Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kepala BNPT Harap Upaya ESQ Sehatkan Spiritualitas Bangsa Terus Berjalan

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (16/05/2022) - 23:59 WIB
in NASIONAL
0
Milad ESQ ke-22 dengan tema

ESQ telah ada selama 22 tahun lamanya dengan terus menjaga netralitas.

 JAKARTA — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengapresiasi upaya ESQ yang dipimpin  oleh Ary Ginanjar Agustian dalam mengajarkan spiritualitas serta tetap menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu ia sampaikan saat menghadiri serta menjadi narasumber pada Saresehan Nasional Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ dan sekaligus menghadiri resepsi ulang tahun atau milad ESQ ke-22 dengan tema ‘Bersatu Mewujudkan Indonesia Emas 2045’, di Gedung Menara 165, Jakarta Senin (16/5/2022).


“ESQ sebagai lembaga yang melakukan upaya pendidikan kepada masyarakat Indonesia secara luas yang memanfaatkan nilai-nilai hidup agama untuk tujuan mulia dan penuh kebajikan yang disampaikan melalui semangat kemanusiaan yang tinggi, semangat membangun cinta kasih dan kedamaian diantara sesama umat manusia dan yang terpenting adalah menghormati segala perbedaan yang dimiliki oleh bangsa kita,” ujar Boy.


Menurut dia, bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk dan heterogen yang memerlukan nilai-nilai luhur untuk terus merawat keberagaman dan menyatukan bangsa. Ia menegaskan, nilai-nilai yang dibangun oleh ESQ adalah memadukan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan atas nama agama untuk tetap semangat mencintai sesama umat manusia dan cinta kepada bangsa dan negaranya termasuk menjaga Pancasila dan NKRI.


“Inilah kelebihan dari ESQ sehingga merupakan sebuah kontra narasi terhadap berbagai isu yang mengedepankan semangat perbedaan seperti pihak-pihak yang menawarkan ideologi yang berbasis kekerasan yaitu ideologi radikal terorisme,” kata dia.


Maka, lanjutnya, apabila ideologi radikal terorisme itu berkembang maka akan menjadi sebuah penghambat bagi bangsa Indonesia untuk bersatu, apalagi saat ini untuk menuju Indonesia Emas. “Oleh karena itu karakter dan nilai-nilai yang ditawarkan ESQ bisa menjadi sebuah solusi yang tepat saat ini untuk membangun karakter ke-Indonesia-an yang penuh cinta kasih dengan penuh semangat keimanan dan ketakwaan kepada Yang Maka Kuasa,” kata dia.


Sementara itu, Ary Ginanjar yang merupakan pendiri ESQ sekaligus Ketua Umum FKA ESQ menyampaikan bahwa ESQ telah membentangkan sayapnya dan membawa kapal besar berlayar selama 22 tahun dengan tetap menjaga netralitas.


“Selama 22 tahun ESQ tetap konsisten menjaga netralitas dan berkomitmen menjadi oksigen bagi bangsa Indonesia,” ujar Ary Ginanjar.


Ary juga mengatakan bahwa kegiatan milad yang dihadiri para tokoh bangsa, pendukung, alumni dan juga keluarga ESQ tersebut menjadi momentum silaturahmi keluarga besar setelah dipisahkan oleh pandemi selama dua tahun.


“Saat ini Alumni ESQ sudah lebih dari 1,8 juta orang dari berbagai penjuru dunia, yang turut serta wujudkan visi serta misi menuju peradaban Indonesia Emas 2045. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung kali ini yaitu Bersatu Mewujudkan Indonesia Emas,” kata dia.


Ia memaparkan bahwa untuk menyatukan semua alumni yang mendukung cita-cita Indonesia Emas, ESQ saat ini sudah menyiapkan platform digital ESQ.Net. Platform ini berupa super aps ini yang menggabungkan SDM, e-commerce, dan sosial media, yang selama ini terpisah.


“ESQ sejak awal yakin dan percaya pada Visi Indonesia Emas yang kemudian menyebar di kalangan alumni, hingga kini menjadi cita-cita bangsa yang dicanangkan oleh Bappenas dan digaungkan oleh semua pihak baik itu akademisi, politisi, pelaku bisnis dan lainnya,“ kata dia. 

Sumber: Republika

Tags: bnptesqspiritualitas bangsa
ShareTweetPin
Previous Post

AHY Ajak Kader Demokrat Tunjukkan Kesantunan Berpolitik

Next Post

Mulai Hari Ini, KA Pangrango Bogor-Sukabumi Berlakukan Jadwal Keberangkatan Baru 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

Jumat (23/10/2026) - 00:05 WIB
Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.