Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

India Tuding Laporan WHO Soal 4 Juta Kematian Akibat Covid-19 ‘Salah’

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 00:14 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang anggota keluarga yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) melakukan upacara terakhir di tempat kremasi untuk korban COVID-19 di New Delhi, India, 10 Mei 2021. (ilustrasi)

Angka itu diklaim 8 kali lebih banyak dari jumlah kematian resmi di bawah 0,5 juta

NEW DELHI — Pemerintah India menuding laporan WHO tentang empat juta kematian di negara tersebut, telah menggunakan metodologi yang salah. Angka itu diklaim delapan kali lebih banyak dari jumlah kematian resmi di bawah 0,5 juta.

Sebelumnya pemerintah India dilaporkan telah menunda rilis laporan WHO selama berbulan-bulan. Sekarang, pemerintah telah mengeluarkan klarifikasi tentang masalah ini, dan menyebut bahwa metodologi WHO adalah cacat.

Menurut New York Times, laporan WHO mematok angka kematian global akibat Covid-19 pada 15 juta, dengan seperempat lebih dari kematian itu berasal dari India saja. Pada dasarnya, setiap satu dari empat kematian akibat Covid-19 di seluruh dunia berada di luar India, menurut laporan WHO.

Sekarang, India menyebutkan bahwa laporan WHO menggunakan metodologi yang salah, termasuk akibat data yang belum diverifikasi dari 18 negara bagian India.

Keberatan utama India terhadap laporan WHO berpusat di sekitar pemodelan statistik yang digunakan untuk sampai pada kesimpulan, sikap pemerintah tentang model yang diadopsi untuk negara-negara Tingkat II, seperti India mungkin tidak akurat. Hal ini karena digunakan untuk memproyeksikan kematian Covid di negara-negara seperti Tunisia, dengan populasi 11 juta, yang mana lebih rendah dari populasi di beberapa kota di India.

“Model ini memberikan dua set perkiraan kematian berlebih yang sangat berbeda saat menggunakan data dari negara-negara Tingkat I dan saat menggunakan data yang tidak diverifikasi dari 18 Negara Bagian India. Variasi yang begitu luas dalam perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang validitas dan akurasi dari latihan pemodelan semacam itu,” kata pemerintah dalam pernyataan resminya, seperti dilansir dari Business Insider, Senin (18/4/2022).

India telah menegaskan bahwa jika modelnya akurat dan dapat diandalkan, itu harus diautentikasi dengan menjalankannya untuk semua negara Tingkat I. Lalu hasil dari studi tersebut dapat dibagikan dengan semua Negara Anggota.

Kementerian kesehatan juga menyinggung laporan NYT, dengan mengungkapkan keterkejutan bahwa laporan itu berbicara tentang kematian akibat Covid-19 yang berlebihan hanya di India dan tidak ada negara lain. The Times kala itu melaporkan tidak dapat mempelajari perkiraan untuk negara lain.

Jika angka WHO dari empat juta kematian Covid di India mendekati kenyataan, itu berarti penghitungan dunia, delapan kali lebih tinggi dari jumlah resmi pemerintah India, di bawah 0,5 juta kematian.

Sumber: Republika

Tags: indiakematian covid 19 indialaporan whowho soal kematian india
ShareTweetPin
Previous Post

Gubernur Nova Kembali Perpanjang PPKM Mikro Hingga 24 April

Next Post

Gubernur Teken Edaran Libur Idul Fitri, Berikut Isinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

Senin (20/04/2026) - 22:13 WIB
Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Senin (20/04/2026) - 22:10 WIB
Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.