Rabu, April 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Pimpinan MPR RI Tegaskan Negara Hadir untuk Pemulihan Aceh Pascabencana

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (11/02/2026) - 14:06 WIB
in DAERAH
0
Pimpinan MPR RI Tegaskan Negara Hadir untuk Pemulihan Aceh Pascabencana

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Banda Aceh. Foto: Humas MPR

Banda Aceh – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menegaskan komitmen penuh negara dalam mempercepat pemulihan Aceh pascabencana sebagai prioritas nasional. Selain itu pembangunan kembali Aceh bukan sekadar pemulihan infrastruktur, melainkan manifestasi nyata dari solidaritas kebangsaan yang menempatkan Aceh sebagai pilar krusial bagi keutuhan Indonesia.

Hal itu ditegaskan Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani di pertemuan silaturahmi Pimpinan MPR RI dalam penyerahan bantuan untuk korban bencana untuk delapan kabupaten di Aceh, di Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh, Selasa (10/2/2026).

Untuk diketahui, para wakil ketua MPR RI hadir dalam pertemuan ini yaitu Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, serta Abcandra Muhammad Akbar Supratman.

Tidak hanya itu Menteri Dalam Negeri RI sekaligus Kepala Satuan Tugas Percepatan Pembangunan dan Pemulihan Pascabencana wilayah Sumatera, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh Muhammad Tito Karnavian. Kemudian juga Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar.

Kemudian turut hadir jajaran perwakilan Fraksi Gerindra MPRI RI, T.A. Khalid, Sugiat Santoso, dan M. Husni. Adapun dari Fraksi PDIP MPR RI yakni Sonny Tri Danaparamita, dari Fraksi Demokrat MPR RI Anton Sukartono S. dan dari Sekretariat Fraksi PAN MPR RI, Muhammad Hoerudin A.

Tidak hanya itu, turut serta Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Paul Liyanto, Plt. Sekeretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, bersama jajarannya yakni, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, dan Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR RI, Agus Subagyo.

Ahmad Muzani menegaskan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif antara Pimpinan MPR RI dengan Gubernur Aceh terkait berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat akibat bencana besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di penghujung November 2025 lalu.

“Apa yang terjadi di Aceh adalah peristiwa yang juga melukai hati kami semua. Aceh adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sakit Aceh adalah sakit kita bersama, dan bencana Aceh adalah bencana kita semua,” tegas Ahmad Muzani dihadapan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan para kepala daerah kabupaten di Provinsi Aceh.

Ia menyampaikan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga telah menggambarkan kondisi yang dihadapi saat ini sebagai “tsunami kedua”, mengingat besarnya dampak sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang harus ditangani. Salah satu usulan penting yang disampaikan adalah pembentukan badan rekonstruksi dan rehabilitasi khusus, sebagaimana pascatsunami Aceh sebelumnya, guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Ia juga mengungkapkan, seluruh pokok pikiran dan aspirasi Pemerintah Provinsi Aceh telah disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia dan mendapat respons positif.

“Komitmen DPR RI dan Pemerintah Pusat sudah sangat jelas. Kami akan terus mengawalnya melalui fraksi dan komisi terkait, sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Para pimpinan MPR RI juga menerima paparan Wakil Gubernur Aceh serta laporan Kepala Satuan Tugas Penanganan Bencana terkait perkembangan penanganan di lapangan. Ahmad Muzani menyampaikan apresiasi atas kerja keras TNI, Polri, BNPB, dan seluruh jajaran pemerintah.

“Kami bangga atas kerja keras seluruh aparat dan pemerintah. Hingga saat ini hampir 99 persen listrik di Aceh telah kembali menyala, dan akses jalan serta jembatan yang sempat terputus terus dipulihkan,” kata Ahmad Muzani.

Di bidang kesehatan, lanjut Ahmad Muzani, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan terus memastikan pelayanan rumah sakit dan puskesmas tetap berjalan bagi masyarakat terdampak. Seluruh langkah tersebut dilakukan atas arahan langsung Presiden RI yang bertekad membangun kembali Aceh secara menyeluruh, bahkan lebih baik dari kondisi sebelum bencana.

