Selasa, April 28, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

AS akan Bertindak Tegas Terhadap Uji Coba Rudal Korut

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (18/04/2022) - 19:50 WIB
in INTERNASIONAL
0
Perwakilan Khusus AS untuk Korea Utara, Sung Kim, kiri, berbicara saat Perwakilan Khusus Korea Selatan untuk Urusan Perdamaian dan Keamanan Semenanjung Korea Noh Kyu-duk mendengarkan saat pengarahan di Kementerian Luar Negeri di Seoul, Korea Selatan, Senin, 18 April 2022.

Kedatangan Kim bertepatan dengan dimulainya latihan militer gabungan Korsel dan AS.

 WASHINGTON — Utusan Amerika Serikat (AS) untuk Korea Utara, Sung Kim, mengatakan, Washington akan bertindak tegas dalam menanggapi serangkaian uji peluncuran rudal Korea Utara. Kim dan wakilnya, Jung Pak, bertemu dengan pejabat Korea Selatan, termasuk utusan nuklir Noh Kyu-duk, setelah tiba di Seoul pada Senin (18/4/2022) pagi dalam kunjungan selama lima hari.


“Kami prihatin dengan tindakan eskalasi Korea Utara, dan kami akan terus bekerja sama untuk menanggapi secara bertanggung jawab dan tegas terhadap perilaku provokatif,” kata Kim kepada Noh saat pembicaraan mereka dimulai.


Kedatangan Kim bertepatan dengan dimulainya latihan militer gabungan tahunan sembilan hari oleh pasukan AS dan Korea Selatan. Latihan tersebut terdiri dari pelatihan pos komando pertahanan menggunakan simulasi komputer, dan tidak akan melibatkan manuver lapangan oleh pasukan.


Kim mengatakan, AS terbuka untuk berbicara dengan Korea Utara kapan saja dan tanpa prasyarat. Tetapi Pyongyang sejauh ini menolak tawaran itu, dan menuduh Washington mempertahankan kebijakan bermusuhan seperti sanksi serta latihan militer.


Media Korea Selatan melaporkan bahwa Kim juga diperkirakan akan bertemu dengan tim transisi untuk Presiden terpilih Yoon Suk-yeol, yang akan menjabat pada Mei mendatang. Seorang juru bicara tim transisi pemerintah mengatakan, sejauh ini tidak ada pertemuan yang dikonfirmasi antara Yoon dan Kim. Kim juga mengatakan  bahwa Washington berharap dapat bekerja sama dengan tim Yoon.


Korea Utara telah mengutuk latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan, sebagai latihan untuk perang. Latihan gabungan itu telah dikurangi dalam beberapa tahun terakhir, di tengah upaya untuk melibatkan Pyongyang dalam diplomasi, dan karena pembatasan Covid-19.  


Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memantau uji coba senjata berpemandu taktis jenis baru pada Ahad (17/4). Kantor berita negara, KCNA melaporkan, senjata ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan nuklir Korea Utara.


Menurut pejabat AS dan Korea Selatan, laporan itu muncul di tengah pertanda bahwa, Korea Utara dapat segera melanjutkan uji coba nuklir. Terutama setelah Kim melanggar moratorium pengujian rudal balistik antarbenua (ICBM). Bulan lalu Korea Utara meluncurkan uji coba ICBM. 


Militer Korea Selatan pada Ahad telah mendeteksi dua proyektil yang diluncurkan pada Sabtu (16/4/2022) dari pantai timur Utara menuju laut. Proyektil terbang sekitar 110 kilometer, dengan puncak 25 kilometer dan kecepatan maksimum kurang dari 4 Mach. Hal ini menunjukkan bahwa, senjata tersebut adalah rudal jarak pendek.


Laporan KCNA tidak memberikan rincian tentang peluncuran itu, tetapi mengaitkannya dengan tujuan nuklir Korea Utara. “Sistem senjata berpemandu taktis tipe baru sangat penting dalam meningkatkan daya tembak unit artileri jarak jauh garis depan secara drastis, dan meningkatkan efisiensi dalam pengoperasian nuklir taktis,” kata KCNA.


