pers bersama di ruang bawah tanah gedung kantor kepresidenan dan masing-masing memberikan sambutan pembukaan sebelum menjawab pertanyaan wartawan. Setelah istirahat, Yoon akan mengadakan makan malam resmi di Museum Nasional Korea  dengan sekitar 50 tamu yang hadir dari pihak Korsel dan sekitar 30 orang dari pihak AS.


Kim mengatakan Biden tidak dijadwalkan untuk mengunjungi Zona Demiliterisasi di perbatasan antar-Korea selama kunjungannya, tetapi akan menghadiri acara berbeda terkait keamanan nasional. Biden telah dua kali mengunjungi DMZ, pertama sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat pada Agustus 2001 dan kemudian sebagai wakil presiden AS pada Desember 2013.


 

Sumber: Republika

Tags: joe biden kunjungi korselkunjungan joe bidenpertemuan Yoon Suk-yeol dan bidenuji coba nuklir korutyoon suk yeol
ShareTweetPin
Previous Post

Erick Thohir: Indonesia Harus Bangun Masyarakat Berakhlak

Next Post

Tajikistan Gelar 'Operasi Antiteror' di Dekat China, Afghanistan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.