Tradisi Meugang

Dengan keterbatasan yang ada, Pemerintah Provinsi Aceh diketahui tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pangan dalam menjalankan tradisi Meugang agar masyarakat tetap bersukacita dalam menyambut Ramadan. Terlebih tradisi tersebut juga sudah sangat mengakar kuat di masyarakat Aceh sejak ratusan tahun lalu, pimpinan MPR RI pun tegas untuk mendukung hal tersebut dengan memastikan kebutuhan pangan.

“Kami berdiskusi mengenai prioritas bantuan yang dapat diberikan, apakah dalam bentuk kebutuhan pangan Meugang atau kebutuhan ibadah seperti sajadah, sarung, mukena, kerudung, pakaian, hingga Al-Qur’an. Dengan keterbatasan yang ada, Pemerintah Provinsi Aceh memutuskan untuk memprioritaskan pelaksanaan Meugang terlebih dahulu,” tuturnya.

Selain itu, Ahmad Muzani mencatat sejumlah persoalan lain yang akan diperjuangkan, seperti pelonggaran pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui sistem barcode untuk mendukung operasional alat berat, keterbatasan ternak akibat bencana, serta keberlanjutan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi sekitar 500 ribu warga Aceh.

Sebagai bentuk kepedulian konkret, Pimpinan MPR RI menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 15.000 paket sembako berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan kesehatan, serta 15.000 paket ibadah yang terdiri atas Al-Qur’an dan perlengkapan salat. Bantuan tersebut disalurkan kepada delapan kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh.

Lebih rinci, bantuan tersebut yaitu 15.000 paket sembako dan 15.000 paket ibadah yang terbagi untuk delapan kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

“Kami ingin memastikan masyarakat Aceh tidak merasa sendirian. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota akan terus bergandengan tangan. Kami optimistis Aceh akan bangkit dan menjadi lebih baik,” ujar Muzani.

Untuk diketahui para pimpinan MPR RI dan jajarannya hadir tiba di Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda pada Selasa (10/2/2026) pagi, sekitar pukul 9.11 waktu setempat menggunakan pesawat TNI AU, yang kemudian disambut oleh tarian tradisional khas Aceh, Tari Ranup Lampuan oleh Sanggar Wareh Budaya.

Rangkaian kunjungan pimpinan MPR RI kemudian diakhiri dengan pertemuan bersama para ulama Aceh di Pondok Pesantren Mahyal Ulum Sibireh, Aceh Besar.

Kehadiran Pimpinan MPR RI di Tanah Rencong bukan sekadar seremoni formal kenegaraan, melainkan langkah kaki persaudaraan untuk menjemput harapan yang sempat terpuruk. Di sela-sela dentum doa yang merayap di langit Aceh, terselip janji bahwa fajar pemulihan akan segera menyingsing.

Sebagaimana Tari Ranup Lampuan yang menyambut dengan kemuliaan, komitmen negara ini menjadi simbol bahwa meski bencana melukai raga Aceh, namun semangat kebangsaan tetap menjaga nyala api kebangkitannya agar tak padam ditelan duka.[]

Tags: acehahmad muzanibencana acehmpr riPemerintah Aceh
ShareTweetPin
Previous Post

Tim Falakiyah Kemenag Aceh: 1 Ramadan 1447 H Diperkirakan Kamis, 19 Februari

Next Post

Prabowo Kucurkan Rp72,75 Miliar untuk Sapi Meugang Aceh, Sejarawan: Bukti Negara Hadir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Aceh Buka BAA Talks, Dorong Sinergi Kepemimpinan dan Inovasi Generasi Muda

Sekda Aceh Buka BAA Talks, Dorong Sinergi Kepemimpinan dan Inovasi Generasi Muda

Rabu (22/04/2026) - 21:26 WIB
Garuda Siapkan Mitigasi Antisipasi Keterbatasan Slot Penerbangan di Bandara Arab Saudi

Jemaah Haji Tertua Aceh 101 Tahun, Termuda 15 Tahun Siap Berangkat

Rabu (22/04/2026) - 21:23 WIB
Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Rabu (22/04/2026) - 14:01 WIB
Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.