Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Visi Lingkungan Harus Ada pada Calon Gubernur Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (18/10/2024) - 14:06 WIB
in DAERAH
0
Visi Lingkungan Harus Ada pada Calon Gubernur Aceh

#image_title

 

  • Aceh memiliki sejumlah persoalan lingkungan yang harus diselesaikan. Terutama, bencana banjir, konflik manusia dengan satwa, hingga berkurangnya tutupan hutan. Permasalahan ini, harus menjadi fokus para calon gubernur.
  • Lukmanul Hakim, Manager Geographic Information System [GIS] Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh [HAkA], menjelaskan Aceh memiliki luas hutan 3,5 juta hektar. Namun pada 2003, berkurang menjadi 2,94 juta hektar.
  • Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia [Walhi] Aceh, Ahmad Shalihin, berharap isu lingkungan termasuk hutan, menjadi topik debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur pada 25 Oktober 2024.
  • Komisi Independen Pemilihan [KIP] Aceh, telah menetapkan dua pasangan calon [paslon] Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh, Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi dan Muzakir Manaf- Fadhlullah.

 

Aceh memiliki sejumlah persoalan lingkungan yang harus diselesaikan. Terutama, bencana banjir, konflik manusia dengan satwa, hingga berkurangnya tutupan hutan. Permasalahan ini, harus menjadi fokus para calon gubernur.

Lukmanul Hakim, Manager Geographic Information System [GIS] Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh [HAkA], menjelaskan Aceh memiliki luas hutan 3,5 juta hektar. Namun pada 2003, berkurang menjadi 2,94 juta hektar.

“Aceh kehilangan tutupan hutan mencapai 610 ribu hektar,” terangnya, Rabu [16/10/2024].

Berkurangnya tutupan hutan ini berdampak pada meningkatnya konflik manusia dengan satwa liar. Balai Konservasi Sumber Daya Alam [BKSDA] Aceh mencatat, sejak 2019 hingga Oktober 2023,  telah terjadi 787 konflik atau interaksi negatif antara manusia dengan satwa liar dilindungi. Satwa yang kerap berkonflik adalah gajah, harimau, dan orangutan sumatera.

Baca: Tutupan Hutan Aceh Berkurang, Bencana Alam Mengancam

 

Aceh Selatan merupakan satu dari sejumlah wilayah di Aceh yang terendam banjir di awal November 2022. Foto drone: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia

 

Isu lingkungan jadi perhatian

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia [Walhi] Aceh, Ahmad Shalihin, berharap isu lingkungan termasuk hutan, menjadi topik debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur pada 25 Oktober 2024.

“Isu lingkungan dimasukkan dalam visi-misi mereka. Namun, harus disampaikan mendalam,” terangnya, Selasa [15/10/2024].

Selama ini, persoalan akibat kerusakan lingkungan menguras anggaran daerah. Anehnya, penanganan bencana masih bersifat emergency response, tanpa menyelesaikan masalah utama.

“Banjir yang terjadi selama ini dikatakan karena curah hujan tinggi, atau anomali cuaca. Padahal karena kebijakan Pemerintah Aceh yang keliru. Semua bisa dicegah dengan menjaga hutan dan lingkungan.”

Terkait konflik satwa, catatan Walhi menunjukkan interaksi negatif ini terjadi di 18 dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

“Penangangannya masih standar, hanya menggiring satwa tersebut pindah ke tempat lain. Berikutnya, satwa ini berkonflik dengan masyarakat di daerah lain, atau hanya memindahkan konflik.”

Selain itu, pertambangan emas ilegal yang terjadi di tujuh kabupaten/kota, hingga saat ini belum ada solusi.

“Kegiatan ini telah merusak semua aspek kehidupan masyarakat dan harus menjadi perhatian Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh kedepan,” ujar Shalihin.

Baca: Aceh Banjir Lagi, Perbaikan Lingkungan Harus Dilakukan

 

Perambahan hutan di Aceh Barat Daya. Foto: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia

 

Samsul Rizal, warga Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, berharap gubernur dan wakil terpilih tetap tidak mengizinkan pertambangan emas atau lainnya di Beutong Ateuh Banggalang.

“Kami ingin hutan dan lingkungan kami bebas dari segala pertambangan dan kegiatan merusak lainnya. Bagi kami warga Beutong Ateuh, membuka tambang sama dengan menciptakan neraka,” ujarnya, Selasa [15/10/2024].

Baca: Aceh Selatan Banyak Kehilangan Tutupan Hutan, Mengapa?

 

Dampak yang ditimbulkan akibat tambang emas ilegal di Aceh Barat. Foto drone: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia

 

Prioritaskan lingkungan

Komisi Independen Pemilihan [KIP] Aceh, telah menetapkan dua pasangan calon [paslon] Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh, Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi dan Muzakir Manaf- Fadhlullah.

Sejumlah pihak berharap, paslon yang terpilih akan mengutamakan lingkungan dalam program kerja lima tahun mendatang.

“Bencana yang melanda sejumlah daerah di Aceh, umumnya diakibatkan rusaknya hutan dan lingkungan. Ahli lingkungan mengingatkan, merusak hutan sama dengan mengundang bencana,” kata Direktur Yayasan Apel Green Aceh, Rahmad Syukur, Rabu [16/10/2024].

Beberapa proyek infrastruktur di Aceh juga mengancam hutan, seperti pembukaan jalan.

“Pasangan yang terpilih harus mengutamakan kelestarian lingkungan dan hutan. Jangan biarkan anggaran terserap justru untuk penanganan bencana alam,” tandasnya.

 

Hutan Beutong Kembali Diincar Perusahaan Tambang Emas

 

Sumber: Mongabay.co.id

ShareTweetPin
Previous Post

Nelayan Indonesia Desak Keadilan di Sektor Kelautan dan Perikanan

Next Post

Media Mainstream Berperan Penting Bantah Hoaks di Media Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Kamis (22/10/2026) - 15:05 WIB
Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

Kamis (22/10/2026) - 14:34 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.