Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Jepang Tambah Sanksi Rusia, Termasuk ke Dua Putri Putin dan Istri Lavrov

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (12/04/2022) - 16:40 WIB
in INTERNASIONAL
0
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan di Moskow, Rusia, Selasa, 29 Maret 2022. Jepang mengumumkan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia, Selasa (12/4/2022).

Jepang membekukan aset 398 warga Rusia dan 28 organisasi.

 TOKYO — Jepang mengumumkan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia, Selasa (12/4/2022). Pemerintahnya akan membekukan aset 398 warga Rusia dan 28 organisasi serta melarang impor vodka dan sejumlah barang lainnya.


Pembekuan aset juga akan menargetkan dua putri Presiden Rusia Vladimir Putin serta istri Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Maria Lavrova dan putrinya, Ekaterina Lavrova. Sebanyak 28 organisasi Rusia seperti yang terkait dengan bisnis militer, dan dua pemberi pinjaman, yaitu Sberbank dan Alfa Bank. Langkah untuk bank akan dilaksanakan pada 12 Mei.


Pemerintah juga akan melarang individu dan perusahaan Jepang untuk melakukan investasi baru di Rusia karena terus menginvasi Ukraina sejak akhir Februari. Dengan ditambahkannya putri Putin Maria Vorontsova dan Katerina Tikhonova  ke dalam daftar sanksi, jumlah total individu Rusia, termasuk personel militer dan anggota parlemen, yang menjadi sasaran pembekuan aset oleh otoritas Jepang mencapai 499.


“Untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dari krisis, mewujudkan gencatan senjata sesegera mungkin dan menghentikan invasi Rusia ke Ukraina, negara kita harus menjatuhkan sanksi keras terhadap Moskow saat bekerja dengan komunitas internasional,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno seperti dilansir laman Kyodo News International, Selasa.


Pada hari yang sama, Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda mengatakan negara itu akan memberlakukan larangan impor minuman beralkohol, beberapa produk kayu dan mesin mulai Selasa pekan depan sebagai bagian dari sanksi tambahan terhadap Moskow. Sebanyak 38 barang terkena larangan tersebut.


Impor tersebut bernilai sekitar 16 miliar yen (128 juta dolar AS) dan menyumbang sekitar 1,1 persen dari impor negara itu dari Rusia. Hagiuda menegaskan kembali pada konferensi pers bahwa Jepang akan mempercepat proses penyapihan diri dari energi yang dipasok oleh Rusia sejalan dengan janji Kelompok Tujuh (G7) yang dibuat minggu lalu untuk mempercepat rencana untuk mengakhiri ketergantungan pada energi Rusia.


“Mengenai rencana untuk menghapus batubara Rusia, pada awalnya, kami akan dengan hati-hati menilai permintaan listrik untuk musim panas dan musim dingin, serta pengaruhnya terhadap industri,” katanya. Namun ia tidak merinci batas waktu khusus untuk menghentikan impor.


Batu bara Rusia merupakan 13 persen dari yang digunakan untuk pembangkit listrik dan 8 persen dari batu bara kokas, digunakan untuk pembuatan baja dan produksi industri lainnya di Jepang. Menteri memastikan bahwa Jepang akan menebus pemotongan dengan diversifikasi sumber energi dan pemasok dan mendorong negara-negara penghasil energi, kecuali Rusia, untuk meningkatkan output.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: impor minuman beralkoholimpor vodkainvasi rusiainvestasijepang tambah sanksi rusiapembekuan asetsanksi rusiaserangan rusiaukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Program Gerakan Orang Tua Asuh YAPI IPB University Targetkan 1.000 Mahasiswa

Next Post

Subvarian XE, XD dan XF Diwaspadai Picu Kenaikan Kasus Akibat Mudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Kemenag Aceh Besar Salurkan 150 Set Meja dan Kursi dari Infaq ASN, Siswa Bisa Belajar Nyaman

Kemenag Aceh Besar Salurkan 150 Set Meja dan Kursi dari Infaq ASN, Siswa Bisa Belajar Nyaman

Senin (08/06/2026) - 17:10 WIB
Pemerintah Aceh dan BAM DPR RI Cari Solusi Sengketa Eks Blang Lancang-Rancong

Pemerintah Aceh dan BAM DPR RI Cari Solusi Sengketa Eks Blang Lancang-Rancong

Senin (08/06/2026) - 17:07 WIB
UIN Ar-Raniry Catat Prestasi Baru, Peminat UM-PTKIN Tertinggi se-Sumatera

UIN Ar-Raniry Catat Prestasi Baru, Peminat UM-PTKIN Tertinggi se-Sumatera

Senin (08/06/2026) - 17:03 WIB
Mulai Besok, Jemaah Haji Aceh Berangkat dari Makkah ke Madinah 

Mulai Besok, Jemaah Haji Aceh Berangkat dari Makkah ke Madinah 

Sabtu (06/06/2026) - 22:06 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.