Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Siswi SMAN 1 Citeureup Bungkam Perundung dengan Prestasi

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (05/05/2022) - 01:00 WIB
in NASIONAL
0
Rintan Aprilia Permana siswa kelas 1 SMAN 1 Citeureup, Kabupaten Bogor kerap dibully karena memiliki tubuh gendut. Namun, dia mengubah perundungan itu melalui prestasi.

Dirundung hampir setiap hari bukanlah hal yang diinginkannya. 

 “Si Gendut”. Julukan itu membuat Rintan Aprilia Permana mengalami depresi. Di sekolah, di lingkungan bermainnya, siswa kelas 1 SMAN 1 Citeureup, Kabupaten Bogor bullying atau perundungan yang diterimanya ini membuatnya malu.


Menurut Rintan, dirundung di wilayah yang berbeda membuat hidupnya tidak menyenangkan. Gadis berkacamata ini kerap mengalami depresi berjepanjangan. Bahkan, dia pun sempat enggan kembali ke sekolah.


Lambat laun, dirinya mencoba menuangkan pengalamannya menjadi korban perundungan dengan menulis berbagai buku bertema “Bullying”. Ia merasa, dengan prestasi yang dimilikinya bisa membuktikan jika orang yang memiliki kekurangan juga memiliki prestasi di baliknya.


Dia menuturkan, dirundung hampir setiap hari bukanlah hal yang diinginkannya. Maka, dengan bakat yang dimilikinya, Rintan mengaku, mampu membuktikan jika korban perundungan juga memiliki prestasi.


“Saya dan khususnya korban bullying yang ada di Indonesia, tidak usah minder. Buktikan saja bahwa kita mampu, lebih dari mereka yang membully, tunjukan kelebihannya,” tuturnya.


Sedikit demi sedikit, Rintan berhasil menuangkan pengalamannya ke 12 buku karangannya. Beberapa buku bertema Bullying yang mampu dirinya tuangkan berjudul Bullying is Never Fun, Say No to Bullying, Hands Up, Bullying is Cruel, dan The Meaning of Bullying.


Dia tak sendiri, pihak SMAN 1 Citeureup juga membantunya mencetak buku-buku berisi curahan hatinya sebagai korban perundungan. Dirinya berharap, 12 buku karyanya tersebut bisa dibaca semua orang. 


Apalagi kepada korban perundungan yang masih mengalami depresi, dengan melihat pesan dan motivasi tertuang didalam buku karangannya.   “Mudah-mudahan buku saya bermanfaat bagi banyak orang, khususnya korban bullying, jangan patah semangat dan terus berkarya dan buktikan kita bisa,” kata Rintan.


Gadis yang bercita-cita sebagai TNI ini pun, merupakan atlet silat berprestasi di sekolahnya. Berbagai ajang baik di Kabupaten Bogor maupun Provinsi telah dia ikuti. Meskipun sebelumnya, dia sempat minder lantaran tubuh yang terbilang gemuk.


“Awal ikut silat sih saya minder, banyak yang cemooh saya bahwa saya tidak akan bisa ikut kejenjang atlet. Namun semakin ke sini, kembali saya buktikan, saya bisa, dan akhirnya menjadi perwakilan sekolah untuk ajang silat,” ucapnya.


Kasus perundungan yang sempat dialami Rintan pun menjadi perhatian dari Dewan Pendidikan (Wandik) Kabupaten Bogor, Siti Mahnin. Menurut Mahnin, sifat anak didik dalam menghadapi suatu masalah pasti berbeda-beda.


“Kalau bullying, ada yang mentalnya kuat, ada yang nggak kuat. Nah, yang nggak kuat ini perlu penanganan,” ucapnya.


Meski sulit dicegah, Wandik Kabupaten Bogor akan segera berkoordinasi ke sekolah-sekolah di Bumi Tegar beriman. Serta memberikan rekomendasi agar tidak ada lagi kasus perundungan yang menimpa anak didik.


Menurutnya, sekolah harus benar-benar memberikan edukasi terkait perundungan. Warga sekolah baik guru dan tenaga lainnya jug harus berkoordinasi.


Misalnya, ketika ada anak yang menjadi korban perundungan, harus segera melapor ke guru. Para guru pun harus perhatian dan sensitif terkait keadaan anak didik, karena dikhawatirkan ada siswa yang tidak berani melapor ke guru.


“Guru harusnya lebih sensitif muridnya begini begitu. Nanti akan disarankan oleh Wandik ketika kami turun ke sekolah. Karena kami hanya bisa memberikan rekomendasi, di antaranya mengedukasi dan pengawasan,” pungkas Mahnin.

Sumber: Republika

Tags: bullying rintanrintan bungkam perundung dengan prestasisi gendutsiswi sman1 citeureup
ShareTweetPin
Previous Post

Kegembiraan Idul Fitri Anak Yatim di Afghanistan

Next Post

Rusia Serang Stasiun Kereta Ukraina yang Pasok Senjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

Selasa (25/08/2026) - 15:42 WIB
Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Bersama Ratusan Anak Yatim di Teupin Raya

Selasa (25/08/2026) - 15:38 WIB
Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Direktur RSUDZA: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa (25/08/2026) - 15:35 WIB
Seleksi 285 Calon Bintara TNI AD Digelar, Pangdam IM Tekankan Prinsip Tanpa Intervensi

Seleksi 285 Calon Bintara TNI AD Digelar, Pangdam IM Tekankan Prinsip Tanpa Intervensi

Selasa (25/08/2026) - 14:58 WIB
Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Persiraja vs Semen Padang Jadi Laga Pembuka, Ini Jadwal Lengkap Musim 2026/27

Selasa (25/08/2026) - 14:15 WIB
Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Selasa (25/08/2026) - 12:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.