BANDA ACEH | LENSA KITA – Juru bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA menyebutkan, pernyataan Muhammad Nasir Djamil anggota DPR RI asal Aceh yang tentang hilangnya empat pulau di Kabupaten Aceh Singkil sangat tidak berdasar.
Sebelumnya, Nasir Djamil menuntut Pemerintah Aceh lebih serius menjaga keberadaan pulau-pulau terluar di provinsi tersebut.
Anggota Komisi Hukum DPR RI itu menilai selama ini Pemerintah Aceh lalai dan hanya disibukkan dengan urusan proyek sehingga 4 pulau diakui pemerintah masuk wilayah Sumatera Utara.
Menurut MTA, statement Nasir Djamil tersebut dinilai tidak menghadirkan solusi dan asal bunyi. Dia menyebut pernyataan itu juga sangat tendensius.
“Pernyataan Nasir Djamil nihil konfirmatif dan tendensius, tidak berprinsip solutif sebagai wakil rakyat dan asal bunyi,” kata Muhammad MTA, Selasa (24/5/2022).
MTA mengatakan, sebagai Ketua Forbes Aceh, seharusnya Nasir Djamil ikut menyuarakan dan melakukan advokasi ihwal sengketa empat pulau yang masuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) itu.
Dia menyampaikan, pernyataan yang dilayangkan Nasir Djamil tidak ada konfirmasi. Padahal, lanjut MTA, Pemerintah Aceh sudah sejak lama mengupayakan untuk mempertahankan empat pulau tersebut.
“Maka biasakan bertindak dan bersatu untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik. Hindari anasir-anasir jahat dalam pragmatisme politik,” kata dia.










