Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Turki Kembali Deteksi Ranjau Terapung di Laut Hitam

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 10:09 WIB
in INTERNASIONAL
0
Operasi netralisasi ranjau laut (ilustrasi)

Turki kembali mendeteksi ranjau laut terapung ketiga di Laut Hitam.

ANKARA — Turki kembali mendeteksi ranjau laut terapung ketiga di Laut Hitam. Kementerian Pertahanan mengatakan, tim penyelam militer telah berupaya untuk menjinakkan ranjau tersebut.

Dilansir Middle East Monitor, Kamis (7/4/2022), Turki menemukan rudal yang terapung di Laut Hitam, sejak Rusia melakukan operasi militer khusus di Ukraina. Pejabat kelautan mengatakan, ranjau terapung di rute pelayaran utama Laut Hitam dapat membahayakan kapal dagang yang berlayar di wilayah tersebut. Pemerintah harus memastikan perjalanan yang aman untuk menjaga rantai pasokan tetap berjalan.

Ukraina dan Rusia telah saling tuduh terkait ranjau terapung yang ditemukan di Laut Hitam. Pada akhir Maret, tim penyelam militer Turki dan Rumania menjinakkan ranjau liar di sekitar perairan mereka.

Maret lalu, militer Turki telah menonaktifkan sebuah ranjau bawah laut yang hanyut dari Laut Hitam. Sebelumnya Rusia memperingatkan bahwa, beberapa ranjau telah hanyut dari pelabuhan Ukraina.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan, ranjau pertama kali ditemukan oleh nelayan di Selat Bosphorus. Itu merupakan jenis ranjau lama. Akar telah menghubungi pihak berwenang Rusia dan Ukraina tentang penemuan ranjau tersebut. Proses menonaktifkan ranjau itu menimbulkan ledakan yang cukup keras. Ledakan itu terdengar di utara Istanbul.

“Ranjau itu adalah jenis lama, dan telah dinetralisir oleh tim kami, dan pasukan angkatan laut melanjutkan pekerjaan mereka,” kata Akar, dilansir Aljazirah, Senin (28/3).

 

Lalu lintas maritim di Selat Bospharus sempat ditutup untuk sementara, ketika militer sedang menonaktifkan ranjau. Selat tersebut telah dibuka kembali setelah dipastikan aman, dan berkoordinasi dengan penjaga pantai serta pasukan angkatan laut Turki.

Sebelumnya penjaga pantai mengatakan, lalu lintas kapal dua arah telah dihentikan setelah sebuah kapal komersial sipil mendeteksi objek seperti ranjau. Penjaga pantai telah memperingatkan kapal untuk menjauh dari benda bundar yang terombang-ambing di ombak. Tim penyelam kemudian bergerak untuk menyelidiki.

Turki memiliki perbatasan di Laut Hitam dengan Rusia dan Ukraina. Badan intelijen utama Rusia mengatakan, beberapa ranjau hanyut ke laut setelah putus dari kabel di dekat pelabuhan Ukraina. Klaim ini dibantah oleh Ukraina, yang menyebutnya sebagai disinformasi dan upaya untuk menutup bagian laut.

Laut Hitam adalah lalu lintas pengiriman utama untuk biji-bijian dan produk minyak. Laut Hitam terhubung ke Marmara dan kemudian laut Mediterania melalui Bosphorus, yang mengalir melalui jantung Istanbul, dan Selat Dardanelles di barat laut Turki. Beberapa negara yang memiliki perbatasan di Perairan Laut Hitam antara lain Bulgaria, Rumania, Georgia, Turki, serta Ukraina dan Rusia.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: laut hitamranjau lautranjau laut di laut hitamranjau laut rusiaranjau laut terapungturki deteksi ranjau laut
ShareTweetPin
Previous Post

Polrestro Bekasi Tetapkan Dua Tersangka Tawuran Sarung Berujung Maut

Next Post

5.000 Warga Mariupol Telah Tewas Akibat Serangan Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Perluasan Basis Pajak Harus Dimulai dari Memulihkan Keadilan

Perluasan Basis Pajak Harus Dimulai dari Memulihkan Keadilan

Jumat (26/06/2026) - 22:33 WIB
Membongkar Ilusi Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Perluasan Basis Pajak

Membongkar Ilusi Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Perluasan Basis Pajak

Jumat (26/06/2026) - 17:29 WIB
Arsitektur Perluasan Basis Pajak di Altar Ketidakpastian Global

Arsitektur Perluasan Basis Pajak di Altar Ketidakpastian Global

Jumat (26/06/2026) - 17:25 WIB
Perluasan Basis Pajak sebagai Proyek Keadilan, Bukan Sekadar Proyek Fiskal

Perluasan Basis Pajak sebagai Proyek Keadilan, Bukan Sekadar Proyek Fiskal

Jumat (26/06/2026) - 17:22 WIB
Lebaran Yatim, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Yatim dan Difabel

Lebaran Yatim, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Yatim dan Difabel

Kamis (25/06/2026) - 13:52 WIB
ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

Selasa (23/06/2026) - 23:08 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.