Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Fakta-fakta Serangan Bom Bunuh Diri Pakistan Akhir Pekan Lalu

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (01/08/2023) - 03:51 WIB
in INTERNASIONAL
0
Kerabat dan pelayat membawa peti jenazah korban yang tewas dalam serangan bom bunuh diri pada Minggu di distrik Bajur, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, Senin, 31 Juli 2023.

#image_title

Ledakan bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 45 orang dalam sebuah rapat umum politik pada hari Ahad (30/7/2023) lalu menunjukkan tantangan-tantangan yang dihadapi Pakistan dalam menghadapi kelompok milisi bersenjata. Sejak tahun lalu Pakistan kembali digempur serangan-serangan milisi usai gencatan senjata antara Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dan Islamabad gagal.


Berikut ini adalah beberapa rincian tentang pergulatan Pakistan dengan kelompok Islam garis keras:


1. Sebagian besar milisi beroperasi di wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Afghanistan di barat laut. Wilayah ini dikenal sebagai Wilayah Kesukuan semi-otonom yang dikelola pemerintah federal hingga digabungkan dengan provinsi tetangga Khyber Pakhtunkhwa pada tahun 2018.


2. Wilayah ini menjadi tempat masuknya para kelompok Islam garis keras pada tahun 1980-an, dan Taliban serta Al Qaeda setelah invasi yang pimpinan Amerika Serikat di Afghanistan dimulai pada tahun 2001.


3. TTP menggelar beberapa serangan paling mematikan  Pakistan sejak dibentuk tahun 2007. Kelompok adalah organisasi payung dari berbagai kelompok Islam garis keras yang beroperasi secara individual di Pakistan.


4. Karena TTP terdiri dari beberapa kelompok, beberapa di antaranya telah terpecah sebelumnya, hal ini menyulitkan pihak berwenang Pakistan untuk mengadakan pembicaraan damai dengan mereka. Kelompok ini telah menjaga jarak dari serangan hari Ahad lalu dan juru bicaranya telah mengutuk serangan tersebut.


5. Serangan TTP sebagian besar ditujukan ke Pakistan, tidak seperti ancaman militan besar lainnya di wilayah ini, yaitu ISIS.


6. Afiliasi ISIS, Negara Islam di Khorasan (IS-K), mengebom sebuah masjid Syiah di Peshawar, Pakistan, pada tahun 2022, menewaskan sejumlah orang.


7. IS-K lebih aktif di Afghanistan daripada di Pakistan. Dilaporkan telah terjadi pembelotan dari TTP ke IS-K dan beberapa sel sempalan mulai bekerja sama.


8. Sebuah kelompok militan yang baru didirikan bernama Tehreek-e-Jihad Pakistan (TJP) juga telah melakukan serangkaian serangan di negara itu, yang terakhir menewaskan 12 tentara di sebuah pangkalan militer Pakistan pada awal bulan ini.


9. Tidak banyak yang diketahui tentang TJP dan apakah mereka beroperasi di bawah kelompok militan yang lebih besar.


10. Ledakan hari Minggu terjadi di bekas wilayah kesukuan Bajaur. Partai yang menjadi sasaran, Jamiat Ulema Islam-Fazl (JUI-F) yang konservatif, dikenal memiliki hubungan dengan kelompok Islam garis keras dan merupakan sekutu utama pemerintah koalisi.


11. JUI-F dan pemimpinnya Maulana Fazl-ur-Rehman sebelumnya diserang karena partai ini menentang milisi lokal, dengan mengatakan kampanye bersenjata mereka melawan negara bukan merupakan Jihad. 


12. Partai ini, bagaimanapun juga, mendukung gerakan Taliban Afghanistan dan menyebutnya sebagai perjuangan yang adil melawan pendudukan asing.


13. Militan Islamis bertujuan untuk menggulingkan pemerintah Pakistan dan menerapkan hukum Islam yang ketat di negara berpenduduk 220 juta jiwa ini.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: bom bunuh diri di pakistankorban bom pakistanserangan bom bunuh diri pakistan
ShareTweetPin
Previous Post

Muzani: Perbedaan Pilihan di Pilpres tidak Boleh Membuat Kita Terpecah

Next Post

Jokowi Senang Pengusaha Ikut Tangani Stunting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.