Senin, September 14, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Setop Beri Ruang Pelaku LGBT di Indonesia

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (10/05/2022) - 19:10 WIB
in NASIONAL
0
Aksi tolak LGBT di depan Kantor Wali Kota Depok, Jumat (31/1). Aksi ini mengecam Komnas HAM yang mendukung LGBT dan mendukung Wali Kota Depok untuk melarang kegiatan LGBT di Depok

Sekali diberi ruang, LGBT akan dianggap perilaku yang biasa saja.

JAKARTA — Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku (dan perilaku) LGBT di Indonesia. Jika diabaikan perilaku LGBT akan dianggap hal yang normal saja.


Polemik LGBT muncul setelah podcast Deddy Corbuzier dinilai memberi ruang ‘kampanye’ bagi pelaku seks menyimpang tersebut. Deddy sendiri akhirnya men-takedown video podcast nya tersebut. “Stop memberi ruang bagi pelaku LGBT di negara kita, apalagi sampai diekspose di raung publik, didengar dan dilihat masyarakat luas terutama generasi muda bangsa,” kata Jazuli, dalam siaran pers, Selasa (10/5/2022).


Anggota Komisi I DPR ini menyesalkan, publik figur seperti Deddy Corbuzier memberi ruang bagi pelaku LGBT untuk leluasa mengekspresikan dan mengeksplorasi paham seks menyimpang mereka untuk dikonsumsi publik. Apalagi Deddy, lanjutnya, selama ini dikenal memiliki follower yang besar. Semestinya, kata dia, Deddy fokus bantu negara mengedukasi masyarakat dengan konten-konten yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. “Banyak konten Deddy lainnya yang edukatif, konsisten di situ saja,” ungkapnya. 


Konten yang melanggar Pancasila dan konstitusi negara, seperti LGBT, menurut Jazuli, semestinya tidak diberi ruang. LGBT jelas bertentangan dengan identitas dan karekter bangsa sebagai negara yang beragama dan berbudaya luhur.


Diingatkannya, sekali ada sikap permisif dan memberi ruang bagi LGBT, maka mereka leluasa berbicara ke publik. Bahkan mengkampanyekan perilakunya. Akhirnya paham menyimpang itu lambat laun akan diikuti banyak orang.


“Itu kekuatan repetisi dari media publik. Sesuatu yang diulang-ulang, menjadi biasa, lalu dimaklumi, dan akhirnya ditiru. Mestinya public figure paham itu,” papar politikus senior ini.


Untuk itu, anggota DPR Dapil Banten ini menegaskan pilihannya cuma satu untuk konten LGBT di podcast milik Deddy Corbuzier tersebut: take down. “Syukur alhamdulillah Deddy sendiri yang men-takedown diikuti permintaan maaf, klarifikasi, dan edukasi bahaya LGBT. Semoga tidak terulang lagi oleh content creator lain dan media manapun,” kata Jazuli.


Ke depan, lanjut Jazuli, Kementerian Kominfo harus lebih aktif mengawasi dan mensupervisi konten-konten menyimpang di media sosial dan platform digital. Kementerian Kominfo punya kewenangan men-takedown konten-konten menyimpang untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.


“Apalagi jika banyak protes dan report terhadap konten tersebut. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa negara hadir menjaga generasi bangsa dari perilaku seks menyimpang,” pungkas Jazuli.

Sumber: Republika

Tags: deddy corbuzierlgbtlgbt podcast deddy corbuzierpodcast lgbt
ShareTweetPin
Previous Post

Korea Selatan Siap Berdialog dengan Korut

Next Post

Posko Angkutan Lebaran Ditutup, Kemenhub akan Evaluasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Senin (14/09/2026) - 15:28 WIB
Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Senin (14/09/2026) - 14:44 WIB
Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Senin (14/09/2026) - 14:32 WIB
Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Jumat (11/09/2026) - 20:52 WIB
Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Jumat (11/09/2026) - 18:27 WIB
Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Jumat (11/09/2026) - 15:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.