Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home KAMPUS

Kisah Sarbila: Nyaris Putus Kuliah Hingga Raih Gelar Sarjana di UIN Ar-Raniry

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (19/02/2025) - 02:46 WIB
in KAMPUS
0
Kisah Sarbila: Nyaris Putus Kuliah Hingga Raih Gelar Sarjana di UIN Ar-Raniry

Sarbila Karlina Wati menyampaikan pidato mewakili wisudawan, pada Wisuda UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Foto: Humas UIN

BANDA ACEH – Sarbila Karlina Wati, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Ar-Raniry, diwisuda bersama 1.401 orang lainnya. Prosesi wisuda itu digelar Auditorium Prof Ali Hasjmy, Banda Aceh, 18-19 Februari 2025.

Sarbila bukan hanya berhasil menyelesaikan kuliah tanpa menulis skripsi, tetapi juga dalam waktu yang sangat singkat, ia berhasil menyelesaikan studi hanya 3,5 tahun dengan IPK 3,86.

Bagi Sarbila, wisuda bukan sekadar perayaan seremoni, melainkan puncak dari perjalanan hidup yang hampir terhenti. Dalam pidatonya, saat menyampaikan kesan dan pesan mewakili wisudawan, Sarbila mengenang momen pertama kali masuk ke dunia kampus. Seperti kebanyakan mahasiswa lainnya, ia memulai perjalanan akademiknya dengan semangat tinggi. Namun, dunia perkuliahan ternyata tak semulus yang ia bayangkan.

Pada semester tiga, Sarbila menghadapi ujian berat. Keterbatasan ekonomi mengancam kelangsungan kuliahnya. Meski sudah mencoba mendaftar beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga tiga kali, Sarbila gagal. Bahkan, pada libur semester, ibu Sarbila meminta agar ia berhenti kuliah.

“Betapa hancurnya hati saya saat itu. Saya sedang semangat-semangatnya kuliah, tetapi pulang ke rumah malah mendapat kabar seperti itu,” kenang Sarbila dengan suara bergetar.

Namun, ketika hampir menyerah, sebuah telepon dari biro akademik UIN Ar-Raniry bagian beasiswa mengubah segalanya. Sarbila dinyatakan lolos sebagai pengganti penerima beasiswa KIP. Keputusan tersebut datang tepat waktu memberi harapan baru bagi Sarbila yang sudah hampir kehilangan arah. Bahkan pihak biro beasiswa menawarkan ongkos perjalanan agar ia bisa kembali ke Banda Aceh.

“Saya berangkat malam itu juga. Jika bukan karena beasiswa ini, saya mungkin tidak akan berada di sini hari ini, mengenakan toga kebanggaan untuk kedua orang tua saya,” ungkapnya penuh syukur.

Kisah Sarbila menjadi cermin ketangguhan seorang mahasiswa yang tak pernah menyerah meski menghadapi rintangan besar. Setelah menerima kabar baik itu, ia kembali ke Banda Aceh dengan semangat baru dan melanjutkan perkuliahan hingga akhirnya berhasil meraih gelar sarjana.

“Jika saat itu saya menyerah, saya takkan berada di sini hari ini,” ujarnya penuh haru saat mengikuti prosesi wisuda.

Mengakhiri pidatonya, Sarbila mengutip pesan bijak dari Jalaluddin Rumi, “Jika kau masih merasakan sakit pada dirimu, itu tandanya engkau masih hidup. Tetapi jika kau merasakan sakit yang dirasakan orang lain, itu tandanya engkau manusia.”

Ia juga mengajak rekan-rekannya untuk menjaga marwah almamater dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Mimpi itu gratis, pilihlah yang paling mahal,” tambahnya.

Kisah Sarbila Karlina Wati ini adalah bukti nyata bahwa perjuangan yang dilalui dengan tekad dan usaha tak mengenal lelah akan membawa hasil yang luar biasa. Sebuah pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan. Dalam kehidupan ini, kita tidak bisa mengubah takdir, namun nasib bisa diubah.[]

Tags: acehBanda AcehfisipheadlinekuliahNewspendidikansarbila karlina watiuin ar-ranirywisuda
ShareTweetPin
Previous Post

Lantik Bupati Bener Meriah, Gubernur Mualem Minta Libatkan Akademisi dalam Merumuskan Pembangunan

Next Post

Cemaran Ternak Ayam Berujung Jerat Hukum Warga Padarincang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
jemaah haji 2023

Ini Desain Gelang Jemaah Haji 2026, Dilengkapi Nomor Paspor hingga Kloter

Jumat (17/04/2026) - 17:55 WIB
Pasutri di Banda Aceh Tampung Motor Curian, Polisi Tangkap Pelaku dan 9 Barang Bukti

Pasutri di Banda Aceh Tampung Motor Curian, Polisi Tangkap Pelaku dan 9 Barang Bukti

Jumat (17/04/2026) - 16:00 WIB
Berikut Biaya Perjalanan Haji 2025 untuk Jemaah Aceh

Bereh, Dua Madrasah di Banda Aceh Masuk Daftar Top 100 Sekolah Terbaik 2026

Jumat (17/04/2026) - 15:50 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.