Minggu, September 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

BRICS Coba Merombak Tatanan Dunia

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (25/08/2023) - 14:23 WIB
in INTERNASIONAL
0
Dari kiri, Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov berpose untuk foto bersama BRICS pada KTT BRICS 2023 di Sandton Convention Center di Johannesburg, Afrika Selatan, Rabu, 23 Agustus 2023.

#image_title

JOHANNESBURG — Blok negara-negara berkembang BRICS pada hari Kamis (24/8/2023), sepakat untuk menerima enam anggota baru, yakni Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir, Argentina, dan Uni Emirat Arab (UAE). Penambahan enam negara anggota BRICS ini sebuah langkah yang bertujuan untuk mempercepat upaya mereka merombak tatanan dunia yang dianggap tidak cukup adil bagi negara dunia ketiga.

Dalam memutuskan untuk mendukung perluasan, yang pertama kali dilakukan oleh blok ini dalam 13 tahun terakhir, yakni para pemimpin BRICS membiarkan pintu terbuka bagi negara yang ingin bergabung. Karena rencana ekspansi kelompok ini telah lama dirancang dan disuarakan. Terbukti setidaknya ada lusinan negara lain yang telah menyatakan tertarik untuk bergabung.

Selanjutnya, ekspansi ini menambah kekuatan ekonomi BRICS, yang saat ini anggota utamanya adalah Cina, negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, serta Brasil, Rusia, India, dan Afrika Selatan. Hal ini juga dapat memperkuat ambisi mereka untuk menjadi juara di kawasan negara-negara Selatan.

Namun, ketegangan yang sudah berlangsung lama dapat bertahan di antara anggota yang ingin membentuk kelompok ini menjadi penyeimbang bagi Barat – terutama Cina, Rusia, dan sekarang Iran – dan mereka yang terus membina hubungan dekat dengan Amerika Serikat dan Eropa.

 

“Perluasan keanggotaan ini bersejarah,” ujar Presiden Cina Xi Jinping, pendukung utama perluasan blok ini. “Ini menunjukkan tekad negara-negara BRICS untuk bersatu dan bekerja sama dengan negara-negara berkembang yang lebih luas.”

Awalnya nama blok ini merupakan sebuah akronim yang diciptakan oleh kepala ekonom Goldman Sachs Jim O’Neill pada tahun 2001, blok ini didirikan sebagai sebuah klub empat negara informal pada tahun 2009, dan kemudian menambahkan Afrika Selatan setahun selanjutnya.

Saat ini, keenam kandidat baru tersebut akan secara resmi menjadi anggota pada 1 Januari 2024, kata Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa saat menyebutkan nama-nama negara tersebut, dalam pertemuan para pemimpin selama tiga hari yang diselenggarakannya di Johannesburg.

“BRICS telah memulai babak baru dalam upayanya untuk membangun sebuah dunia yang adil, dunia yang adil, dunia yang juga inklusif dan sejahtera,” kata Ramaphosa.

“Kami telah mencapai konsensus mengenai fase pertama dari proses ekspansi ini dan fase-fase lainnya akan menyusul.”

Kandidat Pemimpin dari Negara Sahabat dan Sekutu

Negara-negara yang diundang untuk bergabung mencerminkan keinginan masing-masing anggota BRICS untuk membawa sekutu ke dalam klub.

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva secara vokal melobi negara tetangganya, Argentina, untuk bergabung, sementara Mesir memiliki hubungan komersial yang erat dengan Rusia dan India.

Masuknya kekuatan minyak Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menyoroti pergeseran mereka dari orbit Amerika Serikat dan ambisi mereka untuk menjadi kelas berat global dengan sendirinya.

Rusia dan Iran telah menemukan kesamaan dalam perjuangan bersama mereka melawan sanksi-sanksi dan isolasi diplomatik yang dipimpin oleh AS, dengan hubungan ekonomi mereka yang semakin erat setelah invasi Moskow ke Ukraina.

“BRICS tidak bersaing dengan siapa pun,” kata Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menghadiri KTT ini dari jarak jauh karena adanya surat perintah internasional atas dugaan kejahatan perang, pada hari Kamis.

“Namun, jelas juga bahwa proses munculnya tatanan dunia baru ini masih memiliki penentang yang keras.”

Presiden Iran Ebrahim Raisi merayakan undangan BRICS negaranya dengan menyindir Washington, dengan mengatakan di jaringan televisi Iran, Al Alam, bahwa perluasan tersebut “menunjukkan bahwa pendekatan unilateral sedang dalam proses pembusukan”.

Beijing dekat dengan Ethiopia dan keikutsertaan negara ini juga menunjukkan keinginan Afrika Selatan untuk memperkuat suara Afrika dalam urusan-urusan global.

Ambisi yang tinggi, hasil yang kecil


 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: anggota bricsbricsbrics singkirkan dolar asbrics tinggalkan dolar asekspansi anggota bricsindonesia gabung bricsktt bricsnegara anggota bricsnegara bricsperluasan anggota bricspertemuan brics di afrika selatanpertemuan brics di afsel
ShareTweetPin
Previous Post

Dilarang Masuk ke Pasar oleh Bawaslu Sragen, Papera Sudah Memaafkan

Next Post

PSI Buka Pintu untuk Budiman Sudjatmiko

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Sabtu (05/09/2026) - 20:32 WIB
Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Sabtu (05/09/2026) - 10:45 WIB
BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

Jumat (04/09/2026) - 21:47 WIB
BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

Jumat (04/09/2026) - 12:41 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Kamis (03/09/2026) - 15:38 WIB
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.