Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Polisi Sri Lanka Gunakan Peluru Tajam Bubarkan Demonstrasi

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (20/04/2022) - 11:58 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga Sri Lanka mengangkat ponsel mereka saat berjaga mengutuk penembakan polisi terhadap pengunjuk rasa di Rambukkana, 90 kilometer (55 mil) timur laut Kolombo, pada protes di luar kantor presiden di Kolombo, Sri Lanka, Selasa, 19 April 2022. Sri Polisi Lanka Selasa melepaskan tembakan ke sekelompok orang yang memprotes kenaikan harga bahan bakar baru, menewaskan satu orang dan melukai 10 lainnya, dalam penembakan pertama oleh pasukan keamanan selama berminggu-minggu demonstrasi atas krisis ekonomi terburuk negara itu dalam beberapa dasawarsa.

Satu pengunjuk rasa meninggal dunia dan 12 terluka dirawat di rumah sakit

 KOLOMBO — Polisi Sri Lanka menembakkan peluru tajam untuk membubarkan pengunjuk rasa pada Selasa (19/4/2022). Tindakan itu menewaskan satu orang dan melukai belasan lainnya.


Direktur Rumah Sakit Pendidikan Kegalle Mihiri Priyangani mengatakan, setidaknya satu pengunjuk rasa meninggal dunia dan 12 terluka dirawat di rumah sakit, termasuk dua dalam kondisi kritis. Jatuhnya korban jiwa ini terjadi setelah bentrokan pecah antara demonstran dan polisi di pusat kota Rambukkana.


Priyangani mengatakan, kematian pertama sejak protes yang sebagian besar damai dimulai bulan lalu  ini kemungkinan terjadi akibat tembakan. “Kami mencurigai luka tembak tetapi perlu pemeriksaan mayat untuk mengkonfirmasi penyebab pasti kematian,” katanya.


Juru bicara polisi Nalin Thalduwa mengatakan, kekerasan meletus setelah polisi meminta pengunjuk rasa untuk menjauh dari jalur kereta api utama yang telah petugas blokir selama berjam-jam “Untuk mengendalikan situasi, polisi menembaki para pengunjuk rasa,” katanya.


“Beberapa polisi yang terluka juga telah dirawat di rumah sakit. Polisi masih berada di daerah itu dan berusaha memulihkan ketenangan,” ujarnya.


Beberapa kelompok hak asasi dan diplomat asing menyerukan untuk menahan diri dan mengutuk kekerasan di Rambukkana. Polisi sebelumnya telah memberlakukan jam malam pada Selasa malam.


“Penyelidikan penuh dan transparan sangat penting dan hak rakyat untuk protes damai harus ditegakkan,” kata Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Sri Lanka Julie Chung.


Demonstrasi telah berkecamuk di negara kepulauan Asia Selatan berpenduduk 22 juta orang selama berminggu-minggu. Mereka menyuarakan kemarahan terhadap kesalahan penanganan ekonomi oleh pemerintah yang telah menyebabkan kekurangan kebutuhan pokok dan pemadaman listrik yang berkepanjangan.


Pemerintah sedang mencari bantuan untuk membantu menambah cadangannya dan menarik pembiayaan untuk membayar impor penting bahan bakar, makanan, dan obat-obatan.  Pembantu Menteri Keuangan Ali Sabry, Shamir Zavahir, mengatakan di Twitter bahwa Kolombo telah meminta pinjaman Dana Moneter Internasional (IMF) di bawah jendela instrumen keuangan cepat (RFI). Tindakan ini dimaksudkan untuk negara-negara yang membutuhkan dukungan neraca pembayaran yang mendesak untuk mengabulkan permintaan itu.


Kementerian Keuangan Sri Lanka menyatakan, IMF kemudian memberi tahu Menteri Sabry bahwa India juga telah membuat perwakilan atas nama Sri Lanka untuk RFI. “Telah dikomunikasikan bahwa IMF akan mempertimbangkan permintaan khusus yang dibuat meskipun berada di luar keadaan standar untuk penerbitan RFI,” katanya.


Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengonfirmasi melalui Twitter setelah pertemuan dengan Sabry pada Selasa. Keduanya membahas tindakan kebijakan dan akan bekerja sama untuk memetakan jalur menuju pemulihan di Sri Lanka.


Sabry pada awal April menyatakan, Sri Lanka membutuhkan 3 miliar dolar AS dalam beberapa bulan mendatang dari berbagai sumber termasuk IMF, Bank Dunia, dan India untuk mencegah krisis. India dan China telah memberikan dukungan keuangan miliaran dolar ke Sri Lanka saat Sabry bertemu dengan mitranya dari India Nirmala Sitharaman di sela-sela pembahasan IMF.


Kedua belah pihak menyatakan sepakat untuk memperdalam kerja sama. “India akan mendukung penuh pertimbangan Sri Lanka dengan IMF, terutama atas permintaan khusus yang dibuat untuk mempercepat fasilitas dana yang diperpanjang,” kata kantor Sabry mengutip pertemuannya dengan Sitharaman.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: aksi protes sri lankabentrokan sri lankakrisis ekonomikrisis ekonomi sri lankakrisis energisri lankaunjuk rasa sri lanka
ShareTweetPin
Previous Post

IMF: Tidak ada Rebound Ekonomi Rusia

Next Post

Delegasi Pertemuan G20 akan Protes Soal Keikutsertaan Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.