Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Kesaksian Pasangan Ukraina Tentang Serangan Rusia di Kota Bucha

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (13/04/2022) - 08:45 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang pekerja pemakaman menunggu di sebuah truk sebelum rekannya mulai memuat mayat warga sipil yang tewas di Bucha, sebelum mengangkut mereka ke kamar mayat, di pinggiran Kyiv, Ukraina, Rabu, 6 April 2022.

Saat bentrokan masih berlanjut semuanya terbakar dan bom jatuh di mana-mana.

BUCHA — Sepasang suami istri yang telah menikah selama 58 tahun memberikan kesaksian mengenai serangan yang terjadi di Kota Bucha. Grigory Zamogilni (84 tahun) dan Anna Zamogilnaya (80 tahun) tidak meninggalkan kediaman mereka di Bucha, sejak Rusia melancarkan operasi militer khusus di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi Zamogilni dan  Zamogilnaya, setelah pasukan Rusia mundur dari kota-kota di sekitar Kiev. Zamogilnaya mengatakan, dia tidak mengharapkan situasi menjadi serius. Dia juga tidak menyangka bahwa Rusia akan menyatakan perang terhadap Ukraina.

“Mereka (Rusia) memanggil kami ‘saudara kecil.’  Jadi, bagaimana para tetua bisa memperlakukan adik mereka seperti ini? Mengapa mereka melakukan ini?” ujar Zamogilnaya, dilansir Anadolu Agency, Rabu (13/4/2022).

Zamogilni dan Zamogilnaya tinggal di jalan Vogazlnaya. Bentrokan hebat terjadi di wilayah itu, setelah pasukan Rusia memasuki Bucha pada 27 Februari.

“Ketika saya melihat tank-tank Rusia melewati jalan, anak saya berteriak: ‘Bu, tank-tank itu datang’,” kata Zamogilnaya.

Zamogilnaya menambahkan, konvoi tank-tank itu dibom oleh pesawat tempur Ukraina.  Sementara itu, Zamogilni mengatakan, saat bentrokan masih berlanjut semuanya terbakar dan bom jatuh di mana-mana.

“Saya melihat sembilan mayat warga sipil di ujung jalan. Ada tiga mayat di jalan dekat kami,” ujar Zamogilni.

Zamogilni mengatakan, dia dan keluarganya saat ini merasa aman karena tentara Ukraina telah kembali ke Bucha. Zamogilni menambahkan, upaya pembersihan di wilayah tersebut juga telah dimulai.

Namun hingga kini, gas dan listrik di Bucha belum menyala. Zamogilnaya terpaksa memasak makanan di atas api yang dikelilingi batu bata di luar kediamannya.

Sebelumnya pasukan Ukraina dilaporkan menemukan jasad warga sipil, menyusul penarikan pasukan Rusia. Pada Ahad (3/4/2022), Jaksa Agung Ukraina, Iryna Venediktova, mengatakan, sebanyak 410 jasad warga sipil ditemukan di sejumlah daerah.

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadapi kritik keras dari masyarakat internasional, setelah Ukraina menuduh pasukan Rusia melakukan genosida dan kejahatan perang di Bucha. Rusia telah menolak tuduhan itu dan menyebutnya sebagai serangan berita palsu. Rusia mengatakan, foto-foto jenazah warga sipil yang disebarkan di media dimunculkan setelah pasukan Rusia mundur dari kota itu.

Menurut perkiraan PBB, setidaknya 1.892 warga sipil telah tewas dan 2.558 terluka di Ukraina sejak Rusia menyatakan perang pada 24 Februari. PBB mempredilsi jumlah sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi. Sementara lebih dari 4,6 juta orang Ukraina telah melarikan diri ke negara lain.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: buchagenosidainvasi rusiakorban perangkota buchaperang rusia ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Wapres: Kampanyekan Produk Dalam Negeri di Semua Daerah

Next Post

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu (19/07/2026) - 17:44 WIB
PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

Sabtu (18/07/2026) - 22:41 WIB
KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

KPK Minta Data Hibah, Pokir DPRD dan Proyek Pengadaan dari Seluruh Bupati-Wali Kota di Aceh

Sabtu (18/07/2026) - 20:01 WIB
Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Tim PMKI USK-UB-UNP Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Pantan Kemuning

Kamis (16/07/2026) - 21:18 WIB
Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Haji Uma Minta Menteri ESDM Evaluasi dan Cabut IUP Tambang di Beutong Ateuh Banggalang

Kamis (16/07/2026) - 16:22 WIB
Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Wawako Sabang Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Anak

Kamis (16/07/2026) - 16:06 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.