Jumat, September 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Ulama Al-Azhar Mesir Isi Seminar di UIN Ar-Raniry, Ajak Mahasiswa Kaji Al-Quran

Febby Andriyani Oleh Febby Andriyani
Sabtu (06/05/2023) - 15:57 WIB
in DAERAH
0
Ulama Al-Azhar Mesir Isi Seminar di UIN Ar-Raniry, Ajak Mahasiswa Kaji Al-Quran

Prof Usamah Sayyid Al-Azhari dari Al-Azhar Cairo Mesir. Foto: Ist

BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Al-qur’an dan Tafsir Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Seminar Internasional dengan menghadirkan Ulama Besar Prof Usamah Sayyid Al-Azhari dari Al-Azhar Cairo Mesir. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Jumat (5/5/2023).

Baca juga: Asrama Haji Aceh Siap Tampung 4.393 Jemaah Haji Tahun 2023

Syekh Usamah Sayyid Al-Azhary yang merupakan Guru Besar di bidang hadits dan Musnid dunia (pemegang sanad dari penjuru dunia) menyampaikan materi dihadapan ratusan peserta, didampingi serta menjadi penerjemah oleh Muakhir Zakariya.

Syekh Usamah menyampaikan terima kasih dan bersyukur terhadap Negara Indonesia yang amat mulia, khususnya kepada masyarakat Aceh, dimana menurutnya anak-anak Aceh dan Negeri Aceh memiliki satu derajat atau satu makam yang sangat mulia di sisi Syekh Usamah.

Baca juga: Pemko Sabang Fokus Pengembangan Kota Tua jadi Wisata Baru Pulau Weh

Dalam paparannya, Usamah Al-Azhari mengatakan bahwa Ilmu Tafsir sangat bermanfaat bagi para mufassir dan juga Ilmu lainnya seperti Ilmu Balaghah, Nahwu, sharaf, ushul Fiqh, dan lain lain, dimana ilmu-ilmu tersebut dapat membuat seseorang mampu mengungkap makna dan khazanah yang tersimpan dalam Al-Quran.

“Saya mengajak kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry yang belajar Al-Quran dan Tafsir serta masyarakat Aceh untuk terus dan mendalami Al-Quran, sehingga dapat menyampaikan kepada ummat manusia tentang Al-Quran dengan baik dan benar,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa Al-Quran ini datang sebagai petunjuk bagi seluruh ummat manusia, maka bagaimana kita mampu menasirkan Al-Quran, sebab didalamnya mengandung hidayah bagi  seluruh manusia di dunia ini.

“Bagaimana kita di era teknologi ini mampu menafsirkan Al-Quran dalam bentuk amalannya, dimana kita memang memiliki tantangan yang sangat besar, namun disisi lain kita juga memiliki peluang yang amat besar,” kata Ulama Besar Mesir.

Di antara tantangan itu kata Usamah Al-Azhari, dimana masuknya orang-orang yang menafsirkan Al-Quran namun mereka tidak memiliki alat untuk menafsirkannya, atau bisa jadi dia memiliki alat untuk menafsirkan, namun pemikirannya sudah melenceng ke kelompok yang tidak sesuai.

Dalam kesempatan itu, Syekh Usamah juga menyampaiakan tentang strategi pembelajaran Al-Quran, dan mengingatkan kepada umat manusia agar memiliki perhatian serius terhadap hal-hal tersebut.

Prof Usamah Al-Azhari menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan UIN Ar-Raniry yang diwakili Wakil Rektor II Prof Khairuddin, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Salman Abdul Muthalib, Kaprodi IAT Zulihafnani, Ketua dan pengurus IKAT yakni Ust Khalid Mudatsir, dan civitas akademika UIN Ar-Raniry.

Seminar yang dimoderatori Muhajirul Fadhli, Lc MA dengan tema “Strategi Pembelajaran Tafsir Al-Qur’an di Era Modern; Peluang dan Tantangan” tersebut dibuka Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Prof Dr Kharuddin, dihadiri ratusan peserta.

Dalam sambutannya, Prof Khairuddin mengatakan bahwa kehadiran Ulama Besar Mesir Prof Usamah Sayyid Al-Azhari ini merupakan suatu kehormatan dan kesempatan baik bagi insan cendikia Aceh untuk mempelajari lebih dalam tentang Tafasir Al-Quran dan Hadist.

“Saya berharap pada kesempatan ini dengan hadirnya syekh Usamah Al-Azhari dapat bermanfaat bagi civitas akademika UIN Ar-Raniry dan masyarakat,” katanya.[]

Tags: seminar internasionaluin ar-raniryUlama Al-Azhar Mesir
ShareTweetPin
Previous Post

Asrama Haji Aceh Siap Tampung 4.393 Jemaah Haji Tahun 2023

Next Post

WN Australia yang Aniaya Warga Simeulue Terancam 5 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Lifting Kedua WK B 2026 Terlaksana, 86 Ribu Barel Kondensat PGE Disalurkan

Lifting Kedua WK B 2026 Terlaksana, 86 Ribu Barel Kondensat PGE Disalurkan

Kamis (24/09/2026) - 21:15 WIB
Wakili Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar Terima Anugerah Bunda Inklusi Inovatif

Wakili Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar Terima Anugerah Bunda Inklusi Inovatif

Rabu (23/09/2026) - 23:18 WIB
Berjalan Kaki 10 Kilometer Setiap Hari, Andriy Anta Kacaribu Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Berjalan Kaki 10 Kilometer Setiap Hari, Andriy Anta Kacaribu Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Rabu (23/09/2026) - 23:16 WIB
Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Senin (21/09/2026) - 13:24 WIB
Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Minggu (20/09/2026) - 17:11 WIB
Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Minggu (20/09/2026) - 15:55 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.