Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/27. Setelah menggelar latihan perdana di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, pada Sabtu (1/8/2026), tim berjuluk Laskar Rencong kini memfokuskan agenda seleksi pemain serta peningkatan kondisi fisik skuad.
Pelatih kepala Persiraja, Jaya Hartono, mengatakan tiga hari pertama latihan dimanfaatkan untuk menyeleksi pemain yang sebelumnya mengikuti proses pemantauan sejak awal Juli. Seleksi dilakukan untuk menyesuaikan jumlah pemain dengan kuota yang telah ditetapkan manajemen.
“Pada awal latihan di tiga hari ini memang kita seleksi pemain-pemain yang awal bulan Juli kemarin. Karena itu terlalu membengkak, kita kurangi untuk menyesuaikan kuota yang sudah ditetapkan oleh manajemen. Jadi tiga hari ini kita seleksi untuk itu,” kata Jaya Hartono, Minggu (2/8/2026).
Usai proses seleksi, Persiraja akan memasuki fase pembenahan kondisi fisik selama dua pekan. Program latihan difokuskan pada peningkatan kekuatan, daya tahan, kecepatan, serta kemampuan teknik individu para pemain.
“Nanti di dua minggu ke depan ini kita pembenahan fisik mereka, baik itu strength, endurance, speed-nya. Di akhir minggu itu nanti ada internal game,” ujarnya.
Menurut Jaya, setelah fase fisik rampung, tim pelatih akan mulai memberikan materi taktikal pada pekan ketiga. Pada periode tersebut, Persiraja juga dijadwalkan menjalani serangkaian laga uji coba hingga pekan keempat sebagai bagian dari pematangan tim.
“Minggu ketiga itu kita sudah bicara taktikal. Jadi di dua minggu pertama di depan ini pembenahan fisik mereka dan individual teknik mereka. Nanti di minggu ketiga itu sudah mulai ada taktikal, kemudian ada uji coba sampai minggu keempat ada uji coba terus,” jelasnya.
Terkait komposisi pemain, Jaya mengungkapkan Persiraja masih menunggu kedatangan gelandang asing Martin Chaves dan masih memburu satu bek tengah tambahan. Kebutuhan tersebut dipengaruhi regulasi kompetisi yang mewajibkan klub memiliki kuota pemain usia muda dalam jumlah cukup besar.
“Ya kita sementara ini masih menunggu Chaves dan kita masih mencari satu stoper lagi, karena sekarang kuota regulasi sangat banyak, ada delapan, kemudian main dua, wajib. Jadi kita juga harus mencari pemain-pemain yang regulasi tapi siap pakai dan siap main. Itu sedikit agak sulit, tapi di sini sudah kelihatan, tinggal membenahi fisik mereka saja,” katanya.
Saat ini, jumlah pemain yang mengikuti latihan mencapai sekitar 31 orang, termasuk penjaga gawang. Nantinya jumlah tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan tim.
“Kalau tidak salah ada 27 pemain. Sekarang ada 31 sama kiper,” ujar Jaya.
Jaya juga memberikan penilaian positif terhadap dua pemain asing yang telah bergabung, yakni bek tengah asal Brasil Daniel Alemão dan penyerang Djakaridja Traore.
Menurutnya, Daniel memiliki kualitas bertahan yang baik sekaligus mampu membantu serangan dari lini belakang.
“Daniel Alemao cukup bagus, penempatan posisinya juga cukup bagus, kemudian build up dia juga cukup bagus, sangat-sangat positif untuk membantu penyerangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Djakaridja Traore dinilai memiliki ketenangan saat berada di depan gawang lawan. Namun, Jaya menekankan pentingnya dukungan dari para pemain sayap agar penyerang bertubuh tinggi tersebut dapat memaksimalkan kemampuannya.
“Djakaridja Traore lebih tenang di depan gawang lawan. Tinggal dia ini suplai-suplainya bola dari sayap, karena kita memanfaatkan tinggi badan dia. Jadi, sayap-sayap kita ini bisa tidak men-suplay bola ke dia,” katanya.
Jaya optimistis kehadiran Martin Chaves nantinya akan menambah variasi serangan Persiraja.
“Nanti dengan Chaves ini juga bisa men-suplay banyak bola ke dia atau si Chaves sendiri yang eksekusi atau dengan akselerasinya dia. Saya minta bisa bekerja sama lah mereka nanti,” tutur Jaya.[]