Menurut laporan KCNA, Kim memberikan instruksi penting untuk lebih membangun kemampuan pertahanan dan kekuatan tempur nuklir negara. Korea Utara telah mengembangkan rudal balistik jarak pendek (SRBM). Menurut para analis, SRBM dirancang untuk menghindari pertahanan rudal dan menyerang sasaran di Selatan.


Rekan senior di Carnegie Endowment for International Peace yang berbasis di AS, Ankit Panda, mengatakan, senjata itu tampaknya merupakan sistem pengiriman senjata nuklir taktis pertama Korea Utara. Panda mengutip indikasi pekerjaan untuk memulihkan situs uji coba nuklir Punggye-ri di Korea Utara. 


“Anda tidak harus terlalu imajinatif untuk menyatukan dua ini,” kata Panda.


Pejabat AS dan Korea Selatan telah mencatat aktivitas di situs Punggye-ri yang bisa menjadi persiapan untuk uji coba nuklir. Pada awal 2017, Badan Intelijen Pertahanan AS menilai bahwa, Korea Utara mampu membuat miniatur senjata nuklir di seluruh spektrum misilnya, dari SRBM hingga ICBM.


Pada Januari 2021, Kim mengatakan, Korea Utara mampu meminimalkan, meringankan dan menstandarisasi senjata nuklir. Korea Utara juga dapat menjadikannya sebagai senjata taktis. Dia juga menguraikan tujuan mengembangkan senjata lain seperti rudal hipersonik dan satelit mata-mata, yang telah diuji tahun ini. 


Pakar Korea Utara di Center for a New American Security yang berbasis di AS, Duyeon Kim, mengatakan, tindakan Korea Utara ini diambil sebagai protes terhadap latihan militer gabungan AS-Korea Selatan. Pyongyang telah lama mengecam latihan militer gabungan itu sebagai latihan perang.


Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, mengatakan, Amerika Serikat dan Korea Selatan berencana untuk meluncurkan latihan musim semi tahunan pada Senin (18/4/2022), dan berlangsung selama sembilan hari. Pada Sabtu (16/4/2022), Divisi Infanteri ke-2 AS, yang berbasis di Korea Selatan, membagikan foto-foto pasukan yang melakukan uji coba sistem roket multi-peluncuran. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: korea selatankorea utaralatihan gabungan as korseluji coba nuklir korutuji coba rudal korututusan as tiba di korsel
ShareTweetPin
Previous Post

Anggota Grup Musik Debu yang Meninggal di Tol akan Dibawa ke Malaysia

Next Post

Presiden Sri Lanka Tunjuk 17 Menteri Baru untuk Atasi Krisis Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Selasa (28/04/2026) - 13:43 WIB
Aceh–UEA Perkuat Kerja Sama Investasi, Perdagangan hingga Penerbangan

Aceh–UEA Perkuat Kerja Sama Investasi, Perdagangan hingga Penerbangan

Selasa (28/04/2026) - 13:00 WIB
BNNP Aceh–FISIP UIN Tanda Tangan MoA: Integrasi Ilmu dan Aksi Lawan Narkoba di Aceh

BNNP Aceh–FISIP UIN Tanda Tangan MoA: Integrasi Ilmu dan Aksi Lawan Narkoba di Aceh

Selasa (28/04/2026) - 12:56 WIB
Podcast BERBISIK BBPOM Aceh Soroti Bahaya Obat Ilegal dan Vape di Kalangan Remaja

Podcast BERBISIK BBPOM Aceh Soroti Bahaya Obat Ilegal dan Vape di Kalangan Remaja

Selasa (28/04/2026) - 12:51 WIB
Gubernur Mualem Hadiri Peluncuran InnoFood 2026: Dorong Petani Berdaya melalui Inovasi

Gubernur Mualem Hadiri Peluncuran InnoFood 2026: Dorong Petani Berdaya melalui Inovasi

Selasa (28/04/2026) - 12:47 WIB
Aliansi Buruh Aceh Siapkan Aksi May Day 2026, Soroti Isu Outsourcing hingga Upah Layak

Aliansi Buruh Aceh Siapkan Aksi May Day 2026, Soroti Isu Outsourcing hingga Upah Layak

Senin (27/04/2026) - 22:06 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.