Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Budayawan: Patung KAWS Justru Jadi Daya Tarik Baru di Candi Prambanan

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (23/08/2023) - 22:42 WIB
in NASIONAL
0
Boneka raksasa KAWS karya seniman Brian Donelly di Komplek Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (23/8/2023). Budayawan menilai patung KAWS justru menjadi daya tarik baru di Candi Prambanan.

#image_title

 YOGYAKARTA — Budayawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Tulus Warsito menyebut tidak ada masalah maupun pelanggaran dalam pemasangan patung KAWS: Holiday di Candi Prambanan. Hal ini disampaikan menyusul adanya protes yang muncul karena pemasangan patung raksasa tersebut berada di kawasan yang menjadi tempat ibadah umat Hindu.


Tulus menyebut, pameran patung raksasa karya Brian Donnelly alias KAWS tersebut dilakukan di beberapa negara, salah satunya Indonesia. Dipasang di Candi Prambanan, tentu sudah melalui proses perizinan sebelumnya.


“Ini dia awalnya muter dari Jepang, Hongkong, Korea, Australia, keliling. Dari segi seni rupa, Indonesia yakni di Candi Prambanan dapat tempat memperoleh kesempatan, kita harus bergembira,” kata Tulus kepada Republika, Rabu (23/8/2023).


Menurutnya, adanya patung tersebut justru sebagai pembanding kontras di Candi Prambanan sendiri. Pasalnya, Candi Prambanan yang dikenal sebagai tempat ibadah (religius), kuno dan sakral, justru memiliki daya tarik lain dengan dipasangnya patung KAWS.


“Kalau Prambanan itu dikenal religius, kuno, dan daerah sakral. Sementara (patung KAWS) ini adalah budaya populer dan kebetulan patung itu posturnya tidur, seakan dia malu-malu, melihat lihat langit, sehingga tidak bisa kita katakan mengungguli Prambanan (melanggar), tidak bisa,” ucapnya.


Bahkan, Tulus menyebut bahwa patung tersebut dipasang dengan postur yang terlentang. Lokasinya juga jauh dari pusat ibadah umat Hindu yang ada di Candi Prambanan.


“Tempat naroknya itu jauh dari titik sakral Prambanan itu sebagai pusat ibadah umat Hindu. Dan sekali lagi, postur konstruksi patung itu kebetulan dia tidur, rebahan,” ungkap Tulus.


Selain itu, Tulus juga menuturkan bahwa pameran patung KAWS di Candi Prambanan juga merupakan pameran temporer, artinya tidak berlangsung lama. Pameran patung ini hanya berlangsung selama 13 hari yakni 19-31 Agustus 2023.


“Kalau (patung KAWS) ditaruh disitu (di Candi Prambanan) malah bagus, sehingga ada sesuatu yang baru. Itu juga sebagai pameran temporer, bukan pameran yang dilakukan terus-terusan,” katanya.

Sumber: Republika

Tags: Candi Prambanankontroversi patung kawspatung kawspatung kaws prambanan
ShareTweetPin
Previous Post

Jadi Penyebab Polusi, KLHK Hentikan Kegiatan Empat Perusahaan

Next Post

Bangkai Ikan Duyung Ditemukan di Pantai Calang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Peringati HUT RI ke-81, BKKBN Aceh Serahkan Satyalencana Karya Satya dan Gelar Beragam Lomba

Peringati HUT RI ke-81, BKKBN Aceh Serahkan Satyalencana Karya Satya dan Gelar Beragam Lomba

Senin (17/08/2026) - 21:04 WIB
Berlangsung 11–14 September, Sangerday Fest 2026 Resmi Pindah Lokasi ke Taman Sulthanah Safiatuddin

Berlangsung 11–14 September, Sangerday Fest 2026 Resmi Pindah Lokasi ke Taman Sulthanah Safiatuddin

Senin (17/08/2026) - 20:57 WIB
Rektor UIN Ar-Raniry dan Istri Dipeusijuek, Awali Amanah Periode 2026-2030

Rektor UIN Ar-Raniry dan Istri Dipeusijuek, Awali Amanah Periode 2026-2030

Senin (17/08/2026) - 14:34 WIB
Peringati HUT Ke-81 RI, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Pahlawan

Peringati HUT Ke-81 RI, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan kepada Keluarga Pahlawan

Senin (17/08/2026) - 14:30 WIB
Polda Selidiki Kericuhan Hari Damai Aceh 

Polda Selidiki Kericuhan Hari Damai Aceh 

Senin (17/08/2026) - 14:16 WIB
Kasus Narkotika Mendominasi Penerima Remisi di Aceh, Capai 2.665 Orang

Kasus Narkotika Mendominasi Penerima Remisi di Aceh, Capai 2.665 Orang

Senin (17/08/2026) - 14:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.