Sabtu, September 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

560 Keluarga di Wilayah Terpencil Sulawesi Selatan Teraliri Listrik

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (13/05/2022) - 21:07 WIB
in NASIONAL
0
Petugas PT PLN melakukan pemasangan jaringan listrik untuk rumah tangga (ilustrasi).

Membangun jaringan kelistrikan di desa tersebut tidaklah mudah.

JAKARTA — PT PLN (Persero) terus menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Kali ini, perseroan berhasil melistriki 560 keluarga yang bermukim di wilayah terpencil Sulawesi Selatan dengan investasi sebesar Rp 3,6 miliar dari dukungan pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid mengatakan, wilayah terpencil yang dilistriki PLN terdiri dari 5 desa dan 2 dusun. Sebanyak 560 kepala keluarga telah menikmati listrik.

Desa dan dusun tersebut antara lain Desa Pationgi, Dusun Dunru dan Dusun Mallenreng di Kabupaten Bone, Desa Bontosomba dan Desa Cenrana di Kabupaten Maros. Kemudian Desa Leppangeng di Kabupaten Sidrap serta Desa Letta di Kabupaten Pinrang.

“Kehadiran listrik di desa daerah terpencil ini dapat memperluas pemerataan kelistrikan. Hingga April 2022, total rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,78 persen,” ujar Awaluddin.

Untuk melistriki tujuh desa dan dusun ini membutuhkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, yaitu jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 32,81 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 11,41 kms, serta 9 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 325 kilo Volt Ampere (kVA).

Ini merupakan tahap awal dari investasi PMN yang dilakukan PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik sebagai dari pemerintah. PLN merupakan BUMN yang menjalankan Public Service Obligation atau PSO dan fungsi sosial dalam rangka pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Awaluddin mengungkapkan, membangun jaringan kelistrikan di desa tersebut tidaklah mudah. Tim PLN harus menghadapi beragam tantangan, salah satunya masalah geografis dengan medan yang berat. Namun, tantangan tersebut tetap ditempuh dengan tujuan mandat pendorong pertumbuhan ekonomi yang diemban PLN.

Salah satunya saat pembangunan di Dusun Dunru, Kabupaten Bone terjadi longsor di beberapa titik lokasi akibat hujan deras terus menerus. Selain itu di Desa Cenrana, Kabupaten Maros jembatan penyeberangan yang digunakan untuk memobilisasi material sempat mengalami kerusakan.

“Tantangan tersebut tentunya tidak menyurutkan kami untuk melistriki hingga ke pelosok,” kata Awaluddin.

Awaluddin pun optimistis kehadiran listrik dapat menggerakkan perekonomian warga sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, dengan adanya akses listrik maka akan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan akses pendidikan, kesehatan serta tentunya akses informasi.

“Kami bersyukur berkat dukungan masyarakat dan stakeholder, listrik dapat dinikmati di desa -desa tersebut. PLN berkomitmen untuk melistriki desa demi desa di daerah 3T untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat luas, serta anak-anak dapat belajar di malam hari,” katanya.


Seorang tokoh masyarakat di Desa Cenrana, Maros, A Syarifuddin menyampaikan rasa syukurnya karena desanya telah terlistriki. “Kami ucapkan terima kasih  kepada PLN dan seluruh pihak yang telah membantu suksesnya pembangunan jaringan listrik ini,” kata Syarifuddin.

Sumber: Republika

Tags: Listrik Wilayah TerpencilPemasangan listrik PLNPemerataan listrilk
ShareTweetPin
Previous Post

Adian Napitulu Jawab Fahri Hamzah, Ungkap Perjuangannya Bela Rakyat

Next Post

China Siap Bantu Penanganan Kasus Covid-19 di Korut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Sabtu (05/09/2026) - 10:45 WIB
BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

Jumat (04/09/2026) - 21:47 WIB
BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

Jumat (04/09/2026) - 12:41 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Kamis (03/09/2026) - 15:38 WIB
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival

Kamis (03/09/2026) - 15:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.