Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Klitih, Kejahatan Jalanan, Mengapa Masih Saja Terjadi di Yogyakarta?

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (08/04/2022) - 17:03 WIB
in NASIONAL
0
Pengunjung melihat aneka senjata tajam saat Pameran Klitih di Galeri Lorong, Yogyakarta, Selasa (30/3). Pameran dengan tajuk The Museum of Lost Space ini menceritakan lini masa fenomena klitih di Yogyakarta. Beberapa senjata tajam yang digunakan, pemberitaan klitih di media, hingga wawancara dengan pelaku ada di sini. Pameran karya dari Yahya Dwi Kurniawan ini menjelaskan bagaimana fenomena klitih terjadi, serta mendiskusikan bagaimana solusi kejahatan jalanan ini.

Terakhir, seorang pelajar SMA Muhammadiyah tewas akibat aksi kejahatan jalanan.

oleh Silvy Dian Setiawan 


Kejahatan jalanan masih marak terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Terakhir, pelajar yang merupakan siswa di SMA Muhammadiyah 2 Kota Yogyakarta bernama Daffa Adzin Albasith (18) tewas akibat aksi kejahatan jalanan yang terjadi pada Ahad (3/4/2022).


Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membantah bahwa, tewasnya seorang pelajar bernama Daffa merupakan bentuk dari fenomena klitih. Menurutnya, kejahatan jalanan yang mengakibatkan tewasnya Daffa secara eksplisit mengarah ke tawuran.


“Mohon untuk kasus-kasus kejahatan jalanan yang secara eksplisit kemarin lebih tepatnya tawuran sebenarnya, karena ada proses ejek-ejekan dan proses ketersinggungan dari dua kelompok laki-laki-laki yang sebagian itu orang dewasa dan sebagian anak-anak masih pelajar,” kata Ade di Polresta Yogyakarta, Selasa (5/4/2022).


Ia pun meminta agar masyarakat untuk tidak menggunakan kata klitih dari aksi kejahatan jalanan yang terjadi. Sebab, katanya, pengertian klitih dan kejahatan jalanan tersebut  berbeda.


“Kata klitih ini mohon tidak kita gunakan lagi, karena ini sudah salah kaprah,” ujarnya.


Ade menjelaskan, klitih sendiri diartikan sebagai anak-anak muda yang berkumpul bersama atau jalan-jalan sore dan tidak ada tindak pidana. Sedangkan, kejahatan jalanan masuknya sudah ke ranah tindak pidana.


“Definisi klitih seharusnya kita tahu bahwa menghormati kearifan lokasi disini, sebenarnya artinya jalan-jalan sore, mencari angin, ngobrol-ngobrol dan itu budaya yang baik. Tapi kalau kita gunakan kejahatan jalanan (atau) tawuran ini (sebagai klitih), itu (jadinya) berkonotasi negatif,” jelas Ade.


Kadiv Humas Jojca Police Watch (JPW), Baharuddin Kamba, mengingatkan kepada pejabat di kepolisian Polda DIY tidak mendebatkan atau mempersoalkan istilah klitih. JPW mendesak kepada pihak kepolisian untuk fokus menangkap pelaku-pelaku kejahatan jalanan tersebut.


“Jika tidak segera ditangkap, menambah keresahan masyarakat Yogyakarta,” kata Baharuddin, Rabu (6/4/2022).


Baharuddin turut menyampaikan dua cita atas meninggalnya seorang remaja berinisial Daffa, akibat kejahatan jalanan atau akrab masyarakat menyebutnya sebagai klitih. Semakin miris karena tewasnya Daffa  menambah daftar panjang kasus klitih Yogyakarta yang merupakan Kota Pelajar, Kota Pendidikan.


 


 


Sebelumnya, fenomena klitih terjadi pada Desember 2021.Warga Kalurahan Condongcatur, Dhemas Hernando Purnomo (16) dan warga Kalurahan Caturtunggal, Faisal Dwi Saputra (16) menjadi korban aksi  klitih yang terjadi pada Senin (27/12/2021) dini hari lalu di Jalan Kaliurang kilometer 9, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman.


 


Korban dikeroyok sekelompok orang dan mengalami luka bacok yang mengakibatkan sejumlah luka beberapa bagian tubuh. Kasus klitih sendiri di Sleman maupun DIY pada umumnya sempat melandai ketika mobilitas warga dibatasi secara ketat. Namun, kasus klitih kembali ramai ketika mobilitas dilonggarkan, dan banyak remaja melakukan kumpul-kumpul malam hari.


Untuk menanggulangi kejahatan jalanan oleh remaja di Sleman, pihak pemkab mengaktifkan patroli Satpol PP dengan Polisi dan instansi-instansi terkait lain. Selain itu, Pemkab Sleman akan memanfaatkan pemantauan lewat CCTV yang tersebar di lebih dari 500 titik lokasi.


 

Sumber: Republika

Tags: daerah istimewa yogyakartafenomena klitihkejahatan jalananklitihklitih slemanklitih yogyakarta
ShareTweetPin
Previous Post

IPB Resmikan Botani BRI Work, Tempat  Nongkrong Edukatif di Kawasan Dramaga

Next Post

Terkait Program JKN-KIS, UNY dan UPN Yogyakarta Dukung Inpres 1/2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Minggu (19/04/2026) - 14:08 WIB
Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.