Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Jumlah Kasus Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir di Tangsel Turun

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (09/04/2022) - 14:25 WIB
in NASIONAL
0
Ilustrasi bayi. Foto: Net

Dalam empat tahun terakhir, jumlah kasus kematian ibu semakin menurun

TANGERANG SELATAN – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat adanya penurunan kasus kematian pada ibu dan bayi baru lahir di Tangsel dalam beberapa tahun belakangan. Seiring dengan itu, Dinkes Kota Tangsel memastikan terus melakukan perbaikan terkait tata kelola rumah sakit rujukan untuk meminimalisasi hospital tour.

“Dalam empat tahun terakhir, jumlah kasus kematian ibu semakin menurun dari tahun 2018 sejumlah 13 kasus, menjadi 11 kasus pada 2019, lalu turun menjadi 10 kasus pada 2020. Pada 2021, kematian ibu sebanyak 9 kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar, Sabtu.

Data yang sama menunjukkan kasus kematian bayi baru lahir atau neonatal juga mengalami penurunan setiap tahunnya sejak 2018. Tercatat pada 2018 ada kematian bayi baru lahir sebanyak 49 kasus, lalu turun menjadi 47 kasus pada 2019, dan berlanjut turun secara signifikan menjadi 17 kasus pada 2020. Tahun 2021 angkanya terus turun menjadi 12 kasus kematian bayi.

Allin mengatakan, adanya penurunan jumlah kematian ibu dan bayi baru lahir sejalan dengan upaya meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan. Selain itu yang terpenting terkait dengan tata kelola rumah sakit rujukan terpadu agar penanganan lebih cepat dilakukan.

“Lebih ke membuat sistem bagaimana supaya fleksibel dan masyarakat yang membutuhkan cepat mendapatkan pertolongan sesuai kondisi yang dibutuhkan. Kita sudah melakukan pemetaan sumber daya manusia, sarana dan prasarana sehingga menghindari pasien pada hospital tour, misal kasus A oh berarti rujukannya bukan RS D tetapi RS E yang memang fasilitasnya ada jadi enggak pindah-pindah pasiennya,” terangnya.

Program penyelamatan ibu dan bayi baru lahir di Kota Tangsel diketahui telah dimulai sejak 2016 dengan diterbitkannya Peraturan Walikota No. 19 Tahun 2016 mengenai Pedoman Pelayanan Rujukan Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi Baru Lahir. Upaya kerjasama dengan berbagai stakeholder dilakukan, diantaranya kerjasama dengan Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) melalui program momentum private healthcare delivery (MPHD) pada 2020.

“Sekarang MPHD lagi memberi pendampingan bagaimana sistem rujukan yang sesuai dengan ketentuan jadi mereka melakukan pemantauan dan pendampingan sampai nanti lima tahun ke depan sehingga nanti yang sudah dijalankan sama mereka bisa kita teruskan dan replikasikan untuk rumah sakit-rumah sakit lainnya karena yang dijadikan pilot project saat ini memang tidak semua RS,” tuturnya.

Berdasarkan catatannya, Tangsel memiliki tiga rumah sakit pemerintah, 28 rumah sakit swasta, 27 klinik swasta yang melayani persalinan dan 158 praktik mandiri bidan. “Harapannya dengan adanya peta kemampuan ini, fasilitas kesehatan perujuk dapat merujuk sesuai dengan kebutuhan pasien serta kemampuan dan sarpras yang ada di RS sehingga dapat meminimalisasi hospital tour,” tutupnya.

Sumber: Republika

Tags: dinkes tangselkasus kematian bayikasus kematian ibukematian ibu bayikota tangsel
ShareTweetPin
Previous Post

Rusia Geram Turki Jual Drone ke Ukraina

Next Post

Tujuan Tercapai, Rusia Canangkan Akhiri Operasi Militer di Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Sabtu (16/05/2026) - 23:28 WIB
Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Sabtu (16/05/2026) - 22:18 WIB
Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Kamis (14/05/2026) - 17:18 WIB
Putra Laweung Penerima Beasiswa BIB-LPDP Raih Gelar Doktor Pengkajian Islam di UIN Jakarta

Putra Laweung Penerima Beasiswa BIB-LPDP Raih Gelar Doktor Pengkajian Islam di UIN Jakarta

Rabu (13/05/2026) - 14:35 WIB
Hilal di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh: Awal Ramadan Diperkirakan Kamis

Kemenag Aceh Gelar Rukyatul Hilal Iduladha 1447 H di Observatorium Tgk Chik Kuta Karang

Rabu (13/05/2026) - 13:41 WIB
BKKBN Aceh Lantik Enam Penata KKB, Dorong Layanan Bangga Kencana Lebih Profesional

BKKBN Aceh Lantik Enam Penata KKB, Dorong Layanan Bangga Kencana Lebih Profesional

Selasa (12/05/2026) - 21:54 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.