Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Benarkah NII Sumbar Tengah Siapkan Penggulingan Pemerintahan Jokowi Sebelum 2024?

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 07:18 WIB
in NASIONAL
0
Demo anti-Negara Islam Indonesia (NII) di Jakarta.

Densus 88 menyebut ada 1.125 anggota NII tersebar di Sumbar.

oleh Bambang Noroyono


Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menuding adanya rencana kelompok terorisme lokal, Negara Islam Indonesia (NII) yang akan menggulingkan pemerintahan resmi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum 2024. Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Densus 88, Komisaris Besar (Kombes) Aswin Siregar mengatakan hal tersebut, setelah satuan khusus antiterorisme itu, meringkus 16 orang anggota NII itu di wilayah Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu. 


“Barang bukti yang ditemukan menunjukkan sejumlah rencana yang tengah dipersiapkan oleh jaringan NII Sumatera Barat, yakni upaya melengserkan pemerintahan yang berdaulat,” begitu kata Aswin, dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/4/2022).


Namun, Aswin tak menjelaskan bukti-bukti yang dia maksud. Pun detail rencana yang Densus 88 dapatkan dari tudingan rencana menggulingkan pemerintahan tersebut. 


Aswin hanya mengatakan, dari penelusuran penyidik Densus 88, rencana NII Sumbar menggulingkan pemerintahan resmi itu, akan dilakukan sebelum 2024. Menurutnya, rencana tersebut akan dilakukan melalui aksi-aksi terorisme.


“Terdapat potensi-potensi ancaman dari rencana-rencana serangan teror yang tertuang dalam wujud perintah untuk mempersiapkan senjata-senjata tajam, dan para pandai besi,” begitu kata Aswin.


Densus 88, kata Aswin juga mendeteksi keberadaan NII di Sumbar yang kembali muncul untuk memperjuangkan paham-paham kepemimpinan Islam di Indonesia, dengan mengubah sistem pemerintahan menjadi syariah, dan khilafah. Paham-paham tersebut, dikatakan Aswin mengacu pada pola serupa NII 1960-an, pada era Kartosoewirjo.


Aswin mengatakan, dari penelusuran Densus 88, keberadaan NII ini, adalah salah satu kelompok terorisme lokal yang dinilai potensial menjadi ‘momok’ di masyarakat. Menurut dia, NII di Sumbar terbilang beranggotakan banyak orang dan terstruktur dalam merencanakan aksi, maupun organisasi.


Aswin mengungkapkan, dari hasil penyidikan yang dilakukan oleh satuan khusus antiteror Polri tersebut, tercatat ada sekitar 1.125 anggota NII yang tersebar di berbagai wilayah tersebut. Dikatakannya, NII berpusat di Sumbar, namun terstruktur sampai level kecamatan di berbagai wilayah.


“NII sudah tersebar masif di Jakarta, Tangerang, Jawa Barat, Bali, Sulawesi, Maluku, dan berbasis di Sumatera Barat,” ujar Aswin.


Aswin mengungkapkan, dari keterangan 16 anggota NII yang tertangkap, menyebutkan NII memiliki struktur sampai ke level terbawah, yang diistilahkan sebagai cabang di kecamatan, atau CV.


“Dengan anggota mencapai 1.125 orang anggota,” ujar Aswin.


Dari ribuan anggota tersebut, dikatakan dia, 400-an di antaranya adalah nama-nama yang anggota aktif pada kelompok tersebut. “Selebihnya merupakan anggota nonaktif, yang sudah berbaiat, tetapi belum aktif dalam keterlibatan dalam kegiatan NII,” ujar Aswin.


Tetapi, kata Aswin, di luar 400-an anggota aktif tersebut, sisanya diyakini dapat menjadi personel aktif yang siap untuk ditugaskan dalam kegiatan NII. 


 


 

 

 

Sumber: Republika

Tags: densus 88negara islam indonesianiiNII Sumatera Baratnii sumbarterorisme
ShareTweetPin
Previous Post

Vaksinasi Booster On The Street di Kota Bogor Berhadiah Emas

Next Post

Zelenskiy Sebut Rusia Mulai Serang Sisi Timur Ukaraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Hikayat Dangderia Kembali Dipentaskan di Abdya, Upaya Menghidupkan Sastra Lisan Aceh

Hikayat Dangderia Kembali Dipentaskan di Abdya, Upaya Menghidupkan Sastra Lisan Aceh

Rabu (15/07/2026) - 14:43 WIB
Kemenag Aceh Dorong Madrasah Jadikan Matamuda Fondasi Pembinaan Karakter

Kemenag Aceh Dorong Madrasah Jadikan Matamuda Fondasi Pembinaan Karakter

Senin (13/07/2026) - 16:19 WIB
Hari Pertama Matamuda, Kemenag Aceh Besar Ingatkan Larangan Perpeloncoan di Madrasah

Hari Pertama Matamuda, Kemenag Aceh Besar Ingatkan Larangan Perpeloncoan di Madrasah

Senin (13/07/2026) - 16:13 WIB
LPS Klaim Penjaminan Simpanan di Aceh Capai Rp46,79 Miliar

LPS Klaim Penjaminan Simpanan di Aceh Capai Rp46,79 Miliar

Senin (13/07/2026) - 16:07 WIB
Wali Kota Sabang Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Wali Kota Sabang Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Minggu (12/07/2026) - 16:54 WIB
PSSI Aceh Gratiskan Tiket Nonton Piala Soeratin U-17 hingga Final

PSSI Aceh Gratiskan Tiket Nonton Piala Soeratin U-17 hingga Final

Minggu (12/07/2026) - 16:52 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.