Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Capres dari Partai Republik Usulkan Penghapusan Bantuan Keuangan AS untuk Israel

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (23/08/2023) - 08:34 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang calon presiden dari Partai Republik, Vivek Ramaswamy menyerukan agar AS mengurangi bantuan keuangan bagi Israel setiap tahun.

#image_title

WASHINGTON — Bantuan keuangan Amerika Serikat (AS) untuk Israel menjadi isu politik yang diperdebatkan.  Seorang calon presiden dari Partai Republik menyerukan agar AS mengurangi bantuan keuangan bagi Israel setiap tahun.

Vivek Ramaswamy, seorang pengusaha berusia 37 tahun, menyarankan agar Washington memanfaatkan perjanjian normalisasi antara Israel dan Timur Tengah untuk menghentikan bantuan ke Israel secara bertahap pada 2028.

Berbicara di podcast “Stay Free” Russell Brand, Ramaswamy berpendapat, dengan integrasi Israel di Timur Tengah melalui hubungan diplomatik dan ekonomi, maka kebutuhan bantuan AS setelah 2028 tidak akan diperlukan lagi.  Proposal ini sangat kontras dengan posisi tradisional Partai Republik yang umumnya sangat pro-Israel dan kritis terhadap setiap upaya untuk mengurangi bantuan keuangan ke negara pendudukan.

Sikap utama Partai Republik menekankan aliansi yang erat dengan Israel. Sementara sayap isolasionis yang muncul di dalam partai tersebut mendukung penilaian kembali hubungan AS-Israel untuk memastikan tidak ada negara yang menjadi terlalu bergantung satu sama lain. Beberapa anggota partai bahkan menyarankan penggunaan bantuan militer sebagai alat untuk menghalangi Israel memperdalam hubungan dengan Cina.

 

Proposal yang diusulkan Ramaswamy adalah versi yang ditingkatkan dari Abraham Accords. Abraham Accords merupakan landasan dari normalisasi diplomatik antara Israel dengan sejumlah negara Arab seperti UEA dan Bahrain. Menurut Ramaswamy, Abraham Accord harus diperluas mencakup Arab Saudi, Oman, Qatar, dan Indonesia.  Tujuannya adalah untuk mendorong Timur Tengah yang lebih terintegrasi, sehingga bantuan AS kepada Israel dapat dikurangi.

“Saya ingin membawa Israel ke tempat di mana ia dinegosiasikan kembali ke dalam infrastruktur di Timur Tengah lainnya.  Kita tidak perlu khawatir akan menyandera satu negara atau satu wilayah atas satu pertanyaan tertentu yang berkaitan dengan Palestina,” ujar Ramaswamy, dilaporkan Middle East Monitor, Selasa (22/8/2023).

Terlepas dari posisinya yang tidak biasa di Partai Republik, Ramaswamy telah mendapatkan dukungan. Statistik jajak pendapat menunjukkan preferensi yang meningkat untuk Ramaswamy daripada kandidat presiden potensial lainnya seperti Gubernur Florida, Ron DeSantis.  Namun, mantan presiden AS Donald Trump tetap menjadi favorit untuk memenangkan nominasi Partai Republik.

Pada 2020, AS memberikan bantuan senilai 3,8 miliar dolar AS kepada Israel. Ini merupakan bagian dari komitmen tahunan jangka panjang yang dibuat di masa pemerintahan Presiden Barack Obama. Nota Kesepahaman ini ditandatangani pada 2016 dan berlaku hingga 2028.

Komentar Ramaswamy menggemakan pernyataan baru-baru ini dari dua mantan duta besar AS untuk Israel. Mantan duta besar itu mengatakan, sudah waktunya untuk mengakhiri paket bantuan senilai 3,8 miliar dolar AS yang diberikan setiap tahun kepada negara pendudukan karena tidak lagi melayani kepentingan Amerika Serikat.

Sumber: Republika

Tags: as beri bantuan dana ke israelas beri dana untuk israelbantuan as untuk israelbantuan dana untuk israelbantuan keuangan israel
ShareTweetPin
Previous Post

Buka Porprov Babel, Pj Gubernur Suganda: Semoga Lahirkan Olahragawan Potensial

Next Post

Tawuran Pelajar Makan Korban Jiwa, Dua Terduga Pelaku Diringkus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

Senin (20/04/2026) - 22:13 WIB
Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Senin (20/04/2026) - 22:10 WIB
Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.