Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Inggris Tawari India Bantuan Bangun Jet Tempur Sendiri

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (22/04/2022) - 18:23 WIB
in INTERNASIONAL
0
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Inggris ingin menjauhkan India dari pengaruh Rusia.

NEW DELHI — Inggris akan menawarkan kerja sama pertahanan pada India, termasuk bantuan untuk mengembangkan jet tempurnya sendiri dan pengiriman peralatan militer yang lebih cepat. Tawaran itu akan disampaikan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kepada PM India Narendra Modi saat keduanya dijadwalkan bertemu pada Jumat.


Kedua pemimpin akan membahas berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan keamanan antara Inggris dan negara di Asia Selatan itu.


India membeli lebih dari separuh perangkat militernya dari Rusia. Sementara negara-negara Barat berusaha menjauhkan India dari Rusia. “Ini momen yang sangat menguntungkan dalam hubungan dan persahabatan antara dua negara demokrasi,” kata Johnson saat disambut Modi di istana presiden jelang pertemuan di hari terakhir kunjungan Johnson sejak Kamis.


“Saya tak berpikir hubungan itu pernah sebaik ini.”


Kunjungan Johnson mengikuti upaya yang dilakukan Amerika Serikat bulan lalu agar India menjauh dari Rusia dengan menawarkan lebih banyak penjualan alat pertahanan dan energi. Presiden AS Joe Biden menyebut India “agak goyah” bertindak terhadap Rusia.


Inggris berharap tawaran kerja sama keamanan lebih dekat dengan Barat itu akan mendorong India menjaga jarak dengan Rusia yang menginvasi Ukraina. India abstain dalam pemungutan suara di PBB yang mengutuk invasi itu dan tidak ikut menjatuhkan sanksi pada Moskow.


Inggris mengatakan akan mendukung rencana India membangun pesawat tempurnya sendiri untuk mengurangi biaya pengadaan militer yang mahal.India kini menggunakan jet-jet tempur buatan Rusia, Inggris dan Prancis. Inggris akan mengeluarkan izin ekspor umum terbuka ke India untuk mempersingkat waktu pengiriman produk-produk pertahanan.


“Hanya Uni Eropa dan Amerika Serikat yang memiliki izin tersebut saat ini,” kata juru bicara Johnson.


Tawaran itu juga akan mencakup latihan militer gabungan dan pertukaran perwira. Namun analis pesimis India mau mengalihkan pembeliannya.


“Produk Rusia Meski menyambut tawaran Inggris itu, India akan tetap mengandalkan peralatan militer Rusia, sebagian alasannya karena harganya lebih murah,” kata Mohan Guruswamy, direktur Pusat Alternatif Kebijakan di New Delhi.


“Tawaran Rusia ke India selalu disambut dengan tangan terbuka, (tapi) Inggris tidak menawari India apa pun yang diinginkan dan apa yang ditawarkan biasanya lebih mahal,” kata dia.


Johnson dan Modi juga akan membahas soal perdagangan ketika keduanya berupaya mencari kesepakatan dagang menjelang pemilihan umum di kedua negara pada 2024. Nilai perdagangan Inggris dengan India pada 2019 mencapai 23 miliar poundsterling (Rp427,25 triliun), jauh lebih kecil dari nilai perdagangan dengan negara tetangganya, Irlandia, yang berpenduduk 4 juta jiwa.


Namun, dengan populasi hampir 1,4 miliar penduduk atau terbesar kedua di dunia, India menawarkan pasar yang lebih luas.

sumber : Reuters/antara

Sumber: Republika

Tags: bantuan inggris indiabantuan militer inggrishubungan inggris indiainggris bantu indiainggris india
ShareTweetPin
Previous Post

Menkes Dorong Kepala Daerah Mengejar Imunisasi Dasar Lengkap

Next Post

Palestina Kritik Israel Batasi Akses Umat Kristen ke Gereja Makam Suci

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.