Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

230 Organisasi HAM Sebut Abu Akleh Korban Terorisme Israel

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (13/05/2022) - 19:27 WIB
in INTERNASIONAL
0
Pasukan kehormatan Palestina membawa jenazah jurnalis Aljazirah yang gugur ditembak tentara Israel, Shireen Abu Akleh, dalam serangan militer Israel di kota Jenin, Tepi Barat, selama upacara resmi di markas besar Otoritas Palestina di Ramallah, Kamis, 12 Mei , 2022.

Tindakan pasukan Israel membidik jurnalis Palestina adalah disengaja dan direncanakan

 RAMALLAH — Sekitar 230 organisasi dan jaringan hak asasi manusia (HAM) internasional mengecam keras pembunuhan jurnalis Aljazirah, Shireen Abu Akleh, saat sedang meliput operasi penggerebekan pasukan Israel di Jenin, Tepi Barat. Menurut mereka, Israel bertanggung jawab atas kematian Abu Akleh.


Media Palestina, Ma’an News Agency, mengungkapkan, 229 organisasi HAM telah menandatangani pernyataan bersama. Di dalamnya mereka menyatakan bahwa tindakan pasukan Israel membidik jurnalis Palestina adalah tindakan disengaja dan direncanakan serta merupakan operasi pembunuhan penuh. 


“Martir Shireen Abu Akleh adalah korban langsung terorisme negara terorganisasi (oleh Israel), yang berperilaku dengan mentalitas geng kriminal,” kata mereka dalam surat pernyataan bersamanya.


Menurut mereka, dibidiknya jurnalis-jurnalis Palestina oleh pasukan Israel karena mereka profesional dalam mengungkap kebenaran dan kejahatan rezim Israel. “Pasukan pendudukan Israel, dengan tindakan keji mereka, ingin mengaburkan kebenaran dan menutupi kejahatan mengerikan mereka terhadap putra dan putri rakyat Palestina. Apalagi rezim, dengan tindakan kejinya, ingin menakut-nakuti dan mengintimidasi wartawan untuk mencegah penyampaian kebenaran kepada dunia,” katanya.


Para organisasi HAM itu juga menyerukan pembukaan penyelidikan internasional yang “netral, independen dan transparan” terhadap Israel karena menargetkan jurnalis Palestina. Mereka menghendaki agar proses penyelidikan di awasi langsung Mahkamah Pidana Internasional (ICC).


Abu Akleh adalah seorang koresponden untuk stasiun televisi Aljazirah berbahasa Arab. Dia tertembak di kepala saat sedang meliput aksi pasukan Israel menggerebek kamp pengungsi di Jenin, Tepi Barat, Rabu (11/5/2022) lalu. Padahal saat meliput, Abu Akleh mengenakan rompi dan helm yang mengidentifikasi bahwa ia adalah jurnalis.


Setelah tertembak, Abu Akleh segera dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Nyawanya tak berhasil diselamatkan. Shatha Hanaysha, jurnalis Palestina yang meliput bersama Abu Akleh saat penembakan terjadi, mengatakan, insiden atau aksi penyerangan itu merupakan upaya sengaja pasukan Israel untuk membunuh para jurnalis.


“Kami membuat diri kami terlihat oleh tentara yang ditempatkan ratusan meter dari kami. Kami tetap diam selama sekitar 10 menit untuk memastikan mereka tahu kami ada di sana sebagai jurnalis,” tulis Shatha Hanaysha dalam akun tentang insiden penembakan itu.


Awalnya Israel membantah bertanggung jawab atas kematian Abu Akleh. Ia justru menuding militan Palestina yang melepaskan tembakan ke arah para jurnalis di Jenin. Namun Israel kemudian menarik tudingan tersebut. Israel telah menyatakan akan mengusut kasus kematian Abu Akleh.

Sumber: Republika

Tags: organisasi hampasukan israelpembunuhan jurnalis aljazirahpendudukan israelShireen Abu Akleh
ShareTweetPin
Previous Post

KPK Perpanjang Masa Penahanan Ade Yasin dan Kawan-Kawan

Next Post

Wakil Ketua DPRD DKI Harapkan Pengganti Anies Lanjutkan Formula E

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Lebaran Yatim, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Yatim dan Difabel

Lebaran Yatim, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Yatim dan Difabel

Kamis (25/06/2026) - 13:52 WIB
ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

Selasa (23/06/2026) - 23:08 WIB
ANALISIS TARMIZI: PRANCIS LAWAN ARGENTINA KEMBALI DI FINAL 2026

ANALISIS TARMIZI: PRANCIS LAWAN ARGENTINA KEMBALI DI FINAL 2026

Selasa (23/06/2026) - 16:41 WIB
Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah Bantu Murid dan Guru di Aceh Bangkit Pascabencana

Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah Bantu Murid dan Guru di Aceh Bangkit Pascabencana

Selasa (23/06/2026) - 14:56 WIB
Gubernur Mualem Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Gubernur Mualem Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Selasa (23/06/2026) - 14:52 WIB
Sekda Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Selasa (23/06/2026) - 14:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.