BANDA ACEH | LENSA KITA – Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh, Iskandar Ali, menginginkan seluruh masyarakat Aceh menjadi saudagar. Dia juga ingin mengembalikan marwah Aceh.
“Makanya saya penampilan sehari-hari seperti orang Aceh, tetap merokok dengan rokok Aceh tapi ini tidak direkomendasikan ke yang lain. Kemudian berkopiah Aceh, saya menginginkan orang Aceh ini bisa jadi saudagar semuanya,” kata Iskandar kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).
Iskandar menyebutkan, pandangan dan pemikirannya berbeda dengan calon Kadin Aceh lainnya. Mereka, kata Iskandar, sudaj malang melintang di dunia bisnis besar baik nasional maupun internasional.
Dia menyampaikan, tidak menutup kemungkinan bahwa ada investor besar yang masuk ke Aceh. Namun lazimnya di semua riset jika investor besar yang punya kapital luar biasa itu hanya menjadikan daerah dan para penduduknya itu sebagai buruh.
“Makanya, loen meuheut ureng Aceh nyoe menjadi saudagar semuanya (Saya ingin orang Aceh ini menjadi saudagar semua,” tuturnya.
Ketua DPRK Aceh Besar ini menjelaskan, Kadin kedepan harus menjadi bapak asuh bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang begitu banyak di Aceh.
Hari ini, kata Iskandar, keberadaan UMKM di Aceh sedikit tidak dipedulikan. Sehingga dibutuhkan semua stakeholder bekerja menyatukan frekuensi agar UMKM ini harus bangkit.
“Kalau UMKM bangkit, dia tahan terhadap krisis. Hari ini juga Kadin beserta pemerintah lintas sektor bersama-sama mengayunkan langkah untuk menjadi bapak asuh bagi UMKM ini,” ungkapnya.
Politikus Partai PAN ini menjelaskan, Bank Aceh yang merupakan salah satu perusahaan daerah bisa menjadi opsi untuk memberikan jaminan keuangan atau modal kepada UMKM yang ada di Aceh.
“Jadi yang realistis saja, UMKM yang didepan mata kita ciptakan saudagar-saudagar yang banyak di Aceh,” kata Iskandar.










