Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Bertemu Delegasi AS, Taliban: Bangun Kepercayaan

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (01/08/2023) - 19:03 WIB
in INTERNASIONAL
0
Taliban  menegaskan kembali pentingnya membangun kepercayaan

#image_title

DOHA — Delegasi Amerika Serikat (AS) dan penguasa Afghanistan Taliban bertemu di ibu kota Qatar, Doha, pada Ahad dan Senin (30-31/7/2023). Dalam pertemuan ini membahas sejumlah masalah pelik antara kedua pihak yang bertikai sebelumnya, termasuk sanksi ekonomi, hak asasi manusia, dan daftar hitam beberapa pemimpin Taliban.

“Membangun kepercayaan antara kedua belah pihak, mengambil langkah praktis ke arah ini, menghapus daftar hitam dan sanksi, membebaskan simpanan bank Afghanistan, menjaga stabilitas ekonomi Afghanistan, memerangi narkoba dan hak asasi manusia dibahas,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Afghanistan dikutip dari Anadolu Agency.

Delegasi Afghanistan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Taliban Maulvi Amir Khan Muttaqi, termasuk perwakilan Kementerian Keuangan dan Bank Afghanistan, serta pejabat Kedutaan Besar Afghanistan. Sedangkan delegasi AS yang beranggotakan 15 orang dipimpin oleh Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Thomas West.

Pihak Afghanistan menegaskan kembali pentingnya membangun kepercayaan guna menghapus daftar hitam dan membuka cadangan bank negara itu. Dengan membuka cadangan dana itu dinilai akan membuat warga Afghanistan dapat membangun ekonomi mereka sendiri tanpa bantuan asing.

Menurut Kabul, bantuan kemanusiaan, perjalanan gratis ke Afghanistan, dan layanan konsuler yang menjangkau warga Afghanistan di manapun di dunia juga dibahas dalam pertemuan tersebut. Sedangkan menurut keterangan Departemen Luar Negeri AS, delegasi membahas keadaan ekonomi Afghanistan dan tantangan yang dihadapi sektor perbankan dengan perwakilan Bank Sentral Afghanistan dan Kementerian Keuangan Afghanistan.

“Pejabat AS mencatat data terbaru yang menunjukkan penurunan inflasi, pertumbuhan ekspor dan impor barang dagangan di Afghanistan pada tahun 2023, dan segera menyuarakan keterbukaan untuk dialog teknis mengenai masalah stabilisasi ekonomi,” ujar pernyataan Washington.

Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada 15 Agustus 2021, ketika pejabat pemerintah resmi yang didukung AS melarikan diri dari negara itu dan pasukan asing mundur. Sejak itu, AS memberlakukan sanksi terhadap pemerintah sementara Afghanistan. Sejak saat itu, negara-negara, termasuk AS, belum mengakui pemerintahan Afghanistan yang dipimpin Taliban.

“Pertemuan itu tidak menunjukkan adanya perubahan dalam kebijakan AS,” kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Vedant Patel dalam konferensi pers ketika ditanya tentang pertemuan itu.

“Kami telah sangat jelas bahwa kami akan terlibat dengan Taliban dengan tepat ketika itu adalah kepentingan kami untuk melakukannya. Ini tidak dimaksudkan sebagai indikasi pengakuan atau indikasi normalisasi atau legitimasi Taliban,” ujarnya.

Patel menjelaskan, pertemuan dengan Taliban ini sarana menyampaikan kekhawatiran tentang kemunduran di Afghanistan, termasuk pelanggaran hak asasi manusia terhadap perempuan dan anak perempuan. “Semua hal itu dan banyak lainnya terus menjadi perhatian besar AS,” ujarnya.

Sumber: Republika

Tags: pemerintahan talibanpertemuan taliban dan delegasi astalibantaliban bertemu delegasi as di qatartaliban dan astaliban dan as bertemu
ShareTweetPin
Previous Post

Ditlantas Polda Aceh Bakal Efektifkan ETLE dalam Penegakan Hukum

Next Post

BSI UMKM Center Harapan Baru Bagi Pelaku Usaha Mikro

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Minggu (19/04/2026) - 14:08 WIB
Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.