Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Selamat, USK Kembali Kukuhkan Lima Profesor Baru

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (27/02/2023) - 17:48 WIB
in DAERAH
0
Selamat, USK Kembali Kukuhkan Lima Profesor Baru

Universitas Syiah Kuala (USK) Kembali Kukuhkan Lima Profesor Baru. Foto: Ist

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui sidang terbuka senat akademik universitas yang dipimpin oleh Prof Abubakar, mengukuhkan lima profesor baru.

Pengukuhan ini dilaksanakan secara daring dan luring dari Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Senin (27/2/2-23).

Kelima profesor baru USK tersebut adalah Prof Normalina Arpi, Prof Ashabul Anhar, Prof Ichwana, Prof Hamdani dan Prof Sugito.

Baca Juga:

Polresta Banda Aceh Buka Posko Kasus Penipuan Jual Beli Sembako Murah

Selamat, Profesor Abubakar Terpilih Sebagai Ketua Senat USK

Rektor USK Prof Marwan dalam sambutannya menyampaikan selamat dan rasa syukur atas pencapaian kelima dosen USK tersebut hingga meraih gelar profesor. Dengan bertambahnya profesor baru ini, maka saat ini jumlah profesor USK menjadi 122 profesor dengan berbagai disiplin ilmu.

Rektor optimis, jumlah profesor USK bisa meningkat atau mencapai target USK yaitu 10 persen dari jumlah dosen di kampus tersebut.

“Mengingat saat ini USK memiliki jumlah dosen yang berjabatan lektor kepala cukup banyak yaitu 401 dosen. Kami berharap, mereka bisa segera mencapai jabatan  fungsional tertingginya dalam waktu dekat,” ujar Marwan.

Ia menilai  kepakaran kelima profesor baru ini sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia, dan kelestarian lingkungan. Misalnya kepakaran Prof Normalina, yang berupaya melakukan pengembangan teknologi dalam pengolahan hasil pertanian dan pemanfaatan limbah pertanian.

“Prof Normalina sangat konsisten menekuni bidang ini. Dan USK sangat bersyukur, karena tema risetnya ini merupakan tema unggulan USK yang telah ditetapkan dalam Rencana Induk Penelitian Kampus ini,” kata dia.

Lalu Prof Ashabul Anhar, yang mencurahkan pemikirannya mencari strategi untuk mempertahankan keberlanjutan produksi kopi arabika di Dataran Tinggi Gayo. Rektor menilai, riset ini sangatlah berarti, karena dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, khususnya dalam menyusun kebijakan yang mengatur tata kelola kopi arabika Gayo kepada seluruh pemangku kepentingan serta pada rantai pasok kopi di wilayah Aceh.

Baca Juga:

LSM Kita Peduli Serahkan Donasi Rp 9 Juta untuk Korban Gempa Turki-Suriah

Mualem-Abu Razak Kembali Terpilih Aklamasi Sebagai Ketum dan Sekjen Partai Aceh

Selanjutnya, Prof Ichwana yang mendedikasikan keilmuannya pada pengelolaan sumber daya lahan dan air. Secara khusus, Prof Ichwana mengembangkan konsep ekohidrologi untuk manajemen sumberdaya lahan dan air berkelanjutan.

“Hasil kajian ini perlu segera ditindaklanjuti, agar kita bisa menemukan formula kebijakan yang tepat,  dalam mengatasi permasalahan pengelolaan sumber daya air dan lahan,” jelasnya.

Lalu Prof Hamdani, yang mendedikasikan kepakarannya pada efisiensi energi dalam bangunan gedung dengan material berubah fasa. Kajian ini sangat relevan, mengingat Indonesia merupakan konsumen energi terbesar di Asia Tenggara.

“Kajian ini patut diapresiasi, karena merupakan salah satu jalan cerdas untuk menekan penggunaan energi yang selama ini berlebihan,” ungkapnya.

Kemudian, Prof Sugito yang mendalami dampak pemanasan global, terutama bagi sektor peternakan. Prof Sugito menemukan, penggunaan aditif fitogenik asal nabati dengan kandungan antioksidan tinggi dapat membantu mencegah atau memperbaiki efek stres panas pada ternak, sehingga dapat meningkatkan kesehatan ternak.

“Kajian Prof Sugito ini memberi kontribusi penting dalam mendorong produktivitas ternak dengan tetap ramah lingkungan, di tengah ancaman pemanasan global hari ini,” pungkasnya.[]

Tags: Banda Acehguru besar uskmahasiswa uskprofesor baru
ShareTweetPin
Previous Post

Polresta Banda Aceh Buka Posko Kasus Penipuan Jual Beli Sembako Murah

Next Post

Gelar Diskusi, ARD Dorong Pengungkapan Korupsi di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Rabu (05/08/2026) - 00:18 WIB
Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Mendagri Respons Laporan Wagub Aceh, Solusi Kelangkaan Semen Segera Dicari

Rabu (05/08/2026) - 00:01 WIB
Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Kak Na Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras ke Desa Kerajinan Salur Latun

Selasa (04/08/2026) - 23:56 WIB
Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Tiba di Simeulue, Kak Na Serahkan Bufferstok Senilai Rp2.2 Miliar

Selasa (04/08/2026) - 20:55 WIB
Impor Aceh Desember 2025 Melonjak 124,89 Persen, Didominasi Gas Propana/Butana

BPS Catat Impor Aceh Menurun, Surplus Perdagangan Capai 59,27 Juta USD

Selasa (04/08/2026) - 20:53 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

BPS Catat 2.553 Wisman Berkunjung ke Aceh pada Juni 2026, TPK Hotel Menguat

Selasa (04/08/2026) - 20:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.