BANDA ACEH | LENSA KITA – Mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Profesor Samsul Rizal, mengatakan calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh kedepan tidak datang dari kalangan kontraktor.
“Harusnya yang jadi calon-calon Kadin bukan kontraktor tetapi para calon yang bisa menghadirkan industri-industri di Aceh,” kata Profesor Samsul Rizal, Selasa (24/5/2022).
Samsul menyebutkan, calon Ketua Kadin Aceh harus mampu menghadirkan industri-industri yang ada di Tanah Rencong. Sehingga sektor ini akan cepat maju dan berkembang.
Selain itu, kata dia, sosok Ketua Kadin tersebut harus mampu mendorong semua pelaku usaha di Aceh untuk mengembangkan diri dan adaptif terhadap perubahan global.
Samsul menuturkan, dunia pengusaha Aceh butuh sosok pebisnis sejati yang berpengalaman dan memiliki jaringan bisnis yang luas. Sebab, hal ini bakal mempercepat pertumbuhan perekonomian Aceh.
“Kadin juga harus bisa mengajak calon-calon pengusaha ke Aceh bukan orang-orang yang “peuh daheuh” dari Pemerintah Aceh atau para kontraktor,” ujar dia.
Dia menyampaikan, jika Kadin nantinya dijabat oleh para kontraktor, maka kondisi Aceh kedepan tidak ada perubahan, baik dari segi kemiskinan, pengangguran, dan sisi lainnya.
“Kalau kontraktor yang jadi ketua maka Aceh tidak akan berubah baik kemiskinan dan lain-lain,” kata guru besar USK ini.
Samsul melihat, dari calon-calon yang sudah resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua Kadin mendatang, hanya satu orang yang memiliki visi dan pengalaman internasional.
“Hanya satu yang punya visi dan pengalaman international, yang laen lage cangguk di yuep broeuk (yang lain seperti katak dibawah tempurung),” pungkasnya.










