Jakarta – Sejarawan nasional M. Adli Abdullah, mengapresiasi kepedulian Presiden Prabowo Subianto yang telah transfer sekitar Rp72 miliar lebih ke pemerintah daerah untuk membeli sapi meugang (punggahan) puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Menurut Adli, bantuan sapi meugang tersebut merupakan permohonan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem yang mengusulkan kepada Prabowo untuk korban terdampak bencana di Tanah Rencong.
Ia menilai, bahwa pembelian 1.455 sapi menjadi bukti bahwa negara hadir di Aceh yang paling parah terdampak bencana banjir dan longsor dibandingkan Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
“Dalam aspek sejarah, Sultan Aceh berkewajiban memberikan daging meugang kepada rakyat jelang puasa atau hari besar lain. Penulis asing menulis ratusan sapi disembelih di depan Masjid Raya Baiturrahman dan rakyat bersukacita,” kata Adli dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Adli menuturkan, Prabowo telah mengirim uang ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing 19 kabupaten dan kota yang terdampak banjir dan longsor. Setiap desa mendapatkan Rp50 juta yang bisa dibeli dua ekor sapi dan sisanya bisa untuk beli bumbu masak.
“Bupati dan wali kota segera kirim uang ke sekitar 1.500 desa yang terdampak banjir. Transparan agar tidak ada masalah pada uang meugang tersebut. Uang meugang ini adalah salah satu bukti negara hadir di wilayah bencana,” ujar Adli.
Adapun 19 kabupaten dan kota yang menerima uang meugang itu yakni Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan termasuk Simeulue, yang pada waktu bersamaan bencana hidrometeorologi Simeulue mengalami gempa bumi yg mengakibatkan beberapa kerusakan yg dialami masyarakat.
“Daerah terbanyak menerima sapi yaitu Aceh Utara (391 sapi), disusul Aceh Tamiang (210 sapi), dan yang paling sedikit Simeulue (5 sapi) dengan total seluruh sapi yakni 1.455 ekor,” pungkasnya.[]








