Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Sekjen PBB: Gencatan Senjata di Ukraina Masih Jauh

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (14/04/2022) - 08:45 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan  gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat

Gencatan senjata di Ukraina tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat

NEW YORK — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan pada Rabu (14/4/2022), gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat. Penilaian pesimis ini usai penilaian yang sudah dilakukan dengan pembicaraan beberapa pihak, termasuk Moskow dan Kiev.

“Saat ini gencatan senjata global di Ukraina tampaknya tidak mungkin,” kata Guterres kepada wartawan.

Sejak awal April, kepala bantuan PBB Martin Griffiths telah mengunjungi Rusia dan Ukraina. Perjalanan ini dalam tugas melihat kemungkinan terjadinya gencatan senjata kemanusiaan dapat disetujui kedua pihak yang berperang.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, ribuan orang telah gugur. PBB mengatakan sekitar 11 juta warga Ukraina yang merupakan lebih dari seperempat populasi telah meninggalkan rumah mereka. Lebih dari empat juta orang telah meninggalkan Ukraina.

“Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjamin evakuasi warga sipil,” kata Guterres.

Guterres mengatakan PBB telah membuat proposal ke Rusia untuk mempersatukan para pihak dan mengelola akses kemanusiaan, gencatan senjata lokalĀ  dan evakuasi warga sipil. Dia mengatakan PBB sedang menunggu tanggapan dari Rusia.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: antonio guterresgencatan senjatainvasi rusiaperang rusia ukrainasekjen pbb
ShareTweetPin
Previous Post

Pakar Pidana Desak Polda Lanjutkan Kasus Ade Armando yang Jadi Tersangka Sejak 2017

Next Post

Eks Politikus PSI Husin Doxing Data Warga, Polda Masih Fokus Ade Armando

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Direktur Utama Bank Aceh Syariah dan Jamaah Haji Kloter 2 Aceh Ziarahi Makam Habib Bugak

Direktur Utama Bank Aceh Syariah dan Jamaah Haji Kloter 2 Aceh Ziarahi Makam Habib Bugak

Selasa (28/07/2026) - 10:41 WIB
Suhu Maksimum di Aceh Tembus 36 Derajat Celsius, Ini Imbauan BMKG

Suhu Maksimum di Aceh Tembus 36 Derajat Celsius, Ini Imbauan BMKG

Senin (27/07/2026) - 10:05 WIB
Persiraja Datangkan Eks Timnas Ilham Udin Armaiyn untuk Misi Promosi

Persiraja Datangkan Eks Timnas Ilham Udin Armaiyn untuk Misi Promosi

Senin (27/07/2026) - 10:01 WIB
Polda Aceh Ungkap Kronologi Gugurnya Anggota POM TNI saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba

Polda Aceh Ungkap Kronologi Gugurnya Anggota POM TNI saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba

Senin (27/07/2026) - 09:57 WIB
BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.