Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dokter Hewan Diterkam Harimau yang Terkena Jerat di Sumut 

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (26/04/2022) - 05:35 WIB
in NASIONAL
0
Seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berada di dalam kandang .  Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) menerkam dokter hewan bernama Anhar ketika juru medis itu hendak menyelamatkannya dari perangkap jerat di sebuah kampung di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Alhasil, lengan kiri Anhar terluka.

Drh Anhar yang diterkam Harimau sebelumnya berupaya menyelamatkan hewan tersebut

 JAKARTA — Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) menerkam dokter hewan bernama Anhar ketika juru medis itu hendak menyelamatkannya dari perangkap jerat di sebuah kampung di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Alhasil, lengan kiri Anhar terluka. 


“Evakuasi … berjalan secara kondusif, meski sempat terjadi penyerangan Harimau Sumatera tersebut kepada dokter hewan yang berusaha membiusnya,” kata Plt. Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara Irzal Azhar dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin (25/4). 


Insiden ini berawal ketika masyarakat menemukan seekor Harimau Sumatera terkena jerat di Dusun Pardomuan, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan, pada Jumat (22/4) siang. Mendapat informasi tersebut, tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara segera menuju lokasi dengan membawa kandang transit dan serta peralatan senjata. 


Pada Sabtu, tim mendapati Harimau Sumatera itu dalam kondisi kaki terjerat sling yang tersangkut pada batang pohon. Satwa liar terancam punah itu sudah dalam keadaan lemas. 


Tim mulai melakukan proses evakuasi pada Ahad pagi. Dokter Hewan (drh) Anhar memulai proses penyelamatan harimau itu dengan menembakkan bius. “Tembakan bius mengenai badan/tubuh harimau, namun tanpa diduga harimau tiba-tiba langsung menyerang drh. Anhar. Lengan sebelah kiri Anhar terluka dan berdarah,” kata Irzal. 


Usai menerkam Anhar, kata Izral, harimau tersebut langsung berlari menjauh. Izral tak menjelaskan bagaimana harimau itu bisa terlepas dari jerat. Adapun Anhar langsung dibawa ke rumah sakit Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan. 


Setelah insiden itu, tim BKSDA bersama dengan camat, kapolsek, dan kepala desa setempat langsung menemui masyarakat sekitar. Masyarakat diminta untuk tidak panik dan diimbau untuk tidak beraktivitas di kebun selama tiga hari ke depan. 


Masyarakat sekitar juga diminta waspada ketika beraktivitas di luar rumah dengan cara selalu berkelompok minimal lima orang. Apabila melihat tanda-tanda kehadiran harimau, masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas. 


Izral mengatakan, untuk penanganan berikutnya, Balai Besar KSDA Sumatra Utara akan melakukan pemasangan perangkap di sekitar lokasi kejadian. “(Kita juga akan) melakukan patroli rutin serta pendampingan terhadap masyarakat sampai situasi kembali kondusif,” ujarnya.


Sementara itu, sekitar 500 kilometer ke arah utara dari Tapanuli Selatan, tiga ekor Harimau Sumatera bernasib lebih naas. Ketiganya ditemukan tewas terkena jerat babi di area perkebunan HGU PT. Aloer Timur di Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Ahad (24/4). BKSDA Aceh mengutuk kejadian tersebut dan akan memproses hukum pihak yang terbukti secara sengaja membunuh si Raja Rimba itu.


Untuk diketahui, Harimau sumatera merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018. 


Berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus Critically Endangered atau spesies yang terancam kritis dan berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Sumber: Republika

Tags: balai besar ksda sumatera utaradokter hewan diterkam harimauharimau sumateraharimau sumatera terjerat
ShareTweetPin
Previous Post

Anies tak Hadir di Paripurna Pilih ke Pasar Gembrong, PDIP: Pencitraan!

Next Post

Presdir Krakatau Engineering Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Peleburan Baja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Fahmi M Nasir: Baitul Mal Gampong Harus Mampu Lahirkan Muzakki dan Wakif Baru

Fahmi M Nasir: Baitul Mal Gampong Harus Mampu Lahirkan Muzakki dan Wakif Baru

Rabu (22/07/2026) - 15:48 WIB
Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Senin (20/07/2026) - 15:46 WIB
Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Silaturahmi dan Serah Terima Santri Baru

Minggu (19/07/2026) - 18:25 WIB
Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Dirut Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Minggu (19/07/2026) - 18:18 WIB
BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

BPMA dan Medco E&P Malaka Gelar Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu (19/07/2026) - 17:44 WIB
PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

PSAF 2026 Siap Digelar, Paya Seunara Tawarkan Pesona Alam Pegunungan Sabang

Sabtu (18/07/2026) - 22:41 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.