Selasa, September 15, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Ribuan Burung di India Terdampak Gelombang Panas

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (12/05/2022) - 14:14 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang buruh mengangkut kipas pendingin air di atas becak pada hari yang panas di New Delhi, India, Senin, 2 Mei 2022. Ibu kota India, seperti banyak bagian lain di Asia Selatan, berada di tengah gelombang panas yang memecahkan rekor.

Burung-burung di India kelelahan dan dehidrasi di tengah gelombang panas

NEW DELHI — Tim penyelamat di negara bagian Gujarat, India menyelamatkan puluhan burung yang kelelahan dan dehidrasi di tengah gelombang panas. Cuaca panas telah membuat sumber air di Gujarat mengering.

Dokter di rumah sakit hewan yang dikelola oleh kelompok nirlaba Jivdaya Charitable Trust di Ahmedabad mengatakan mereka telah merawat ribuan burung dalam beberapa minggu terakhir. Setiap hari tim penyelamat membawa puluhan burung seperti merpati atau layang-layang yang pingsan karena terkena gelombang panas.

“Tahun ini adalah salah satu yang terburuk dalam beberapa waktu terakhir. Kami telah melihat peningkatan 10 persen jumlah burung yang perlu diselamatkan,” kata Manoj Bhavsar yang telah menyelamatkan burung selama lebih dari satu dekade.

Dokter hewan di rumah sakit hewan memberikan tablet multivitamin dan menyuntikkan air ke mulut para burung yang mengalami dehidrasi. Pejabat kesehatan di Gujarat telah mengeluarkan imbauan kepada rumah sakit untuk mendirikan bangsal khusus bagi serangan panas dan penyakit terkait lainnya karena kenaikan suhu.

Para ahli terkemuka menyebut gelombang panas yang melanda India dan negara lainnya merupakan dampak dari pemanasan global. Pembakaran bahan bakar fosil dan perusakan hutan telah melepaskan cukup banyak gas rumah kaca ke atmosfer sehingga meningkatkan frekuensi dan intensitas banjir, kekeringan, kebakaran hutan, dan badai tropis.

“Tidak ada keraguan bahwa perubahan iklim adalah pengubah permainan besar dalam hal panas yang ekstrem,” ujar seorang ilmuwan di Institut Grantham Imperial College London, Friederike Otto, dilansir Aljazirah pada Kamis (12/5).

Musim panas ekstrem yang mencengkeram Asia Selatan pada Maret dan April sudah menjadi peristiwa ekstrem yang paling mematikan. “Setiap gelombang panas di dunia sekarang menjadi lebih kuat dan lebih mungkin terjadi karena perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia,” kata Otto dan peneliti lainnya Ben Clarke dari Universitas Oxford.

Sumber: Republika

Tags: cuaca ekstremdampak gelombang panasdampak perubahan iklimgelombang panasgelombang panas indiaperubahan iklim
ShareTweetPin
Previous Post

Sudin Gulkarmat Jaktim Bawa Jenazah Korban Kebakaran di Pulogadung ke RSCM

Next Post

Ini Daftar Kekayaan Lima Penjabat Gubernur yang Dilantik Tito

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Fesmed Selat Malaka 2026 Hadirkan Seminar Internasional dan Puluhan Lokakarya di Batam

Senin (14/09/2026) - 15:28 WIB
Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Semen Padang Menang 1-0 atas Persiraja, Nil Maizar: Ini Baru Langkah Pertama

Senin (14/09/2026) - 14:44 WIB
Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Persiraja Tumbang di Kandang, Jaya Hartono Soroti Lini Belakang dan Penyelesaian Akhir

Senin (14/09/2026) - 14:32 WIB
Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Jumat (11/09/2026) - 20:52 WIB
Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Jumat (11/09/2026) - 18:27 WIB
Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Jumat (11/09/2026) - 15:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.