Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Teuku Riefky: Aceh Tidak Bisa Dipisahkan dari Seni dan Budaya

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (20/06/2023) - 23:19 WIB
in DAERAH
0
Teuku Riefky: Aceh Tidak Bisa Dipisahkan dari Seni dan Budaya

BANDA ACEH – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Teuku Riefky Harsya (TRH) mengatakan negara Indonesia dan khususnya provinsi Aceh penuh dengan keberagaman seni dan budaya yang tidak dapat dipisahkan.

“Apalagi di Aceh, karya seni yang hadir dan dinikmati saat ini kental dengan nilai-nilai budaya dan religiusitas,” kata TRH, Selasa secara virtual.

Pernyataan tersebut disampaikan TRH dalam acara Webinar yang bertajuk “Modernisasi Seniman Kebudayaan Tradisional di Aceh” yang diselenggarakan secara virtual zoom, Selasa (20/6/2023).

Riefky menyampaikan, seni dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah budaya. Di mana seni merupakan ungkapan ekspresi yang dihasilkan dengan melibatkan keterampilan diiringi dengan imajinasi kreativitas manusia, sehingga menjadi sebuah karya tertentu dan memiliki nilai-nilai yang tinggi.

Namun, semuanya juga harus sadar bahwa modernisasi yang berkembang pesat saat ini secara perlahan telah berimbas kepada keadaan.

“Di mana seni kebudayaan seakan-akan sulit untuk dijadi daya tarik generasi muda. Sering kebudayaan tradisional dianggap usang, tidak relig dengan perkembangan zaman, dan hal ini bisa saja terjadi juga Aceh,” tuturnya.

Kata anggota DPR RI asal Aceh ini, di era globalisasi ini kebudayaan tradisional Aceh mulai mengalami penurunan minat tanpa disadari dan mulai tergantikan dengan budaya luar yang masuk ke Aceh.

Tak sedikit generasi muda yang menganggap dan memandang seni dan budaya Aceh sebagai seni masa lalu yang cenderung kuno dan sudah ketinggalan zaman.

Sebaliknya budaya barat dianggap lebih mencitrakan gairah anak muda, lebih fleksibel, ekspresif dan kekinian. Tetapi yang harus dipahami sudah banyak impian untuk mempertahankan kebudayaan dengan berbagai cara.

“Namun, masih saja perlu perhatian khusus karena kita dianggap dengan eksis yang tentunya dengan karya-karya luar yang mudah terserap, imbas dari modernisasi,” ujarnya.

Menurut TRH, yang meninggalkan budayanya adalah bangsa rugi dan tidak memiliki identitas. Apalagi bagi orang Aceh seni dan budaya memiliki banyak sekali potensi dan nilai-nilai yang sangat tinggi, yang dapat ditunjukkan kepada dunia luar sebagai identitas dan kebanggaannya sebagai bangsa Aceh.

“Karenanya, kita perlu serius dalam melestarikan nilai dan seni budaya di Aceh, salah satu cara untuk memperkenalkan kesenian tradisional adalah dengan mengakulturasikan dengan karya modern. Artinya, modernisasi dengan seni dan seni budaya harus bersinergi dan berjalan beriringan,” ungkap Sekjen DPP Partai Demokrat itu.

TRH menambahkan, pendekatan modern merupakan kunci melestarikan seni tradisional Aceh. Pendekatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melahirkan karya seni dengan citarasa kekinian yang berbasis pada seni budaya Aceh tanpa menghilangkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Pihaknya di Komisi I DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong program-program pengembangan peningkatan kualitas generasi Indonesia.

“Program-program yang dapat menambah pemahaman dan wawasan anak bangsa, khususnya terkait pemanfaatan teknologi dan informasi digital dan upaya melestarikan budaya lokal sebagai identitas bangsa,” pungkas TRH.[]

Tags: Banda AcehKomisi I DPR RILembaga Sensor Filmteuku riefky harsya
ShareTweetPin
Previous Post

Warga Pango Raya Temukan Mortir Aktif Saat Membersihkan Kebun

Next Post

USK Dukung Mahasiswa Ikut Program Wirausaha Merdeka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Muhammad Saman Daftar Bakal Calon Ketua PWI Aceh 2026-2031

Muhammad Saman Daftar Bakal Calon Ketua PWI Aceh 2026-2031

Senin (05/10/2026) - 18:09 WIB
UIN Ar-Raniry Perpanjang Kerja Sama dengan BSI

UIN Ar-Raniry Perpanjang Kerja Sama dengan BSI

Senin (05/10/2026) - 17:11 WIB
Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

Senin (05/10/2026) - 17:07 WIB
Tinjau Daerah Irigasi Seunong, Wagub Dek Fadh Dorong Perbaikan Segera

Tinjau Daerah Irigasi Seunong, Wagub Dek Fadh Dorong Perbaikan Segera

Senin (05/10/2026) - 14:29 WIB
Pemko Sabang Wajibkan Pegawai Berbahasa Aceh Setiap Hari Kamis

Pemko Sabang Wajibkan Pegawai Berbahasa Aceh Setiap Hari Kamis

Senin (05/10/2026) - 14:25 WIB
Persada Abdya Cetak Sejarah, Tembus Delapan Besar Nasional Piala Soeratin U-17

Persada Abdya Cetak Sejarah, Tembus Delapan Besar Nasional Piala Soeratin U-17

Minggu (04/10/2026) - 14:56 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.