Senin, November 2, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Presiden Sri Lanka Tunjuk 17 Menteri Baru untuk Atasi Krisis Ekonomi

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (18/04/2022) - 19:54 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga Sri Lanka menyambut fajar tahun baru Sinhala dan Tamil di lokasi protes dekat kantor presiden di Kolombo, Sri Lanka, Kamis, 14 April 2022. Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa menunjuk 17 menteri baru pada Senin (18/4/2022).

Hanya lima anggota kabinet sebelumnya yang dilantik lagi menjadi menteri.

 KOLOMBO — Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa menunjuk 17 menteri baru pada Senin (18/4/2022). Hanya lima anggota kabinet sebelumnya yang dilantik lagi, sementara sebagian besar menteri lainnya dialokasikan untuk anggota partai yang berkuasa Sri Lanka, Podujana Peramuna.


Di antara mereka yang tidak diangkat kembali dari kabinet sebelumnya adalah dua saudara presiden yaitu Basil Rajapaksa dan Chamal Rajapaksa, serta putra perdana menteri, Namal Rajapaksa. Sementara kakak laki-laki presiden, Mahinda Rajapaksa tetap menjabat sebagai perdana menteri.


“Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menempatkan perekonomian pada jalur yang benar dan membangun negara yang dapat mewujudkan aspirasi generasi muda,” kata Presiden Rajapaksa.


Salah urus ekonomi oleh pemerintah telah melemahkan keuangan publik Sri Lanka. Situasinya diperburuk oleh pemotongan pajak yang diberlakukan oleh pemerintahan Rajapaksa setelah menjabat pada 2019. Sejak menjabat sebagai presiden, banyak anggota keluarga Rajapaksa yang menempati posisi teratas pemerintah. Para pengunjuk rasa dan oposisi telah mendesak Rajapaksa dan keluarganya mundur dari pemerintahan.


Sri Lanka mengalami pemadaman listrik berkepanjangan, termasuk kekurangan bahan bakar dan obat-obatan. Hal ini dipicu oleh jatuhnya cadangan devisa Sri Lanka yang telah menghentikan impor kebutuhan pokok, sehingga menyebabkan protes harian di ibu kota komersial, Kolombo. Dalam pidato di depan kabinet barunya, Presiden Rajapaksa mengatakan, dia akan mencari solusi untuk masalah Sri Lanka termasuk melalui kemungkinan perubahan konstitusi.


“Saya siap mendukung parlemen tentang perubahan konstitusi yang harus dilakukan,” kata Rajapaksa.


Ribuan warga Sri Lanka menggelar aksi protes di luar kantor presiden di Kolombo selama lebih dari seminggu. Mereka menuntut agar Rajapaksa mengundurkan diri.  


Awal bulan ini, Rajapaksa membubarkan kabinetnya dan mengundang semua partai di parlemen untuk membentuk pemerintah persatuan. Tetapi kelompok oposisi dan anggota aliansi yang berkuasa menolak gagasan itu.  


Pemerintah memulai pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) pada Senin untuk program pinjaman. Para analis telah menandai ketidakstabilan politik sebagai risiko bagi Sri Lanka untuk menemukan jalan keluar dari gejolak keuangan. 


Sektor-sektor utama ekonomi, khususnya pariwisata telah terpukul oleh pandemi Covid-19. Pekan lalu, bank sentral Sri Lanka mengatakan secara sepihak menangguhkan pembayaran utang luar negeri, dan menggunakan cadangan devisa sekitar 1,93 miliar dolar AS untuk mengimpor barang-barang penting.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: harga bbm sri lankakrisis ekonomikrisis ekonomi sri lankakrisis energi sri lankarajapaksasri lankasri lanka lantik menteri baru
ShareTweetPin
Previous Post

AS akan Bertindak Tegas Terhadap Uji Coba Rudal Korut

Next Post

Polisi Tangkap Terduga Penyebar Video Soal Ibu Lukai Anak Saat Bangunkan Sahur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

UIN Ar-Raniry Gandeng Pijar Foundation Perkuat Pendidikan Inklusif

UIN Ar-Raniry Gandeng Pijar Foundation Perkuat Pendidikan Inklusif

Senin (02/11/2026) - 21:23 WIB
Regulasi Vape Dinilai Tidak Hanya Soal Cukai. Foto:   Vape (ilustrasi)

Seluruh Personel Polri Dilarang Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi

Senin (02/11/2026) - 21:19 WIB
28 Jurnalis Lulus UKJ AJI Angkatan 110 di Banda Aceh

28 Jurnalis Lulus UKJ AJI Angkatan 110 di Banda Aceh

Senin (02/11/2026) - 16:48 WIB
Buka Jambore Kader PKK Aceh Jaya, Kak Na: Kader Aktif, Masyarakat Berjaya

Buka Jambore Kader PKK Aceh Jaya, Kak Na: Kader Aktif, Masyarakat Berjaya

Senin (02/11/2026) - 16:03 WIB
Wamen Komdigi Dorong Perguruan Tinggi Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem AI

Wamen Komdigi Dorong Perguruan Tinggi Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem AI

Senin (02/11/2026) - 16:00 WIB
BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1 di Aceh Utara

BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1 di Aceh Utara

Senin (02/11/2026) - 15:02 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.