Jumat, November 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Biaya untuk Selamatkan Anak-anak dari Kekurangan Gizi Akut Makin Besar

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (17/05/2022) - 11:12 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang pengungsi kekeringan di Somalia membawa anaknyan yang menderita kekurangan gizi di RS Banadir, Mogadishu, Somalia. Pandemi dan invasi Rusia membuat biaya untuk anak kekurangan gizi makin membengkak. Ilustrasi.

Pandemi dan invasi Rusia membuat biaya untuk anak kekurangan gizi makin membengkak

JENEWA — Biaya pengobatan untuk menyelamatkan anak-anak yang kekurangan gizi paling parah akan melonjak hingga 16 persen. Hal ini disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina dan pandemi Covid-19.

“Harga bahan mentah untuk makanan terapeutik siap saji telah melonjak di tengah krisis pangan global yang dipicu oleh perang dan pandemi,” kata pernyataan UNICEF.

UNICEF mengatakan tanpa pendanaan lebih lanjut dalam enam bulan ke depan, lebih dari 600 ribu anak-anak akan kehilangan perawatan penting. Mereka tidak dapat lagi mengonsumsi pasta dengan kalori tinggi yang terbuat dari kacang tanah, minyak, gula, dan nutrisi tambahan.  

UNICEF tidak merinci berapa banyak peningkatan pengeluaran yang diperlukan untuk mempertahankan program tersebut. UNICEF menjelaskan sekotak nutrisi khusus yang berisi 150 paket makanan untuk enam hingga delapan minggu rata-rata memiliki harga sekitar 41 dolar AS per paket. Paket makanan itu diberikan untuk membantu dan menolong anak yang kekurangan gizi parah.

Kenaikan harga dapat menyebabkan tingginya tingkat kekurangan gizi parah. Kondisi ini dapat menjadi bencana global. “Dunia dengan cepat menjadi kotak api virtual kematian anak yang dapat dicegah dan anak yang menderita kekurangan gizi akut,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell.

Kekurangan gizi akut mempengaruhi 13,6 juta anak di bawah usia 5 tahun. Kekurangan gizi akut mengakibatkan satu dari lima kematian di antara kelompok usia ini. “Sebelum perang dan pandemi, sekitar dua dari tiga anak tidak memiliki akses ke makanan terapeutik yang dibutuhkan untuk menyelamatkan hidup mereka,” kata pernyataan UNICEF.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: anak kurang gizibantuan pangankekurangan gizi akutkrisis pangan globalunicef
ShareTweetPin
Previous Post

Pemimpin Gereja Kecam Serangan Polisi Israel Terhadap Pelayat Shireen Abu Akleh

Next Post

Fadli Zon Minta Dubes Singapura Beri Penjelasan Soal Deportasi UAS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Kamis (05/11/2026) - 22:23 WIB
Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Kamis (05/11/2026) - 22:17 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.