Aceh Tenggara- Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA) melaporkan adanya temuan 1 (satu) individu bangkai Gajah Sumatera (jantan) tanpa gading di wilayah Desa Bunbun Indah, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa 10 Mei 2022.
Proses nekropsi (bedah bangkai) dilakukan pada kamis, (12/5/2022) oleh tim Balai KSDA Aceh, beserta personil medis dan Polhut. Mereka dibantu oleh kepolisian Aceh Tenggara, Koramil, Resort 15 Kutacane, Resort Muarasitulen, Balai Besar TNGL, WCS, FKL, dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Batu Gajah.
Berdasarkan hasil nekropsi, gajah tersebut diduga sudah mati sejak 8 hari yang lalu. Bangkai gajah ditemukan dalam keadaan terkubur dan sebagiannya terbalut terpal plastik. Saat ditemukan, isi perut dan rongga dada gajah sudah terurai keluar, hal itu diduga sebagai upaya agar proses pembusukan satwa tersebut terjadi lebih cepat.
“Pada skeleton kepala terutama pada bagian gading melekat, ditemukan rongga yang seharusnya pada rongga ini melekat gading hilang,” ungkap Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, Senin (16/05/2022).
Dari hasil olah TKP, lokasi penemuan bangkai gajah liar berada di wilayah APL/perkebunan masyarakat. Di sekitar lokasi ditemukan adanya kabel-kabel/kawat listrik yang dijadikan pagar untuk melindungi tanaman jagung. Diperkirakan gajah tersebut berumur kurang lebih 10 tahun. (Mdl)










