Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Terobosan! Ilmuwan Identifikasi Macan Tutul Lewat Auman dengan Akurasi 93%

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (07/01/2025) - 16:12 WIB
in DAERAH
0
Terobosan! Ilmuwan Identifikasi Macan Tutul Lewat Auman dengan Akurasi 93%

#image_title

  • Ilmuwan mengembangkan metode menggunakan rekaman vokalisasi macan tutul untuk mengidentifikasi individu dengan akurasi 93%, melengkapi cara sebelumnya yang bergantung pada pola bintik di kulit.
  • Penelitian di Tanzania menggunakan 64 kamera jebak dan 50 perangkat perekam CARACAL berhasil mengaitkan suara macan tutul dengan individu tertentu melalui analisis roar unik mereka.
  • Menggunakan bioakustik sebagai alternatif teknologi mahal seperti kalung GPS, metode ini membuka peluang penelitian perilaku hewan dan kepadatan populasi yang lebih murah dan efektif.
  • Peneliti menilai kombinasi teknologi ini dapat memperkaya data ekosistem dan mempercepat upaya konservasi macan tutul, terutama di area sulit dijangkau.

Mengidentifikasi individu satwa liar di habitat alami mereka adalah tugas yang rumit dan memakan waktu. Hal ini semakin sulit jika hewan tersebut menjalani gaya hidup soliter, seperti macan tutul, atau aktif di malam hari, serta tinggal di area yang sulit dijangkau. Sebelumnya, identifikasi macan tutul dapat dilakukan dengan mengamati pola unik pada bintik-bintik di kulitnya. Namun, para ilmuwan kini menemukan cara yang lebih efisien dan akurat untuk mengidentifikasi macan tutul menggunakan vokalisasi mereka.

Inovasi ini telah diuji di Taman Nasional Nyerere, Tanzania bagian selatan. Dalam penelitian yang berlangsung antara 20 September hingga 20 November 2023, tim ilmuwan memasang 64 stasiun kamera jebak untuk menangkap gambar macan tutul di taman nasional tersebut. Selain itu, di 50 stasiun, mereka juga memasang perangkat perekam otomatis bernama CARACAL, yang dilengkapi dengan empat mikrofon untuk merekam vokalisasi macan tutul.

Dalam 23 kejadian, macan tutul mengeluarkan suara dalam 10 menit setelah difoto, mencakup 14 individu. Gambar 1: Jonathan Growcott

Penelitian yang telah terbit di Remote Sensing In Ecology And Conservation ini menemukan bahwa suara macan tutul memiliki ciri khas yang unik. Roar mereka terdiri dari tiga tahap, termasuk bagian awal dan bagian akhir yang disebut “ruffs”. Untuk memastikan korelasi antara suara dan individu tertentu, tim hanya menganalisis data di mana macan tutul mengeluarkan suara dalam 10 menit setelah tertangkap kamera.

Baca Juga: Riset: Wilayah yang Masih Ada Macan Tutul Jawa, Ada Keragaman dan Kelimpahan Satwa

Tingkat Akurasi Metode ini Hingga 93,1%

Dari 191 foto macan tutul yang diambil kamera jebak, tim berhasil mengidentifikasi 42 individu berbeda. Dalam 23 kejadian, macan tutul mengeluarkan suara dalam 10 menit setelah difoto, mencakup 14 individu. Namun, karena adanya kendala teknis dan pengecualian dalam analisis, tim akhirnya menggunakan data dari tujuh macan tutul, 26 rangkaian suara, dan 217 roar individu. 

Menggunakan kontur frekuensi dasar (“fundamental frequency contour”) dari bagian kedua roar macan tutul, para peneliti mampu mengenali individu hanya berdasarkan suara mereka dengan tingkat akurasi hingga 93,1 persen. Penelitian ini merupakan survei skala besar pertama yang menggabungkan kamera jebak dan perekam otomatis untuk karnivora besar di Afrika. Temuan ini dipandang sebagai langkah awal yang penting dalam pemanfaatan bioakustik untuk konservasi macan tutul. Selain menjadi alternatif yang lebih hemat biaya dibandingkan pelacakan menggunakan kalung GPS atau observasi langsung, metode ini membuka peluang baru dalam penelitian populasi dan perilaku hewan.

Baca Juga: Macan Tutul Salju, Hantu Penguasa Pegunungan Himalaya

Masa depan identifikasi satwa dengan metode akustik

Vokalisasi macan tutul yang dapat direkam dan dihubungkan dengan individu tertentu menawarkan cara yang murah namun sangat akurat untuk mengidentifikasi hewan ini. Tim peneliti percaya bahwa ini adalah contoh pertama deteksi macan tutul menggunakan perangkat perekam otomatis, yang juga menunjukkan jangkauan deteksi yang lebih luas dibandingkan metode tradisional.

Baca juga: Macan Tutul Jawa, Sang “Penjaga” Hutan yang Semakin Terdesak Hidupnya

Ketika dikombinasikan dengan teknik lain, seperti kamera jebak, rekaman audio ini dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkirakan kepadatan populasi macan tutul. Metode ini juga dianggap sebagai langkah awal untuk penelitian akustik yang lebih kompleks pada karnivora besar lainnya.

Dengan teknologi yang semakin canggih, metode seperti ini dapat diterapkan pada spesies lain yang sulit dipelajari. Menurut laporan dari IFL Science, penelitian ini tidak hanya menjadi langkah awal untuk pemanfaatan bioakustik dalam konservasi macan tutul, tetapi juga membuka peluang baru untuk memahami bagaimana karnivora besar menggunakan vokalisasi dalam komunikasi dan kehidupan sosial mereka.

Sumber: Mongabay.co.id

ShareTweetPin
Previous Post

Adat dan Tantangan Pudarnya Pengetahuan Lokal di Kasepuhan Cibedug

Next Post

Mengapa Tekukur Dekat dengan Kehidupan Manusia?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Perkasa! Kontingen Taekwondo Aceh Besar Kokoh Puncaki Klasemen Pra PORA 2026

Perkasa! Kontingen Taekwondo Aceh Besar Kokoh Puncaki Klasemen Pra PORA 2026

Minggu (17/05/2026) - 21:57 WIB
1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

Minggu (17/05/2026) - 21:49 WIB
Sekda Aceh Dorong KORMI Perkuat Budaya Olahraga Masyarakat

Sekda Aceh Dorong KORMI Perkuat Budaya Olahraga Masyarakat

Minggu (17/05/2026) - 21:46 WIB
Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Sabtu (16/05/2026) - 23:28 WIB
Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Sabtu (16/05/2026) - 22:18 WIB
Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Kamis (14/05/2026) - 17:18 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.