Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

AS Desak Rusia Keluar dari Keanggotaan Dewan HAM PBB

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (04/04/2022) - 21:30 WIB
in INTERNASIONAL
0
Logo PBB (ilustrasi)

Rusia berada di tahun kedua dari masa jabatan tiga tahun di dewan PBB.

 NEW YORK — Amerika Serikat (AS) akan meminta Majelis Umum PBB untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB). Ini didesak AS setelah Ukraina menuduh pasukan Rusia membunuh puluhan warga sipil di kota Bucha.


Duta Besar AS Linda Thomas-Greenfield pada Senin (4/4/2022) mengatakan, partisipasi Rusia di Dewan Hak Asasi Manusia adalah lelucon. “Dan itu salah, itulah sebabnya kami percaya inilah saatnya Majelis Umum PBB memilih untuk menghapusnya,” katanya.


Rusia berada di tahun kedua dari masa jabatan tiga tahun di dewan yang bermarkas di Jenewa yang beranggotakan 47 negara itu. Misi Moskow untuk PBB di New York tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai desakan AS ini.


Dewan HAM PBB tidak dapat membuat keputusan yang mengikat secara hukum. Namun keputusannya mengirimkan pesan politik yang penting dan dapat mengizinkan penyelidikan.


Dewan HAM PBB bulan lalu mengadakan penyelidikan atas dugaan pelanggaran hak, termasuk kemungkinan kejahatan perang, di Ukraina sejak invasi Rusia. Sekurangnya 32 anggota memberikan suara mendukung resolusi yang diajukan oleh Ukraina. Rusia dan Eritrea memberikan suara menentang. Sedangkan 13 negara lain, termasuk China, abstain.


Dua pertiga suara mayoritas oleh 193 anggota majelis di New York dapat menangguhkan sebuah negara bagian dari dewan HAM jika terus-menerus melakukan pelanggaran berat dan sistematis terhadap hak asasi manusia. Sejak invasi Ukraina dimulai pada 24 Februari, Majelis Umum PBB telah mengadopsi dua resolusi yang mengecam Rusia dengan setidaknya 140 suara ‘ya’. Moskow mengatakan sedang melakukan operasi militer khusus untuk menghancurkan infrastruktur militer Ukraina.


“Pesan saya kepada 140 negara yang dengan berani berdiri bersama adalah: gambaran dari Bucha dan kehancuran di seluruh Ukraina mengharuskan kita sekarang untuk mencocokkan kata-kata kita dengan tindakan,” kata Thomas-Greenfield yang tengah mengunjungi Rumania untuk melihat bagaimana mengatasi masuknya pengungsi Ukraina.


Wakil wali kota Bucha mengatakan sekitar 50 jasad yang ditemukan setelah pasukan Kremlin mundur. Ini, katanya adalah korban pembunuhan di luar proses hukum yang dilakukan oleh pasukan Rusia.


Reuters tidak dapat memverifikasi informasi itu secara independen. Pihak berwenang Ukraina mengatakan mereka sedang menyelidiki kemungkinan kejahatan perang di sana. Kremlin dengan tegas membantah tuduhan apapun terkait dengan pembunuhan warga sipil di kota itu.


AS mengatakan kejahatan perang telah dilakukan di Ukraina dan para ahli AS sedang mengumpulkan bukti untuk membuktikannya. Majelis Umum PBB sebelumnya telah menangguhkan sebuah negara dari Dewan Hak Asasi Manusia. Pada Maret 2011, dengan suara bulat menangguhkan Libya karena kekerasan terhadap pengunjuk rasa oleh pasukan yang setia kepada pemimpin saat itu Muammar Gaddafi.

Sumber: Republika

Tags: dewan ham pbbinvasi rusiaoperasi militer khususpbbrusia
ShareTweetPin
Previous Post

Tolak Pemecatan Terawan, Politikus Nasdem: IDI Dibubarkan Saja

Next Post

Taufik Dicopot dari Pimpinan DPRD, Riza: Beliau Sudah Senior, Diganti yang Muda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.