Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Polisi Peru Usir Masyarakat Adat dari Lokasi Tambang Milik China

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (28/04/2022) - 15:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Peta Peru

Masyarakat adat imenuntut kembali warisan tanah leluhur mereka.

LIMA — Polisi Peru menegaskan pada Rabu bahwa mereka telah mengusir masyarakat adat yang mendirikan kamp di dalam tambang terbuka raksasa milik perusahaan tambang tembaga Las Bambas MMG. Masyarakat adat memaksa perusahaan milik China itu berhenti beroperasi.


Perusahaan Las Bambas, yang dimiliki oleh MMG Ltd China, memasok 2 persen dari tembaga global dan terpaksa menghentikan produksi tembaga seminggu  lalu karena protes tersebut. Penduduk komunitas adat Fuerabamba memasuki tambang itu pada 14 April dan menuntut untuk mengambil kembali apa yang mereka katakan sebagai tanah leluhur mereka.


“Dengan tetap menghormati hak asasi manusia, 676 petugas polisi dari wilayah Apurimac telah memulihkan 100 persen tanah milik Las Bambas yang telah diduduki,” kata polisi di Twitter.


“Tiga orang terluka akibat pendudukan secara paksa tersebut, kata pihak berwenang.”


Reuters melaporkan pada Selasa bahwa pihak Las Bambas berencana untuk mengusir paksa masyarakat pada Rabu.”Kami masih berjuang … dan kami akan melanjutkan sepanjang malam,” kata Edison Vargas, presiden komunitas Fuerabamba kepada Reuters melalui telepon.


Vargas, bagaimanapun, mengakui bahwa sebagian besar anggota masyarakat telah diusir oleh pasukan polisi pada hari sebelumnya dan mereka sekarang berjuang dari luar properti perusahaan.Tidak jelas apakah Las Bambas bisa kembali memulai kembali produksi dalam jangka waktu pendek.


Seorang perwakilan perusahaan tidak segera menanggapi permintaan komentar.Pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat di daerah itu pada Rabu pagi, sebuah langkah yang menangguhkan kebebasan sipil seperti hak untuk berkumpul dan protes.


Komunitas adat Fuerabamba dimukimkan kembali sekitar satu dekade lalu untuk memberi jalan bagi Las Bambas, salah satu tambang tembaga terbesar di dunia. Perusahaan tambang itu berjuang melawan protes berulang dan blokade jalan yang terkadang memaksa mereka untuk menghentikan produksi.


Jika kembali berproduksi, Las Bambas akan menambah pasokan global, yang berpotensi menurunkan harga, meskipun perusahaan tambang itu telah menghadapi gangguan berulang dari masyarakat lokal yang miskin yang menuntut kontribusi keuangan lebih besar.

Sumber: Republika

Tags: masyarakat adat perutambang chinatambang milik china
ShareTweetPin
Previous Post

Stasiun Pasar Senen Operasikan 28 Kereta saapadat H-4 Lebaran

Next Post

Polri Bawa Anjing Pelacak Sisir Peledak dan Narkoba di Terminal Kalideres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Jemaah Haji Asal Bireuen Wafat Jelang Wukuf di Arafah, Akan Dibadalhajikan

Selasa (26/05/2026) - 14:54 WIB
Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Senin (25/05/2026) - 23:52 WIB
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Senin (25/05/2026) - 23:39 WIB
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Senin (25/05/2026) - 23:30 WIB
Listrik Padam, Warga Abdya Andalkan Warkop untuk Ngecas HP dan Akses Internet

Listrik Padam, Warga Abdya Andalkan Warkop untuk Ngecas HP dan Akses Internet

Senin (25/05/2026) - 21:05 WIB
Listrik di Sejumlah Wilayah Aceh Kembali Blackout, PLN Sebut Sistem Belum Stabil

Listrik di Sejumlah Wilayah Aceh Kembali Blackout, PLN Sebut Sistem Belum Stabil

Senin (25/05/2026) - 20:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.