Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Ukraina Larang Semua Impor dari Rusia, Nilainya Triliunan Rupiah

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (10/04/2022) - 15:20 WIB
in INTERNASIONAL
0
Dua roket Rusia menghantam sebuah stasiun kereta api di Kramatorsk, sebuah kota di wilayah Donetsk, Ukraina Ilustrasi. Perdagangan antara Ukraina dan Rusia capai Rp86 triliun per tahun

Perdagangan antara Ukraina dan Rusia capai Rp86 triliun per tahun

MELBOURNE— Ukraina melarang semua impor dari Rusia dan menyerukan kepada negara-negara lain untuk mengikuti langkahnya dengan memberlakukan sanksi ekonomi yang lebih keras lagi terhadap Moskow.


“Hari ini secara resmi kami mengumumkan penghentian sepenuhnya perdagangan barang-barang dengan negara agresor,” tulis Menteri Perekonomian Ukraina, Yulia Svyrydenko, di laman Facebook miliknya, Sabtu.


“Mulai saat ini, tidak akan ada lagi produk dari Federasi Rusia yang diimpor ke wilayah negara kami,” katanya.


Rusiaa dalah salah satu mitra dagang utama Ukraina sebelum perang dengan nilai tahunan sekitar 6 miliar dolar AS (Rp86,22 triliun).


Sejak awal invasi Rusia di Ukraina pada 24 Februari, pertukaran barang dan jasa antara kedua negara bertetangga itu hampir nihil, dan pengumuman pada Sabtu menegaskan kebijakan tersebut menjadi sebuah ketentuan hukum.


“Musuh ini tidak akan bisa lagi menerima dana dari kami karena kami akan terus mengurangi semua potensi yang ada bagi mereka untuk membiayai perang,” kata Svyrydenko.


“Langkah ini bisa dicontoh oleh mitra Barat kami dan mendorong mereka untuk memperkuat sanksi terhadap Rusia, termasuk penerapan embargo energi dan isolasi terhadap semua bank Rusia,” katanya.


Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, berulang kali menyerukan Barat untuk memboikot ekspor minyak dan lainnya dari Rusia dan menghentikan semua ekspor ke Rusia sebagai balasan atas invasi militernya.


Negara-negara Barat telah memberlakukan sejumlah langkah untuk mengisolasi Rusia pada tingkat yang belum pernah dialami negara sebesar itu.Sementara itu pada Sabtu Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan akan menjatuhkan lebih banyak sanksi pada Rusia.


Sementara, itu memasuki bulan ketiga invasi Rusia atas Ukraina, peperangan masih meningkat. 


Ukraina siap untuk melakukan pertempuran sengit dengan pasukan Rusia yang berkumpul di timur negara itu. Pasukan Rusia telah menarik diri dari wilayah di sekitar Kiev untuk fokus membangun strategi baru di Ukraina timur.


“Ini akan menjadi pertempuran yang sulit, kami percaya pada pertarungan ini dan kemenangan kami. Kami siap untuk berjuang secara bersamaan dan mencari cara diplomatik untuk mengakhiri perang ini,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. 


Negosiator Ukraina, Mykhailo Podolyak, mengatakan Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan bertemu hingga pasukan Ukraina mengalahkan Rusia di wilayah timur. Kemenangan ini akan memperkuat posisi Ukraina dalam negosiasi.   


“Kami membayar harga yang sangat tinggi. Tetapi Rusia harus menyingkirkan ilusi kekaisarannya,” ujar Podolyak, menurut kantor berita Interfax Ukraina. 


Sirene serangan udara terdengar di kota-kota di timur Ukraina, yang telah menjadi fokus aksi militer Rusia setelah menarik diri dari sekitar Kiev. Pejabat Ukraina telah mendesak warga sipil di wilayah timur untuk melarikan diri.  


Pada Jumat (8/4/2022) para pejabat mengatakan, lebih dari 50 orang tewas dalam serangan rudal di sebuah stasiun kereta api di kota Kramatorsk di wilayah Donetsk. 


Rusia mulai melancarkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Operasi militer ini telah memaksa jutaan warga Ukraina melarikan diri dan mengungsi ke Eropa. Beberapa kota yang menjadi medan perang telah berubah menjadi kota mati dengan puing-puing bangunan yang berserakan.     

Sumber: Republika

Tags: impor ukraina rusianilai perdagangan rusia ukrainaperang rusia ukrainaperdagangan rusia ukrainarusiaukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Aksi Mahasiswa 11 April, Waketum MUI: Jangan Halangi, Jangan Gunakan Peluru Tajam 

Next Post

MRP: Pembahasan Tiga RUU Provinsi Papua Cederai Semangat Otsus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Putra Laweung Penerima Beasiswa BIB-LPDP Raih Gelar Doktor Pengkajian Islam di UIN Jakarta

Putra Laweung Penerima Beasiswa BIB-LPDP Raih Gelar Doktor Pengkajian Islam di UIN Jakarta

Rabu (13/05/2026) - 14:35 WIB
Hilal di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh: Awal Ramadan Diperkirakan Kamis

Kemenag Aceh Gelar Rukyatul Hilal Iduladha 1447 H di Observatorium Tgk Chik Kuta Karang

Rabu (13/05/2026) - 13:41 WIB
BKKBN Aceh Lantik Enam Penata KKB, Dorong Layanan Bangga Kencana Lebih Profesional

BKKBN Aceh Lantik Enam Penata KKB, Dorong Layanan Bangga Kencana Lebih Profesional

Selasa (12/05/2026) - 21:54 WIB
Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Dorong Percepatan Kinerja Pemerintahan

Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Dorong Percepatan Kinerja Pemerintahan

Selasa (12/05/2026) - 21:51 WIB
Michael Octaviano Dilantik Jadi Sekretaris Dinas Sosial Aceh

Michael Octaviano Dilantik Jadi Sekretaris Dinas Sosial Aceh

Selasa (12/05/2026) - 21:48 WIB
Ulama dan Tokoh Masyarakat Beutong Ateuh Kompak Tolak Izin Tambang

Ulama dan Tokoh Masyarakat Beutong Ateuh Kompak Tolak Izin Tambang

Selasa (12/05/2026) - 17:16 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.