Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Twitter akan Atasi Hoaks Soal Perang Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (20/05/2022) - 17:35 WIB
in INTERNASIONAL
0
Logo Twitter.

Twitter akan mulai menempatkan label peringatan baru untuk konten hoaks

NEW YORK – Twitter akan mulai menempatkan label peringatan baru untuk konten hoaks atau berita palsu (disinformasi) terkait perang di Ukraina. Kebijakan baru ini merupakan bagian dari upaya untuk menegaskan informasi yang akurat selama masa konflik maupun krisis termasuk di Ukraina.

Perusahaan tersebut juga bakal menambahkan label peringatan untuk membantah klaim tentang krisis kemanusiaan yang tengah berlangsung. Peningkatan terhadap informasi yang salah seputar invasi Rusia ke Ukraina adalah bagian dari kebijakan baru Twitter yang menguraikan langkah perusahaan dalam pendekatannya menghadapi disinformasi selama krisis.

Pemberitahuan label peringatan baru akan mengingatkan pengguna, bahwa pengguna tidak bisa mencicit, menyukai, meneruskan atau menanggapi unggahan yang melanggar aturan. Namun pengguna masih memungkinkan orang untuk melihat dan berkomentar.

“Pendekatan itu bisa menjadi cara yang lebih efektif untuk campur tangan untuk mencegah bahaya, sambil tetap menjaga dan melindungi ucapan di Twitter,” kata Yoel Roth, kepala keamanan dan integritas di Twitter.

Perusahaan akan memprioritaskan penambahan label pada tweet menyesatkan dari akun profil tinggi seperti pengguna terverifikasi atau profil resmi pemerintah. Ini juga akan memprioritaskan konten yang dapat membahayakan orang-orang di lapangan.

Twitter mengatakan mereka mendefinisikan krisis sebagai situasi di mana ada ancaman yang meluas terhadap kehidupan, keselamatan fisik, kesehatan, atau penghidupan dasar. Dikatakan kebijakan itu awalnya akan fokus pada konflik bersenjata internasional, namun pada perjalanannya juga ditujukan untuk peristiwa seperti penembakan massal atau bencana alam.

“Sementara garis waktu untuk pekerjaan ini dimulai sebelum perang di Ukraina pecah, kebutuhan akan kebijakan ini menjadi fokus yang lebih jelas ketika konflik di Ukraina berlangsung,” kata Roth.

Platform media sosial itu memang tengah menghadapi peningkatan pengawasan atas bagaimana mereka menentukan dan menangani informasi yang salah. Terlebih bermunculannya propaganda dan rumor yang berkembang luas sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari.

Informasi yang salah itu berkisar dari rumor yang disebarkan oleh pengguna yang bermaksud baik hingga propaganda Kremlin yang diperkuat oleh diplomat Rusia atau akun dan jaringan palsu yang terkait dengan intelijen Rusia. Kebijakan juga bakal melengkapi aturan Twitter yang telah ada seperti klaim palsu tentang pemilu, informasi hoaks tentang kesehatan hingga informasi sesat soal Covid-19 dan vaksin.

Twitter setuju untuk menjual perusahaannya kepada Kepala Eksekutif Tesla Elon Musk. Musk yakin, Twitter harus menjadi platform kebebasan berbicara, dan ini sepertinya tidak serujuk dengan kebijakan baru Twitter.

Sumber: Republika

Tags: berita palsudisinformasihoakshoaks perang rusiahoaks perang ukrainatwittertwitter beri label peringatan
ShareTweetPin
Previous Post

Anggota DPRA Sulaiman Terpilih Sebagai Ketua KSBN Aceh

Next Post

Dua Kasus Positif PMK di Tangsel, Wali Kota: Cek Kesehatan Sapi dari Luar Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.